Jumat, 15 Mei 2026
light_mode

Kehadiran FKUB Diharap Tingkatkan Kerukunan Beragama

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 3 Nov 2012
  • print Cetak

FKUB 031112

PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diharapkan bisa meningkatkan kerukunan umat beragama di daerah itu.

Pengurus FKUB Madina periode tahun 2012-2017 dikukuhkan, Selasa (30/10) di aula Hotel Rindang, Panyabungan.
Hadir dalam pengukuhan itu, Ketua FKUB Provinsi Sumatera Utara DR H Maratua Simanjuntak, Bupati Madina HM Hidayat Batubara diwakili Sekdakab HM Daud Batubara, Kepala Kantor Kementerian Agama Madina Drs H Muksin Batubara MPd dan puluhan ulama, ustad, pendeta, tokoh agama Islam ,dan tokoh agama Kristen.

Kepala Kantor Kemenag Madina, Muksin Batubara menyampaikan, FKUB memiliki peran penting dalam mempersatukan ummat beragama. Dimana pada masa kini kerukunan umat beragama mulai pudar dengan munculnya berbagai aliran sesat yang justru merusak kerukunan itu sendiri.

”FKUB sangat diharapkan bisa mengatasi masalah kerukunan beragama yang sudah memudar, karena kita ketahui bersama aliran sesat sudah menggerogoti umat beragama . Sebab aliran sesat bukan hanya ada di dalam agama Islam saat ini, tetapi ada juga di dalam agama yang lain. Ini adalah upaya merusak kerukunan umat beragama itu,” kata Muksin.

Ketua FKUB Sumut, DR H Maratua Simanjuntak menjelaskan, di dalam Undang-undang Negara Republik Indonesia, pemerintah tidak berhak mengatur doktrin dan ajaran agama, yang diatur Negara adalah setiap warganya harus meyakini adanya Tuhan. Terlepas mengikuti keyakinan apa saja.

”UU di Negara kita tidak ada mengatur tentang doktrin agama, namun Negara kita mengatur hubungan antar agama itu sendiri khususnya bagi ummat pemeluk agama itu. Tujuannya agar setiap warga Negara bebas menjalankan ajaran agamanya selagi tidak menganggu ketertiban umum, semua ada aturannya,” jelasnya.

Dijelaskan Maratua, mengatur hubungan beragama itu misalnya mendirikan rumah ibadah bagi agama. Dimana untuk mendirikan suatu rumah ibadah bagi agama apa saja perlu meminta rekomendasi. ”Alasannya agar keberadaan rumah ibadah itu tidak menjadi komplain dari pihak lain. Misalnya bagi agama Islam bebas shalat dimana saja tempatnya asal memenuhi syarat sah. Tetapi tidak mungkin shalat di tengah jalan, itu kan mengganggu interaksi sosial. Seperti itulah perbandingannya,” ungkap Maratua.

FKUB, kata Maratua, memilik tanggungjawab terhadap menjaga dan mengajak kerukunan antar agama agar saling menghargai, lalu FKUB juga menjadi fasilitator kerukunan antar ummat beragama. ”Dan forum ini juga bertugas menjaga kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah. Demi terwujudnya keharmonisan silaturahmi yang baik. Semua agama sama-sama mengakui adanya Tuhan, itu sudah merupakan akidah sebagai umat,” tambahnya.

Usai pengurus FKUB dikukuhkan oleh Sekdakab Madina M Daud Batubara MSi atas nama Bupati Madina, Daud mengucapkan selamat dan terimakasih kepada segenap pengurus.

”FKUB diharapkan bisa meningkatkan silaturahmi dengan seluruh masyarakat Madina, dan hendaklah menjadi pemacu dalam meningkatkan keharmonisan. FKUB sangat penting bagi masa depan bangsa. Sebab di akhir zaman ini, banyak umat beragama yang tidak mengenal ajaran agamanya itu sendiri, sehingga mudah terpengaruh dengan ajaran sesat. Untuk itulah melalui FKUB, kerukunan masyarakat khususnya di Madina semakin meningkat,” pesannya. (idw/mt)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengelolaan Panas Bumi Menjadi Kewenangan Pemerintah Pusat

    Pengelolaan Panas Bumi Menjadi Kewenangan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Direktur Panas Bumi Dirjen Energi Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi Kementerian ESDM, Tisnaldi menyatakan bahwa pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan izin usaha pertambangan panas bumi yang sebelumnya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini beralih menjadi kewenangan pemerintah pusat sesuai Pasal 84 huruf b (Ketentuan Peralihan) Undang – Undang […]

  • Atika Ungkap Alasan Berpasangan dengan Saipullah

    Atika Ungkap Alasan Berpasangan dengan Saipullah

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Keputusan berpasangan dengan Saipullah Nasution untuk mengarungi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) tahun 2024 lahir dari pertimbangan dan dukungan banyak pihak, termasuk Bupati HM Jafar Sukhairi Nasution. Hal itu diungkapkan calon wakil bupati Atika Azmi Utammi Nasution usai menyerahkan santunan kepada anak yatim dan piatu […]

  • Advokad Senior M.Amin Nasution: Tindakan Kades Jambur Baru Duduki “Moral Hazard”

    Advokad Senior M.Amin Nasution: Tindakan Kades Jambur Baru Duduki “Moral Hazard”

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta ||Mandailing Online – Advokat Senior ,M. Amin Nasution, SH, MH, menyatakan bahwa tindakan Kepala Desa Jambur Baru, Riswan Haedy, yang diduga merusak jalan atau aset daerah untuk memuluskan Dana Desa APBDes 2024/2025, tergolong ” Moral Hazard” “Tindakan itu sangat merusak tatanan sistem pemerintahan desa, terutama tata kelola pemerintahan desa,” kata Mod. Amin Nasution Jum’at […]

  • 500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

    500-an Mahasiswa, OKP dan Pelajar Madina Tolak RUU KPK dan KUHP

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 500 mahasiswa, pelajar dan organisasi kepemudaan berunjukrasa ke gedung DPRD Mandailing Natal, Jum’at (27/9/2019) menolak revisi UU KUHP dan UU KPK. Unjukrasa ini berlangsung sejak pukul 9.20 WIB. Massa bergerak pawai dari masjid agung Nur Ala Nur menuju gedung DPRD Mandailing Natal (Madina) yang berjarak sekira 1,5 kilo meter. […]

  • Golkar Madina Salurkan Bantuan kepada Warga Muara Batang Angkola

    Golkar Madina Salurkan Bantuan kepada Warga Muara Batang Angkola

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    Muara Batang Angkola (Mandailing Online) – DPD II Partai Golkar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Desa Muara Batang Angkola, Kecamatan Siabu, Kamis (23/12). Desa Muara Batang Angkola menjadi salah satu desa terdampak banjir akibat luapan Sungai Batang Gadis pada Sabtu (18/12) pekan lalu. Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua Golkar […]

  • Warga Aek Nabara Akhirnya Nikmati Listrik

    Warga Aek Nabara Akhirnya Nikmati Listrik

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Akhirnya penduduk Desa Aek Nabara Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Nata menikmati aliran listrik. Ini kali pertama desa itu terang di malam hari sejak Indonesia merdeka. Arus listrik itu diperoleh dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang dibangun pemerintah desa setelah menerima anggaran Dana Desa Tahun 2015. Desa Aek Nabara […]

expand_less