Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Kehadiran FKUB Diharap Tingkatkan Kerukunan Beragama

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 3 Nov 2012
  • print Cetak

FKUB 031112

PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diharapkan bisa meningkatkan kerukunan umat beragama di daerah itu.

Pengurus FKUB Madina periode tahun 2012-2017 dikukuhkan, Selasa (30/10) di aula Hotel Rindang, Panyabungan.
Hadir dalam pengukuhan itu, Ketua FKUB Provinsi Sumatera Utara DR H Maratua Simanjuntak, Bupati Madina HM Hidayat Batubara diwakili Sekdakab HM Daud Batubara, Kepala Kantor Kementerian Agama Madina Drs H Muksin Batubara MPd dan puluhan ulama, ustad, pendeta, tokoh agama Islam ,dan tokoh agama Kristen.

Kepala Kantor Kemenag Madina, Muksin Batubara menyampaikan, FKUB memiliki peran penting dalam mempersatukan ummat beragama. Dimana pada masa kini kerukunan umat beragama mulai pudar dengan munculnya berbagai aliran sesat yang justru merusak kerukunan itu sendiri.

”FKUB sangat diharapkan bisa mengatasi masalah kerukunan beragama yang sudah memudar, karena kita ketahui bersama aliran sesat sudah menggerogoti umat beragama . Sebab aliran sesat bukan hanya ada di dalam agama Islam saat ini, tetapi ada juga di dalam agama yang lain. Ini adalah upaya merusak kerukunan umat beragama itu,” kata Muksin.

Ketua FKUB Sumut, DR H Maratua Simanjuntak menjelaskan, di dalam Undang-undang Negara Republik Indonesia, pemerintah tidak berhak mengatur doktrin dan ajaran agama, yang diatur Negara adalah setiap warganya harus meyakini adanya Tuhan. Terlepas mengikuti keyakinan apa saja.

”UU di Negara kita tidak ada mengatur tentang doktrin agama, namun Negara kita mengatur hubungan antar agama itu sendiri khususnya bagi ummat pemeluk agama itu. Tujuannya agar setiap warga Negara bebas menjalankan ajaran agamanya selagi tidak menganggu ketertiban umum, semua ada aturannya,” jelasnya.

Dijelaskan Maratua, mengatur hubungan beragama itu misalnya mendirikan rumah ibadah bagi agama. Dimana untuk mendirikan suatu rumah ibadah bagi agama apa saja perlu meminta rekomendasi. ”Alasannya agar keberadaan rumah ibadah itu tidak menjadi komplain dari pihak lain. Misalnya bagi agama Islam bebas shalat dimana saja tempatnya asal memenuhi syarat sah. Tetapi tidak mungkin shalat di tengah jalan, itu kan mengganggu interaksi sosial. Seperti itulah perbandingannya,” ungkap Maratua.

FKUB, kata Maratua, memilik tanggungjawab terhadap menjaga dan mengajak kerukunan antar agama agar saling menghargai, lalu FKUB juga menjadi fasilitator kerukunan antar ummat beragama. ”Dan forum ini juga bertugas menjaga kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah. Demi terwujudnya keharmonisan silaturahmi yang baik. Semua agama sama-sama mengakui adanya Tuhan, itu sudah merupakan akidah sebagai umat,” tambahnya.

Usai pengurus FKUB dikukuhkan oleh Sekdakab Madina M Daud Batubara MSi atas nama Bupati Madina, Daud mengucapkan selamat dan terimakasih kepada segenap pengurus.

”FKUB diharapkan bisa meningkatkan silaturahmi dengan seluruh masyarakat Madina, dan hendaklah menjadi pemacu dalam meningkatkan keharmonisan. FKUB sangat penting bagi masa depan bangsa. Sebab di akhir zaman ini, banyak umat beragama yang tidak mengenal ajaran agamanya itu sendiri, sehingga mudah terpengaruh dengan ajaran sesat. Untuk itulah melalui FKUB, kerukunan masyarakat khususnya di Madina semakin meningkat,” pesannya. (idw/mt)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenangan Positif Dari Achmad Fauzi

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe S.Ik menyatakan memiliki banyak kenangan positif di Mandailing Natal (Madina). Itu dikatakannya, Jum,at (31/5/2013) sebelum meninggalkan jabatan kapolres Madina dan pindah ke Kabupaten Labuhan Batu sebagai kapolres baru di sana. “Madina bukanlah daerah asing bagi saya, karena di Madina sendiri masih banyak keluarga dari orang tua, terutama […]

  • Kades Sipogu : Kapolres Madina Pernah Tegur Pelaku Tambang, Namun Tak Digubris

    Kades Sipogu : Kapolres Madina Pernah Tegur Pelaku Tambang, Namun Tak Digubris

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): ternyata pengusaha tambang emas ilegal yang beroperasi di Desa Sipogu, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal kebal hukum. Setingkat Kapolres Madina saja sudah pernah menegur para pelaku tambang namun tidak di gubris. “Itu sudah langsung Kapolres Madina yang menegur para pelaku tambang namun tidak diindahkan, BPD dan Pemdes juga sudah […]

  • Kebakaran Rumah di Tambangan Akibat Arus Pendek.PLN : Intalasi Rumah Bukan Tanggung Jawab PLN

    Kebakaran Rumah di Tambangan Akibat Arus Pendek.PLN : Intalasi Rumah Bukan Tanggung Jawab PLN

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Tambangan ( Mandailing Online ): Satu unit rumah milik Nelli (70) terbakar di Desa Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, Madina, Minggu (1/6) sekitar pukul 10.00 WIB. Warga berhasil memadamkan api dengan alat seadanya. Damkar sendiri tiba dilokasi setelah api berhasil dipadamkan warga. Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat  konsleting liatrik. Salah satu warga bernama Bakar (52) menerangkan […]

  • Tortor Naposo Bulung Raih Rekor Muri

    Tortor Naposo Bulung Raih Rekor Muri

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN :Sebanyak 1.134 pelajar dari tiga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Medan menggelar Tortor Naposo Bulung secara serentak di Lapangan Merdeka Medan, Sumatera Utara (Sumut), Minggu 5 Desember 2010. Tarian khas asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) ini akhirnya memecahkan rekor penari terbanyak yang pernah digelar secara serentak dari Museum Rekor Indonesia (Muri). Pagelaran tarian massal […]

  • Terpisah Ratusan Tahun, Akhirnya Keluarga Ini Bertemu di Mandailing

    Terpisah Ratusan Tahun, Akhirnya Keluarga Ini Bertemu di Mandailing

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JEJAK KASIH 100 TAHUN (1) Catatan : RAMLI BIN ABDUL KARIM HASIBUAN – Kuala Lumpur, Malaysia   DATUK Habibah Zon Lubis, Datuk Mohd. Shuhaili Mohd. Taufek Nasution, Nurmah Mahiram Batubara dan Mastiara Abu Nawar Hasibuan selama ini tidak pernah meletak harapan tinggi dapat berjumpa sanak saudara di Sumatera Utara, Indonesia. Apa tidaknya. Keempat-empat mereka […]

  • Lurah Diduga Jual Raskin

    Lurah Diduga Jual Raskin

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Indikasi penjualan beras miskin (Raskin) oleh oknum Lurah Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan Kota, SB BSc, ke kios-kios di Jalan Halat, Medan, seperti dilansir salah satu media cetak, beberapa waktu lalu, membuat geram Anggota DPRD Medan. Para wakil rakyat tidak ingin Pemko Medan mengendapkan persoalan ini begitu saja dan mendesak Plt Inspektur Kota Medan […]

expand_less