Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Kasus Politik Uang Pilkada Madina Bisa Ke Ranah Hukum

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 15 Des 2015
  • print Cetak
pilkada madina grafis

pilkada madina grafis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Panwaslih Madina, M Husein menyatakan pihaknya akan melanjutkan pengaduan politik uang Pilkada Madina kepada Gakumdu jika materi pengaduan mencukupi persyaratan.

“Perlu kami sampaikan, apabila laporan ini telah memenuhi syarat, maka kami akan berkordinasi dengan Gakkumdu, dan melakuka kajian masing-masing. Dan apabila disimpulkan ini mencukupi ranah pidana (politik uang), maka akan kami serahkan kepada Kepolisian dan Kejaksaan untuk melakukan penyidikan. Dan jika sudha lengkap, baru dilakukan sidang di pengadilan, dan hasil dari pengadilan itulah nanti yang akan kami lihat, apakah keputusannya pidana atau bagaimana,” ungkap Husein.

Itu dikatakannnya usai menerima calon bupati Madina nomor urut 1 Yusuf Nasution didampingi tim pengusung calon bupati nomor 3 tentang dugaan politik uang Pilkada Madina, Minggu (13/12).

“Kami begitu juga KPU bertugas untuk menjalankan ketentuan hukum dan undang-undang, nah ketika KPU telah melakukan pleno penetapan bupati dan wakil bupati terpilih, kemudian pengadilan memutuskan terjadi politik uang, tentu KPU dan kami dari Panwaslih akan melaksanakan putusan pengadilan itu, kalau sudah mencukupi unsur untuk diskualifikasi, itu harus dijalankan,” tambahnya.

Tim pasangan nomor urut 1 yang hadir menghantar bukti-bukti ke Panwasli itu antara lain, Ketua DPC Partai Hanura Madina, Makmur Nasution; Ketua DPC Partai Bulan Bintang, Zulfan Salohot Batubara, tim pemenangan Jefri Antoni,SH.MH.

Sedangkan pimpinan partai politik pengusung pasangan calon nomor urut 3 Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay yaitu Ketua DPD Partai Golkar Madina AS Imran Khaitami Daulay, Hollad Daulay, dan sejumlah tim pemenangan paslon nomor urut 3.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPC Partai Hanura Ali Makmur Nasution mengatakan, kedatangan mereka ke Panwaslih Madina bertujuan membuat laporan pengaduan secara resmi atas dugaan tindak pidana politik uang yang terjadi pada proses Pilkada 9 Desember lalu. Dalam laporan tersebut, pihaknya membawa sejumlah barang bukti permulaan agar laporan mereka diregistrasi.

Ketua DPD Partai Golkar Madina, AS Imran Khaitami Daulay, ‎menyatakan apa yang dilaporkan ini berdasarkan hak konstitusi sebagai warga negara, cara ini ditempuh karena ada hak yang diberikan negara, sebagai upaya-upaya perlindungan hak berdemokrasi pada Pilkada Madina.

“Pada intinya kami tidak mempersoalkan hasil Pilkada sejauh itu telah sesuai dan berjalan pada koridor ketentuan undang-undang yang berlaku. Karena ini didasari komitmen yang kuat untuk menegakkan demokrasi yang bersih, dengan prinsif penyelenggara dan pengawas yang telah lama melakukan sosialisasi agar tidak terjadi  kecurangan dalam pilkada ini. Kami dari tim paslon 1 dan 3 telah menemukan indikasi yang mengarah kepada kecurangan, tentunya sebagai peserta mempunyai hak konstitusi untuk melakukan perlawanan hukum yang prosedurnya telah ditentukan dalam peraturan undang-undang,” katanya.

Sumber :Medan Bisnis

Edotor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konten Pornografi di Buku Pelajaran, Pendidikan Gagal Beri Harapan?

    Konten Pornografi di Buku Pelajaran, Pendidikan Gagal Beri Harapan?

    • calendar_month Senin, 15 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nelly, M.Pd Akademisi dan Pemerhati Masalah Generasi Sungguh miris dengan berita yang baru-baru ini viral dan kembali mengejutkan publik, tentang adanya konten pornografi di buku pelajaran sekolah. Seperti diberitakan bahwa perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) menerima laporan dari guru di daerah Jawa Barat mengenai adanya tautan situs porno di dalam Buku Pelajaran […]

  • Salah Gunakan Mobil Dinas, Todong Didesak Mundur

    Salah Gunakan Mobil Dinas, Todong Didesak Mundur

    • calendar_month Senin, 22 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketua DPD KNPI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Muliyadi Nasution meminta Wakil Ketua DPRD Madina Syafaruddin Anshari Nasution alias Todong mundur dari jabatannya sebagai pimpinan dan Anggota DPRD Madina karena diduga kuat telah menyalahi penggunaan fasilitas negara berupa mobil dinas. “Kita meminta agar Syafaruddin Anshari mundur dari DPRD Madina apakah itu sebagai pimpinan atau anggota. Kepada […]

  • Soal 11 Ranperda, Kedepankan Kepentingan Rakyat

    Soal 11 Ranperda, Kedepankan Kepentingan Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 20 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait penundaan pembahasan 11 Ranperda oleh DPRD Mandailing Natal (Madina), Wakil Bupati Dahlan Hasan Nasution mengajak semua pihak agar mengedepankan hati yang bersih dalam suasana Ramadhan serta mengedepankan kepentingan rakyat dan daerah. Menurutnya, apapun alasanya, asal dengan muatan hati yang bersih, kemauan yang murni serta berdasar kepentingan rakyat dan daerah, semua […]

  • Komisi IV Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Pelayanan di RSUD Panyabungan

    Komisi IV Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat Terkait Pelayanan di RSUD Panyabungan

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keluhan masyarakat terkait pelayanan tenaga kesehatan di RSUD Panyabungan telah sampai ke Komisi IV DPRD Mandailing Natal (Madina). Laporan masyarakat itu telah ditindaklanjuti dengan RDP bersama pihak RSUD pada 15 Oktober 2021. Kemudian pada Senin (25/10) Komisi IV DPRD Madina melakukan tinjauan lapangan ke RSUD Panyabungan. Anggota Komisi IV yang hadir […]

  • Jumlah Tertimbun Sekitar 10 Orang

    Jumlah Tertimbun Sekitar 10 Orang

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pengakuan Salah SEorang yang Selamat PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jumlah orang yang terperangkap dalam timbunan reruntuhan tanah pada peristiwa lobang runtuh di bukit Sarahan, Desa Huta Bargot Julu, Kecamatan Huta Bargot, Mandailing Natal, diperkirakan 10 orang. Kejadiannya, sekitar pukul 11.15 WIB, Senin malam (4/2). Para penambang yang tertimbun ini adalah penduduk dari berbagai desa di […]

  • Dua Belas Proyek Panas Bumi Mandek

    Dua Belas Proyek Panas Bumi Mandek

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Indonesia memiliki potensi panas bumi yang sangat besar. Jumlahnya mencapai 29.000 MW. Namun kapasitas terpasang hanya sekitar 1.300 MW. Wakil Presiden Budiono mengatakan minimnya kapasitas terpasang pembangkitan terjadi karena tidak ada koordinasi yang baik antara para pemangku kepentingan. Untuk itu, instansi pemerintah harus bekerja sama dengan para pihak menghilangkan berbagai hambatan agar proyek […]

expand_less