Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

SEBARAN POTENSI & MANFAAT ENERGI PANAS BUMI DI INDONESIA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2015
  • print Cetak

 

Oleh: J. Simanjuntak  (Anggota Ikatan Ahli Panas Bumi Indonesia)

 

Berdasarkan data dari PLN yang dilansir pada tahun 2004, Indonesia ke depan akan kekurangan pasokan listrik. Situasi ini memaksa pemerintah untuk menambah kebutuhan energi. Masalah ini menjadi semakin berat dengan semakin menipisnya cadangan minyak negara (± 10 tahun mendatang) dan juga batubara.

Energi geothermal tidak memiliki masalah intermitten (tidak kontinyu) seperti energi surya dan angin, dan setelah dibangun pembangkit listrik panas bumi atau geothermal hanya membutuhkan biaya pemeliharaan yang relatif rendah, dan juga tidak memerlukan banyak sumber daya air.

Energi geotehermal memiliki lebih dari cukup potensi untuk memainkan peran penting di pasar energi global masa depan. Kemajuan teknologi dan iptek harus membantu membuat biaya modal untuk proyek panas bumi menjadi turun sehingga listrik tenaga geothermal terjangkau di berbagai area di seluruh dunia.

Energi panas bumi pada umumnya ditemukan di daerah-daerah yang berada di sekitar gunung berapi dimana terdapat sumber panas bawah tanah. Pemanfaatan energi panas bumi dilakukan dengan cara membangun suatu sumur produksi sebagai jalan untuk uap/air panas yang berada sekitar 1-2 km dibawah tanah, dan dapat keluar ke permukaan untuk memutar turbin sehingga dihasilkan tenaga listrik.

Air panas yang tersisa dari proses ini akan dikembalikan kebawah tanah melalui sumur lain (sumur injeksi) sehingga air tersebut dapat mengalami proses pemanasan kembali dibawah tanah. Siklus perputaran air ini dapat berlangsung terus menerus karena sumber panas yang ada di dalam bumi akan selalu ada dan tidak akan pernah habis.

Setiap air yang diinjeksikan ke bawah tanah di sekitar sumber panas tersebut akan terpanaskan sehingga siap untuk kembali membawa uap/air panas dari bawah tanah tersebut ke permukaan untuk diubah menjadi tenaga listrik. Inilah alasan mengapa panas bumi dikategorikan sebagai sumber energi terbarukan dan berkesinambungan dan terus menerus sampai kepada anak cucu kita nanti.

Adanya proyek panas bumi ternyata tidak hanya mendatangkan manfaat dalam bentuk tenaga listrik saja, tapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk di sekitar proyek pengembangan panas bumi.

Dari beberapa energi alternatif tersebut maka energi panas bumi lebih memungkinkan untuk dikembangkan dalam skala besar, selain sifat ramah lingkungan dan terbarukan. Sehingga panas bumi mempunyai peluang besar untuk menjadi energi masa depan.

Dalam rangka mempercepat pertumbuhan pembangunan baik nasional maupun di daerah, diperlukan strategi perencanaan yang efisien, terutama dalam hal kebijakan-kebijakan baru yang mendorong percepatan pertumbuhan pembangunan.

Keuntungan lain dari sumber energi terbarukan adalah pada umumnya sumber energi ini jauh lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan sumber energi fosil seperti minyak bumi, batubara dan gas bumi.

Pemakaian energi terbarukan, terbukti menghasilkan polusi yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan energi fosil. Saat ini di Indonesia telah beroperasi sekitar 8 pembangkit listrik tenaga panas bumi yang tersebar di Pulau Sumatera, Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi dimana di setiap proyek tersebut dapat diamati bahwa lahan hijau pepohononan dan kebun masyarakat tetap dapat tumbuh di sekitar lokasi proyek.

Selain untuk pembangkit listrik (pemanfaatan tidak langsung), panas bumi juga bisa dimanfaatkan untuk keperluan berbagai proses industri, pertanian, perkebunan, peternakan, dan juga untuk wisata.

Indonesia adalah salah satu negara yang harus bersyukur dengan anugerah kekayaan alam yang melimpah dan sumber energi yang beraneka ragam, tidak hanya kaya akan sumber energi fosil tapi juga sangat kaya akan sumber energi terbarukan seperti sinar matahari, air, angin, gelombang laut dan juga panas bumi.***

 

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balun Amakmu

    Balun Amakmu

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ganjil nian begeon tai songonima natarjadi di hita namangolu, pala dapot hatihana angkon naibalunma amamkniba, pala ampot antong inda tarbalunibabe naibalun nihalak dei nian, arana pala manengget motor naso marroda dohot naso marsitangi, inda natarbaenbe mambalun amak nailompit ni dongan doma tangan mamasukkon badan simanare tubagas nagolapan, ibalun dongan juo dei nian amak niba nahombang […]

  • H. Ayyub Sulaiman Lubis, Perintis Kemerdekaan Asal Kotanopan

    H. Ayyub Sulaiman Lubis, Perintis Kemerdekaan Asal Kotanopan

    • calendar_month Senin, 21 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Askolani Nasution Tahun 1990, saya mewakili orang tua dalam Ramah Tamah dengan para keluarga Perintis Kemerdekaan asal Sumatera Utara di Medan, bertemu dengan H. Ayyub Sulaiman Lubis. Lelaki berperawakan kecil yang menjadi Ketua Persatuan Persatuan Perintis Kemerdekaan Sumatera Utara setelah H. Mahals meninggal. Tak banyak bicara. Bersama saya waktu itu ada Muhammad TWH, […]

  • Bupati Madina Sampaikan LKPj 2010

    Bupati Madina Sampaikan LKPj 2010

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara menyerahkan buku LKPj Tahun Anggaran 2010 kepada Wakil Ketua DPRD Madina Syafaruddin Ansari di Ruang Rapat Paripurna DPRD Madina, Panyabungan, Jumat (29/04/2011). (Ist) Sumber ; Beritasumut

  • Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Rachmawati Soekarnoputri sedang mempersiapkan sebuah buku kecil untuk diberikan kepada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Dalam konteks Pilpres 2014, Rachma memiliki sikap yang berbeda dengan Surya Paloh. Tidak seperti Surya Paloh yang mendukung PDIP dan mendukung pencapresan Joko Widodo, Rachma memilih sebaliknya, tidak mendukung PDIP dan tidak mendukung pencalonan […]

  • Jalan Muara Sipongi – Pakantan Makin Rusak

    Jalan Muara Sipongi – Pakantan Makin Rusak

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ruas jalan kabupaten dari Muara Sipongi – Pakantan Kabupaten Mandailing Natal rusak parah. Kondisi ini menyebabkan jarak tempuh dari Muara Sipongi ke Pakantan memakan waktu yang lebih lama, juga berpengaruh meningkatnya ongkos transportasi.(MB)

  • Gordang Sambilan dan Sopo Godang, Sebuah Kontekstualitas Kekinian

    Gordang Sambilan dan Sopo Godang, Sebuah Kontekstualitas Kekinian

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: ASKOLANI NASUTION Budayawan Mandailing Arsitektur Mandailing, baik Bagas Godang, Sopo Godang, Gordang Sambilan, dan lain-lain, harus disikapi dari dua dimensi, yakni dimensi adat dan dimensi budaya. Dua-duanya terletak pada tataran yang berbeda, seperti dua sisi mata uang logam. Dari segi dimensi adat, Bagas Gordang Sambilan dan Sopo Godang merupakan bagian dari istana tradisional raja-raja […]

expand_less