Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Kehadiran FKUB Diharap Tingkatkan Kerukunan Beragama

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 3 Nov 2012
  • print Cetak

FKUB 031112

PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diharapkan bisa meningkatkan kerukunan umat beragama di daerah itu.

Pengurus FKUB Madina periode tahun 2012-2017 dikukuhkan, Selasa (30/10) di aula Hotel Rindang, Panyabungan.
Hadir dalam pengukuhan itu, Ketua FKUB Provinsi Sumatera Utara DR H Maratua Simanjuntak, Bupati Madina HM Hidayat Batubara diwakili Sekdakab HM Daud Batubara, Kepala Kantor Kementerian Agama Madina Drs H Muksin Batubara MPd dan puluhan ulama, ustad, pendeta, tokoh agama Islam ,dan tokoh agama Kristen.

Kepala Kantor Kemenag Madina, Muksin Batubara menyampaikan, FKUB memiliki peran penting dalam mempersatukan ummat beragama. Dimana pada masa kini kerukunan umat beragama mulai pudar dengan munculnya berbagai aliran sesat yang justru merusak kerukunan itu sendiri.

”FKUB sangat diharapkan bisa mengatasi masalah kerukunan beragama yang sudah memudar, karena kita ketahui bersama aliran sesat sudah menggerogoti umat beragama . Sebab aliran sesat bukan hanya ada di dalam agama Islam saat ini, tetapi ada juga di dalam agama yang lain. Ini adalah upaya merusak kerukunan umat beragama itu,” kata Muksin.

Ketua FKUB Sumut, DR H Maratua Simanjuntak menjelaskan, di dalam Undang-undang Negara Republik Indonesia, pemerintah tidak berhak mengatur doktrin dan ajaran agama, yang diatur Negara adalah setiap warganya harus meyakini adanya Tuhan. Terlepas mengikuti keyakinan apa saja.

”UU di Negara kita tidak ada mengatur tentang doktrin agama, namun Negara kita mengatur hubungan antar agama itu sendiri khususnya bagi ummat pemeluk agama itu. Tujuannya agar setiap warga Negara bebas menjalankan ajaran agamanya selagi tidak menganggu ketertiban umum, semua ada aturannya,” jelasnya.

Dijelaskan Maratua, mengatur hubungan beragama itu misalnya mendirikan rumah ibadah bagi agama. Dimana untuk mendirikan suatu rumah ibadah bagi agama apa saja perlu meminta rekomendasi. ”Alasannya agar keberadaan rumah ibadah itu tidak menjadi komplain dari pihak lain. Misalnya bagi agama Islam bebas shalat dimana saja tempatnya asal memenuhi syarat sah. Tetapi tidak mungkin shalat di tengah jalan, itu kan mengganggu interaksi sosial. Seperti itulah perbandingannya,” ungkap Maratua.

FKUB, kata Maratua, memilik tanggungjawab terhadap menjaga dan mengajak kerukunan antar agama agar saling menghargai, lalu FKUB juga menjadi fasilitator kerukunan antar ummat beragama. ”Dan forum ini juga bertugas menjaga kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah. Demi terwujudnya keharmonisan silaturahmi yang baik. Semua agama sama-sama mengakui adanya Tuhan, itu sudah merupakan akidah sebagai umat,” tambahnya.

Usai pengurus FKUB dikukuhkan oleh Sekdakab Madina M Daud Batubara MSi atas nama Bupati Madina, Daud mengucapkan selamat dan terimakasih kepada segenap pengurus.

”FKUB diharapkan bisa meningkatkan silaturahmi dengan seluruh masyarakat Madina, dan hendaklah menjadi pemacu dalam meningkatkan keharmonisan. FKUB sangat penting bagi masa depan bangsa. Sebab di akhir zaman ini, banyak umat beragama yang tidak mengenal ajaran agamanya itu sendiri, sehingga mudah terpengaruh dengan ajaran sesat. Untuk itulah melalui FKUB, kerukunan masyarakat khususnya di Madina semakin meningkat,” pesannya. (idw/mt)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengatasi Kejahatan Anak Dengan Mengembalikan Fungsi Semua Pihak

    Mengatasi Kejahatan Anak Dengan Mengembalikan Fungsi Semua Pihak

    • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Penganiayaan dan kejahatan yang dilakukan anak-anak terus meningkat. Kasus yang menjadi sorotan publik saat ini adalah kasus penganiayaan yang dilakukan anak seorang penjabat pajak. Dilansir dari CNNIndonesia.com, 25 Februari 2023, menyatakan kasus penganiayaan anak pejabat pajak Mario Dendy Satrio terhadap putra petinggi GP Ansor Jonathan Lutumahina David, memasuki babak baru. Penganiayaan secara […]

  • Tradisi Nazar dan Makan 1 kampung di Gunung Baringin

    Tradisi Nazar dan Makan 1 kampung di Gunung Baringin

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Masyarakat Kelurahan Gunung Baringin melaksanakan gotong royong gotong memasak bersama didepan depan mesjid Jamik Gunung Baringin, Selasa (15/10). Selain kambing dan lembu yang disembelih juga ditambah dari kurban masyarakat sebagai lauk makan. Tradisi Nazar dan makan 1 kampung ini terjadi terkait dengan nazar warga masyarakat tahun lalu agar kelurahan Gunung Baringin terhindar dari segala bahaya […]

  • Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Surat rekomendasi persetujuan perpindahan salah seorang PNS Pemkab Labuhanbaru Utara (Labura) ke Pemkab Mandailing Natal (Madina) diduga palsu. Surat bernomor 824.4/2473/BKD/2011 tertanggal 13 September 2011 itu kini beredar di masyarakat. Saat ini, sang pejabat menduduki salah satu Sekretaris Kecamatan di Madina. Surat itu disinyalir palsu karena ditemukan sejumlah kejanggalan, di antaranya tanda tangan Bupati […]

  • Sidimpuan Miliki 51.990 Jiwa Fakir Miskin

    Sidimpuan Miliki 51.990 Jiwa Fakir Miskin

    • calendar_month Kamis, 1 Nov 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Jumlah fakir miskin di Kota Padangsidimpuan mencapai 51.990 jiwa. Jumlah itu berdasar data yang dihimpun dari Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan. Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, Daulat Parlaungan menyatakan Senin (29/10/2018) dari 51.990 jiwa fakir miskin yang terdaftar di kota Padangsidimpuan, terdapat 11.866 kepala keluarga […]

  • Bupati Madina Perjuangkan Revisi SK 44

    Bupati Madina Perjuangkan Revisi SK 44

    • calendar_month Sabtu, 11 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara saat ini tengah berjuang di Jakarta untuk mengembalikan kawasan Madina yang tercaplok oleh SK Menhut Nomor 44 Tahun 2005. SK 44 adalah Surat Keputusan Menteri Kahutanan Nomor 44/ Menhut – II/ 2005 tentang Penunjukan kawasn Hutan di Wilayah Sumatra Utara. SK 44 ini menetapkan 115 pemukiman […]

  • Wabup Madina Ikuti Rakornas TPID Secara Virtual

    Wabup Madina Ikuti Rakornas TPID Secara Virtual

    • calendar_month Jumat, 1 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melalui zoom meeting di ruang kerja wakil bupati, Komplek Perkantoran Payaloting, Kecamatan Panyabungan, Madina, Sumut, Kamis (31/8/2023). Pengendalian Inflasi merupakan pertemuan tahunan tingkat nasional berkaitan dengan koordinasi pengendalian inflasi. Pertemuan […]

expand_less