Kamis, 5 Nov 2026
light_mode

Mengapa Dahlan Hasan Bersedia Mundur?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
  • print Cetak

Plt Bupati Mandailing Natal, Dahlan Hasan Nasution Senin lalu menyatakan siap mundur dari jabatan jika dia selaku bupati gagal dalam menyelesaikan polemik antara rakyat dengan PT.Sorikmas Mining yang mengantongi kontrak karya pertambangan di Madina.

Sepintas secara awam orang tentu mengira pernyataan bang Dahlan Hasan ini mengada-ada atau mungkin semacam “tong kosong nyaring bunyinya”. Sebab, dalam sejarah pemerintahan daerah di Indoesia, pernyataan seperti ini jarang terdengar.

Tetapi dari kacamata kami, pernyataan Dahlan Hasan itu memiliki makna yang dalam dan memiliki alasan yang nyata alias bukan pernyataan yang mengada-ada. Paling tidak ada satu alasan mengapa pernyataan ini dicuatkan Dahlan Hasan.

Yakni, pernyataan itu ditujukan kepada pemerintah pusat, bukan kepada rakyat Mandailing Natal. Mengapa ditujukan kepada pemerintah Indonesia? sebab persoalan kehadiran PT. Sorikmas Mining di Madina bukanlah masalah antara PT. Sorikmas Mining kontra rakyat, tetapi masalahnya ada di tangan pemerintah Indonesia di Jakarta.

PT. Sorikmas Mining hanyalah sebuah perusahaan bisnis yang memiliki kontrak untuk melakukan kegiatan tambang di Madina. Perusahaan ini sifatnya hanya menjalankan kontrak yang ditunjuk pemerintah Indonesia.

Pemerintah Indonesia lah yang menyebabkan hadirnya PT. Sorikmas Mining di Madina. Dan pemerintah Indonesia juga yang menetapkan semua peraturan, tata cara tambang serta penghunjukan lokasi tambangnya.

Artinya, pemerintah Indonesia lah yang menjadi lawan daerah (baca pemkab Madina dan rakyat Madina) pada wacana kehadiran PT. Sorikmas Mining ini. Kondisi ini menyebabkan Pemkab Madina harus berhadapan dengan Jakarta.

Posisi Plt Bupati Madina Dahlan Hasan dalam konteks ini berada diantara rakyat dengan pemerintah Indonesia. Kehadiran kontrak karya tambang itu telah begitu banyak menimbulkan masalah di Madina.

Sebagai pimpinan daerah yang bertanggungjawab kepada rakyatnya, Dahlan Hasan harus memperjuangkan suara rakyat. Di sisi lain, selaku bupati dia juga berhadapan dengan pemerintah yang lebih tinggi, yakni pemerintah Indonesia.

Oleh sebab itu, item-item penciutan wilayah PT. Sorikmas Mining, saham daerah, Amdal hingga upaya melahirkan Tambang Rakyat yang diperjuangan Dahlan Hasan ke Jakarta sangatlah berat, sebab aspirasi daerah itu kadang bertentangan dengan kepentingan orang-orang pusat.

Dan pernyataan “siap mundur dari jabatan” yang dicuatkan Dahlan Hasan bisa dikatakan sebagai salah satu daya tekan kepada pemerintah Indonesia bahwa selaku bupati yang memimpin rakyatnya dia tak mungkin mau tunduk kepada pemerintah Indonesia jika kebijakan pemerintah Jakarta menyebabkan rakyat Madina menderita. Lebih baik mundur daripada menghianati rakyat.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harun Mustafa Dukung Kemajuan Olah Raga Otomotif Madina

    Harun Mustafa Dukung Kemajuan Olah Raga Otomotif Madina

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Sebagai bentuk dukungan terhadap olah raga otomotif handal, Harun Mustafa Nasution selaku ketua Ikatan Motor Indonesia ( IMI) Sumut terus mendukung kegiatan kegiatan olah raga otomotif. Supergasstrack Open di Raja Batu piala Bobby Nasution dan Harun Mustafa Nasution yang berlangsung 21-22 september semalam sukses di gelar. Supergasstrack itu didukung penuh […]

  • 450 Warga Madina Tandatangani Petisi Tolak SMGP

    450 Warga Madina Tandatangani Petisi Tolak SMGP

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 450 penduduk Mandailing Natal menandatangani petisi penolakan PLTP Sorik Marapi yang dikekola PT.SMGP. Angka itu merupakan jumlah awal dari gerakan petisi penolakan Pembangkit Listrik Panas Bumi Sorik Marapi. Jumlah tandatangan itu dicapai pada Kamis (18/2/2021) yang dilaksanakan aliansi mahasiswa di jalan raya kawasan Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara. […]

  • Truk Terguling di Jembatan Manyabar

    Truk Terguling di Jembatan Manyabar

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu unit truk colt diesel terguling di dek abutmen jembatan Manyabar, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, Senin (23/1/2016). Truk yang membawa material krikil itu terguling yang diduga akibat tidak ada besi penahan pada bangunan dek, sementara ketinggian badan jalan cukup tinggi sehingga kondisinya curam. Tidak ada korban jiwa di peristiwa itu. Sejumlah […]

  • Parbuko Ramadan : Toge Taing Tumpat Masih Dicari Warga

    Parbuko Ramadan : Toge Taing Tumpat Masih Dicari Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Masyarakat  kota Panyabungan, Mandailing Natal setiap bulan Ramadhan selalu ramai mengunjungi tempat-tempat penjualan menu buka puasa (parbuko), baik yang di pinggir jalan maupun di pasar dadakan. Yang paling ramai dikunjungi oleh masyarakat adalah Pasar Baru Panyabungan untuk membeli toge dan pakkat (pusuk ni otang) sebagai makanan yang tidak pernah tinggal jika waktu berbuka tiba. […]

  • Pemain Judi Dadu Ditangkap Polisi

    Pemain Judi Dadu Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 29 Jun 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Opsnal Satreskrim Polres Mandailing Natal menangkap lima orang pelaku perjudian jenis dadu di Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Senin, (27/6). Kelima orang tersangka tersebut adalah, SP (31 tahun), AAP (36 tahun), EN (31 Tahun), JN (21 Tahun) dan HN (45 Tahun). Mereka tertangkap tangan oleh polisi saat […]

  • Kuota Sertifikasi Guru Tabagsel 2.687 Orang

    Kuota Sertifikasi Guru Tabagsel 2.687 Orang

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Pada 2011 ini, jumlah kuota sertifikasi guru Sumatera Utara (Sumut) meningkat hingga lebih dari 300 persen. Jika tahun lalu kuota sertifikasi guru untuk Sumut hanya 7.447 orang, tahun ini sebanyak 23.900 orang. Sementara untuk Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) kuota sertifikasi guru 2.687. Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut Mahdi Ibrahim didampingi Sekretaris LPMP […]

expand_less