Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Ini Data Bencana 15 Desa di Kecamatan Natal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Okt 2018
  • print Cetak

Badan jalan jalur lintas nasional Pantai Barat yang terputus di titik Desa Taluk akibat jembatan hanyut pada Jum’at malam (12/10/2018). foto : Adenan/ Madina Pos

 

 

NATAL (Mandailing Online) – Setidaknya 15 desa di Kecamatan Natal mengelami bencana pertengahan Oktober ini akibat luapan sejumlah sungai menyusul curah hujan yang tinggi.

Bersadar data yang tercatat dari Posko Bencana melalui Ketua PMI Kecamatan Natal Hendra Barani Hutasuhut, Minggu (14/10/2018) untuk wilayah Desa- desa di Kecamatan Natal yang terkena dampak banjir meliputi :

Desa Patiluban Mudik : Tinggi air 50 s/d 80 Cm. Jumlah rumah penduduk yang terndam banjir 170 Kk. Penduduk yang dilokasi pengungsian 170 Kk. Kondisi kerusakan rumah nihil. Korban jiwa nihil. Kerugian belum bisa ditaksir. Sekolah SD diliburkan. Situasi air terkini sudah surut. Kendaraan sudah bisa dilalui dan warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing masing.

Desa Belimbing : Tinggi air 50 s/d 100 cm. Rumah penduduk yang terendam banjir sebanyak 275 KK. Fasilitas umum Madrasyah terkena banjir. Situasi air terkini air sudah surut dan kendaraan sudah bisa masuk. Korban jiwa nihil. Kerugian belum bisa ditaksir.

Desa Bonda Kase : Tinggi air 100 s/250 Cm, rumah penduduk yang terendam banjir 175 KK, fasilitas umum kantor desa terkena banjir, SMP Negeri 6 terkena banjir, situasi air terkini sudah surut dan kendaaran sudah bisa dilalui.

Desa Patiluban Hilir : tinggi air 50 S/d 250 cm, rumah penduduk yang terendam banjir 190 KK, penduduk yang mengungsi 190 KK,pasilitas umum Sekolah SD dan Mesjid terkena Banjir, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir, situasi terkini kendaraan sudah bisa dilalui dan tinggi air 50 Cm . Pengungsi sebanyak 190 org di jembatan Patiluban dan sudah kembali kerumah masing masing.

Desa Kampung Sawah : tinggi air 100 s/d 200 cm, rumah penduduk yang terendam banjir 356 KK, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir, rumah yang tergeser dibawah air sebanyak 9 rumah, situasi terkini tinggi air 10 cm, dan kendaraan sudah bisa dilalui.

Desa Setia Karya : tinggi air 100 s/d 150 cm, rumah.penduduk yang terendam banjir 255 KK, penduduk yang mengungsi sebanyak 255 kk, situasi terkini air sudah surut dan pengungsi sudah kembali kerumah masing masing, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir.

Desa Pasar III : tinggi air 30 s/d 50 cm, rumah prnduduk yang terendam banjir 50 KK, penduduk yang menggungsi 50 kk , kerugaian 1 unit Speed Boat BumDes tenggelam dan hanyut1, korban jiwa nihil, situasi terkini warga yang mengungsi sudah kembali kerumah masing masing.

Desa Pasar V Natal : tinggi air 30 / 50 cm, rumah yang terendam banjir 3 KK, penduduk yang mengungsi 123 kk, kerugian 1 rumah ambruk, dan 2 unit rumah rusak berat, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir, situasi terkini warga sudah kembali kerumah masing masing dan air sudah surut.

Desa Perdamean Baru : jembataan Natal-Batahan Ambruk. Korban jiwa nihil. Situasi terkini warga dari batahan tidak bisa melintas.

Desa Panggautan : jembatan putus, dan sudah di buat jembatan pinjaman dari kayu kendaran roda 4 dan roda 2 hanya bisa dilalui. Korban jiwa nihil, kerugian belum bisa di taksir.

Desa Taluk : tinggi air 50 s/d 100 cm rumah pendudk yang terendam banjir 30 kk, penduduk yang mengungsi 30 kk, rumah warga yang ambalas 2 rumah dan yang tertimbah pohon kelapa 1 rumah, jembatan terbutus 2 dan jalan amblas 1 titik, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir, akses jalan pupus total.

Desa Sikara-Kara (kampung) : 1 titik tanah longsor dan situasi terkini tanah longsoran sudah di bersihkan olrh alat berat milik PT.  RMM.

Desa Sasaran : tinggi air 100 s’/d 150 cm, rumah yang terendam banjir sebanyak 17 kk, dan yang mengungsi 17 kk, situasi terkini air sudah surut da warga sudah krmbali kerumah masing masing, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir.

Desa Rukun Jaya : tinggi air 50 s/d 100 cm, rumah 1 terendam bamjir dan 1 rmh dapur nya tertimbun longsor. sutuasi terkini air sudah surut.

Desa Sikara Kara IV : tinggi air 100 s/ 250 cm, raumah yang terendam banjir 470 kk, warga yang mengungsi 470 kk, situasi terkini air sudah surut dan warga yang mengungsi sudah kembali kerumah masing masing, korban jiwa nihil ,kerugian belum bisa ditaksasi.

Hendra juga menyampaikan mereka di Posko Bencana masih berjaga sampai situasi benar aman dan mereka juga telah menerima bantuan berupa sembako dan lainnya, “untuk sementara ini bantuan untuk korban terdampak banjir dan longsor ini kita tampung dan simpan di Posko Kecamatan Natal ini sambil menunggu penyaluran ke beberapa desa terdampak banjir”, kata Hendra mengakhiri.

Posko Bencana yang didirikan dikelola Camat Natal, Kapolsek, Tim Basarnas Sibolga, BPBD Madina dan PMI Kecamatan Natal.

Sumber : Madina Pos/ Adenan/ Alqaf

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Bantah Ikut Main Uang di MK

    Bupati Bantah Ikut Main Uang di MK

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Bupati Samosir, Mangindar Simbolon, menegaskan, dirinya tidak pernah sekali pun menggelontorkan uang untuk menyuap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) agar memenangkan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pemilihan Kepala Daerah, Samosir, beberapa tahun yang lalu. “Saya dua kali Pilkada, memang sampai ke MK. Tapi kita tidak mengeluarkan uang (untuk menyuap Hakim MK),” […]

  • Tambang Emas Longsor, 12 Ibu Rumah Tangga Tewas

    Tambang Emas Longsor, 12 Ibu Rumah Tangga Tewas

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Setidaknya 12 orang perempuan tewas tertimpa longsor bekas tambang emas ilegal di Desa Banjar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Kamis (28/4/2022). Selain itu, 2 orang dinyatakan selamat yang kini masih dirawat di puskesmas terdekat. Semuanya adalah ibu rumah tangga. Mereka sedang mencari emas di lokasi itu saat longosor […]

  • Dana DPRD Madina Habis, Pembahasan 11 Ranperda Ditunda

    Dana DPRD Madina Habis, Pembahasan 11 Ranperda Ditunda

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) mempertontonkan kekacauan. Pasalnya pihak Badan Legislasi (Baleg) DPRD Madina meminta melakukan kunjungan kerja ke luar provinsi sebelum melanjutkan pembahasan 11 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Di sisi lain, ternyata voucher perjalanan dinas anggota DPRD Madina untuk bulan Juli sudah tidak ada lagi alias habis karena sudah terkuras sebelum […]

  • Kadis PUPR Madina Perintahkan Bongkar Galian Pipa Proyek SPAM di Hutarimbaru

    Kadis PUPR Madina Perintahkan Bongkar Galian Pipa Proyek SPAM di Hutarimbaru

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) – Terkait proyek Sistem Penyediaan Air Minum ( SPAM ) di Desa Hutarimbaru, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal yang galian perpipaannya dinilai tidak sesuai kontrak, Pj Kepala Dinas PUPR Madina Evi Yanti Harahap Senin sore 10/7/2023 gerak cepat dan monitoring langsung kelokasi. Alhasil, ditemukan sekitar 500 metes galian perpipaan […]

  • 79 Pejabat Pemkab Madina Dimutasi

    79 Pejabat Pemkab Madina Dimutasi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 79 pejabat eselon III.a, III.b, IV.a dan IV.b di Pemkab Mandailing Natal (Madina) dilantik, Jum,at (14/8) dalam kegiatan mutasi menjelang Pilkada 2015. Pelantikan dilakukan oleh Plh.Sekda Madina, Syafei Lubis di aula perkantoran bupati berdasar Surat Keputusan Bupati Madina Nomor 821.2/505/K/2015 tanggal 14 Agustus 2015. Beberapa yang dilantik adalah, Drs. Awaluddin,MM […]

  • Penjualan di Pasar Baru Turun Gara-gara Lumpur

    Penjualan di Pasar Baru Turun Gara-gara Lumpur

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Infrastruktur relokasi Pasar Baru Panyabungan menjadi faktor utama penurunan jumlah pembeli. Gang pasar yang becek dan banyak titik berlumpur penyebab konsumen malas datang ke relokasi Pasar Baru Panyabungan. Itu diutarakan sejumlah pedagang kepada Mandailing Online, Selasa (13/10/2020). “Menurun. Dagangan sepi sejak hujan yang selalu turun. Orang malas datang karna pasar ini […]

expand_less