Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Kuota Sertifikasi Guru Tabagsel 2.687 Orang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN- Pada 2011 ini, jumlah kuota sertifikasi guru Sumatera Utara (Sumut) meningkat hingga lebih dari 300 persen. Jika tahun lalu kuota sertifikasi guru untuk Sumut hanya 7.447 orang, tahun ini sebanyak 23.900 orang. Sementara untuk Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) kuota sertifikasi guru 2.687.
Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut Mahdi Ibrahim didampingi Sekretaris LPMP Sumut Rudianto mengatakan, kuota tersebut telah dibagi ke 33 kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kabupaten/kota.
“Dengan jumlah kuota sebesar ini, kita memerlukan kerja sama yang baik dari ketiga Lembaga Pendidik Tenaga Kependidikan (LPTK) Induk yang ada di Sumut. Yakni Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas HKBP Nomensen (UHN), dan Universitas Muslim Nusantara (UMN),” ungkap Mahdi kepada wartawan, Selasa (4/1).
Lebih lanjut Mahdi mengatakan, setelah kuota dibeberkan ke masing-masing kepala Disdik kabupaten/kota, diharapkan mereka segera melakukan proses rekrutmen peserta sesuai dengan kuota yang telah ditentukan.
“Pada proses rekrutmen ini kita berharap kepala Disdik kabupaten/kota objektif dan transparan dalam menetapkan guru-guru yang berhak mendapatkan kuota tersebut. Sedangkan yang tak berhak harus ditangguhkan, sesuai dengan prasyarat yang ditentukan oleh Direktorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) Kemendiknas,” jelasnya.
Mahdi menuturkan, saat ini jumlah guru di Sumut mencapai 205.000 orang. Sedangkan yang telah memiliki Nomor Unik Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) baru mencapai 202.000 orang. “Dari jumlah guru yang telah memiliki NUPTK ini, baru 21 persen guru yang telah lulus sertifikasi sebagai guru profesional,” paparnya.
Rudianto menambahkan, pada pelaksanaan sertifikasi guru 2011 ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena sebagian besar peserta akan mengikuti Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) secara massal. Sementara LPMP juga masih menunggu keputusan dari pusat untuk penambahan jumlah LPTK Induk, mengingat jumlah kuota untuk mengikuti PPG tahun ini yang sangat besar.
“Di Sumut saat ini hanya memiliki tiga LPTK Induk. UMN mendiklat sebanyak 3.000 peserta, UHN 4.000 peserta dan sisanya diperkirakan 16.900 peserta akan didiklat oleh Unimed,” tutur Rudianto.
Menurutnya, hal ini dikhawatirkan Unimed akan kewalahan jika harus menggelar diklat kepada 16.900 peserta yang dimungkinkan dapat mengganggu proses perkuliahan di kampus tersebut. “Karena selama ini Unimed hanya melakukan diklat kepada 4.000 peserta,” ujarnya.
Rudianto berharap pemerintah pusat mempertimbangkan untuk menambah jumlah LPTK di Sumut, sehingga proses PLPG yang memakan waktu sembilan hari tak mengganggu pekerjaan lain masing-masing LPTK Induk. “Selain itu, guru juga tak bertumpuk, karena bayangkan seperti Nias Selatan itu kuotanya 900-an. Jika mereka sekaligus diberangkatkan ke satu LPTK Induk dan harus didiklat, dikhawatirkan Nias Selatan akan mengalami kekosongan guru selama sembilan hari,” katanya.
Rudianto menilai, pada 2011 proses pelaksanaan sertifikasi guru akan berbeda, karena 23.900 orang guru akan didiklat secara massal. “Ini bukanlah pekerjaan yang mudah dan Disdik kabupaten/kota harus mengatur siasat agar siswa tak terbengkalai. Kemudian LPTK Induk juga mengatur agar proses perkuliahan di kampus tak terganggu,” ujarnya.
Guru-guru yang akan mengikuti sertifikasi guru tersebut terdiri dari guru TK, pendidikan dasar (Dikdas), pendidikan menengah (Dikmen) yang mencakup SMP, SMA, SMK dan SLB. Kuota untuk guru TK sebanyak 290 peserta, Dikdas (18.563), Dikmen (5.019) dan SLB (28).
Sedangkan untuk kuota masingmasing kabupaten/kota, yaitu Asahan (879), Batu Bara (585), Binjai (536), Dairi (643), Deli Serdang (2.318), Gunung Sitoli (489), Humbahas (482), Karo (539), Labuhanbatu (559), Labuhanbatu Selatan (289), Labuhanbatu Utara (461), Langkat (1.293), Mandailing Natal (1.214), Medan (4.020), Nias (597), Nias Barat (326), Nias Selatan (994), Nias Utara (421), Padanglawas (167), Padanglawas Utara (351), Padangsidimpuan (412), Pakpak Bharat (119), Pematangsiantar (668), Samosir (286), Serdang Bedagai (736), Sibolga (144), Simalungun (1.442), Tanjungbalai (173), Tapanuli Selatan (543), Tapanuli Tengah (658), Tapanuli Utara (779), Tebing Tinggi (277) dan Toba Samosir (500).
Kepala Dinas Pendidikan Tapsel Drs Marasaud Harahap ketika dikonfirmasi terkait kuota sertifikasi guru Tapsel 2011, kemarin (4/1), menyebutkan secara resmi belum sampai ke Disdik Tapsel. “Kita tunggu saja pemberitahuannya,” ucap Marasaud.
Disinggung kuotanya 543, Kadis menyambut positif. “Kita sambut dengan baik,” pungkasnya. (saz/smg/neo)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penggabungan Malaria Center & Dinkes Kebijakan Keliru

    Penggabungan Malaria Center & Dinkes Kebijakan Keliru

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal Ir H Aspan Sofian Batubara MM sebaiknya mengurungkan niatnya untuk menggabungkan Kantor Malaria Centre dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). Keberadaan Kantor Malaria Center dinilai masih sangat perlu dipertahankan karena telah berhasil meminimalisir jumlah penderita malaria di Madina. “Rencana penggabungan kantor itu keliru. Semua pihak harus jujur dan jangan karena sentimen pribadi […]

  • Kontraktor Diminta Timbun Bekas Galian Jalan Tanotiris

    Kontraktor Diminta Timbun Bekas Galian Jalan Tanotiris

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Bekas galian jalan di jalur Sinonoan-Muara Batang Angkola Kecammatan Siabu, Mandailing Natal dikeluhkan warga. Sebab, bekas galian itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Pihak kontraktor yang mengerjakan peningkatan badan belum menimbun bekas galian. Untuk itu warga meminta kepada kontraktor dari CV Putra Setia untuk menimbun bekas galian di pinggir jalan itu. […]

  • Emak Emak Pengajian Kerumuni Calon Wakil Bupati “Onma” 

    Emak Emak Pengajian Kerumuni Calon Wakil Bupati “Onma” 

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Siabu (Mandailing Online)- Tiba di lokasi, calon Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 01 Muhammad Ichwan Husein Nasution langsung dikerumuni kaum emak emak pengajian. Selain kaum emak emak, kehadiran calon Wakil Bupati ini ketika menghadiri pengajian yang berada di Desa Hutaraja Kecamatan Siabu itu turut menarik perhatian warga sekitar. Tak hanya itu, emak emak […]

  • Qori Cilik Fitri Rahmadhani

    Qori Cilik Fitri Rahmadhani

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2017
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Qori cilik Mandailing Natal pada acara pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Mandailing Natal Masa Khidmat 2016-2021

  • Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA — Jasad dua petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, yang tewas dalam kericuhan, Kamis (11/7/2013), ditemukan di kamar mandi Lapas. Pada Jumat (12/7/2013) pagi tadi, jenazah keduanya dipindahkan anggota TNI dan Polri. Kedua petugas Lapas yang tewas ini diketahui sebagai Kasi Registrasi LP Tanjung Gusta Bona Situngkir dan stafnya, Richardo […]

  • Masih Mengambang Pelaksanaa DAK Pendidikan Taput 2011

    Masih Mengambang Pelaksanaa DAK Pendidikan Taput 2011

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARUTUNG : Dana Alokasi Khusus (DAK ), bidang pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara tahun anggaran 2011 masih ngambang pelaksanaannya. Karena sampai sekarang belum ada keluar Petunjuk pelaksanaan serta Petunjuk teknisnya ( Juklak dan Juknis ). Pernyataan ini diutarakan oleh Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Kekayaan dan Asset Daerah ( DIPENLOKA ) Kabupaten Tapanuli Utara James Simanjuntak beberapa […]

expand_less