Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Ini Data Bencana 15 Desa di Kecamatan Natal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Okt 2018
  • print Cetak

Badan jalan jalur lintas nasional Pantai Barat yang terputus di titik Desa Taluk akibat jembatan hanyut pada Jum’at malam (12/10/2018). foto : Adenan/ Madina Pos

 

 

NATAL (Mandailing Online) Setidaknya 15 desa di Kecamatan Natal mengelami bencana pertengahan Oktober ini akibat luapan sejumlah sungai menyusul curah hujan yang tinggi.

Bersadar data yang tercatat dari Posko Bencana melalui Ketua PMI Kecamatan Natal Hendra Barani Hutasuhut, Minggu (14/10/2018) untuk wilayah Desa- desa di Kecamatan Natal yang terkena dampak banjir meliputi :

Desa Patiluban Mudik : Tinggi air 50 s/d 80 Cm. Jumlah rumah penduduk yang terndam banjir 170 Kk. Penduduk yang dilokasi pengungsian 170 Kk. Kondisi kerusakan rumah nihil. Korban jiwa nihil. Kerugian belum bisa ditaksir. Sekolah SD diliburkan. Situasi air terkini sudah surut. Kendaraan sudah bisa dilalui dan warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing masing.

Desa Belimbing : Tinggi air 50 s/d 100 cm. Rumah penduduk yang terendam banjir sebanyak 275 KK. Fasilitas umum Madrasyah terkena banjir. Situasi air terkini air sudah surut dan kendaraan sudah bisa masuk. Korban jiwa nihil. Kerugian belum bisa ditaksir.

Desa Bonda Kase : Tinggi air 100 s/250 Cm, rumah penduduk yang terendam banjir 175 KK, fasilitas umum kantor desa terkena banjir, SMP Negeri 6 terkena banjir, situasi air terkini sudah surut dan kendaaran sudah bisa dilalui.

Desa Patiluban Hilir : tinggi air 50 S/d 250 cm, rumah penduduk yang terendam banjir 190 KK, penduduk yang mengungsi 190 KK,pasilitas umum Sekolah SD dan Mesjid terkena Banjir, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir, situasi terkini kendaraan sudah bisa dilalui dan tinggi air 50 Cm . Pengungsi sebanyak 190 org di jembatan Patiluban dan sudah kembali kerumah masing masing.

Desa Kampung Sawah : tinggi air 100 s/d 200 cm, rumah penduduk yang terendam banjir 356 KK, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir, rumah yang tergeser dibawah air sebanyak 9 rumah, situasi terkini tinggi air 10 cm, dan kendaraan sudah bisa dilalui.

Desa Setia Karya : tinggi air 100 s/d 150 cm, rumah.penduduk yang terendam banjir 255 KK, penduduk yang mengungsi sebanyak 255 kk, situasi terkini air sudah surut dan pengungsi sudah kembali kerumah masing masing, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir.

Desa Pasar III : tinggi air 30 s/d 50 cm, rumah prnduduk yang terendam banjir 50 KK, penduduk yang menggungsi 50 kk , kerugaian 1 unit Speed Boat BumDes tenggelam dan hanyut1, korban jiwa nihil, situasi terkini warga yang mengungsi sudah kembali kerumah masing masing.

Desa Pasar V Natal : tinggi air 30 / 50 cm, rumah yang terendam banjir 3 KK, penduduk yang mengungsi 123 kk, kerugian 1 rumah ambruk, dan 2 unit rumah rusak berat, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir, situasi terkini warga sudah kembali kerumah masing masing dan air sudah surut.

Desa Perdamean Baru : jembataan Natal-Batahan Ambruk. Korban jiwa nihil. Situasi terkini warga dari batahan tidak bisa melintas.

Desa Panggautan : jembatan putus, dan sudah di buat jembatan pinjaman dari kayu kendaran roda 4 dan roda 2 hanya bisa dilalui. Korban jiwa nihil, kerugian belum bisa di taksir.

Desa Taluk : tinggi air 50 s/d 100 cm rumah pendudk yang terendam banjir 30 kk, penduduk yang mengungsi 30 kk, rumah warga yang ambalas 2 rumah dan yang tertimbah pohon kelapa 1 rumah, jembatan terbutus 2 dan jalan amblas 1 titik, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir, akses jalan pupus total.

Desa Sikara-Kara (kampung) : 1 titik tanah longsor dan situasi terkini tanah longsoran sudah di bersihkan olrh alat berat milik PT.  RMM.

Desa Sasaran : tinggi air 100 s’/d 150 cm, rumah yang terendam banjir sebanyak 17 kk, dan yang mengungsi 17 kk, situasi terkini air sudah surut da warga sudah krmbali kerumah masing masing, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir.

Desa Rukun Jaya : tinggi air 50 s/d 100 cm, rumah 1 terendam bamjir dan 1 rmh dapur nya tertimbun longsor. sutuasi terkini air sudah surut.

Desa Sikara Kara IV : tinggi air 100 s/ 250 cm, raumah yang terendam banjir 470 kk, warga yang mengungsi 470 kk, situasi terkini air sudah surut dan warga yang mengungsi sudah kembali kerumah masing masing, korban jiwa nihil ,kerugian belum bisa ditaksasi.

Hendra juga menyampaikan mereka di Posko Bencana masih berjaga sampai situasi benar aman dan mereka juga telah menerima bantuan berupa sembako dan lainnya, “untuk sementara ini bantuan untuk korban terdampak banjir dan longsor ini kita tampung dan simpan di Posko Kecamatan Natal ini sambil menunggu penyaluran ke beberapa desa terdampak banjir”, kata Hendra mengakhiri.

Posko Bencana yang didirikan dikelola Camat Natal, Kapolsek, Tim Basarnas Sibolga, BPBD Madina dan PMI Kecamatan Natal.

Sumber : Madina Pos/ Adenan/ Alqaf

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut Asap Datang Lagi

    Kabut Asap Datang Lagi

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah sempat hilang selama setu pekan akibat diguyur hujan, kabut asap kembali menyelimuti udara Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pantaun wartawan, Jum’at (28/3/2014) kembalinya kabut asap membuat masyarakat kembali mengeluh. “Dalam satu pekan ini masyarakat sudah kembali senang karena kabut asap sudah hilang, namun dengan datangnya kembali kita pun harus antsipasi agar […]

  • Misteri Gagal Tender Gedung Baru RSU Madina

    Misteri Gagal Tender Gedung Baru RSU Madina

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gedung Rumah Sakit Umum (RSU) Madina di bukit Panatapan, Payaloting, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) kini berdiri terbengkalai menunggu nasib entah kapan dilanjutkan. Mengapa lanjutan pembangunannya terbengkalai? Bagaimana nasib dana 12,7 milyar pasca kegagalan tender tahun 2019? Apa misteri dibalik kegagalan tender itu? Masih segar dalam ingatan kita bahwa pada tahun 2019 yang lalu dilaksanakan tender […]

  • Oknum Polisi Sabhara Polda Cekik Wartawan TV One

    Oknum Polisi Sabhara Polda Cekik Wartawan TV One

    • calendar_month Jumat, 28 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (MO)- Polisi lagi-lagi bertindak arogan. Seorang oknum anggota Sabhara Polda Sumatera Utara mencekik leher seorang jurnalis televisi yang akan meliput calon jamaah haji di Asrama Haji Medan, Jalan AH Nasution, Medan, Kamis (27/09/2012). Brigadir Irvansyah yang saat itu menjaga gerbang masuk pintu gerbang asrama haji sempat berdebat dengan sejumlah kerabat calhaj yang ingin masuk […]

  • Heran, Dana Pemeliharaan Ada Lampu Merah di Kota Panyabungan kok Mati

    Heran, Dana Pemeliharaan Ada Lampu Merah di Kota Panyabungan kok Mati

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Lampu merah di Jalan Nasional Willem Iskandar, kota Panyabungan tak berfungsi alias mati padahal ada belanja pemeliharaan rambu rambu lalu lintas yang diposkan di Dinas Perhubungan Pemkab Madina. Pantauan Mandailing Online beberapa titil lampu merah tidak berfungsi seperti di Simpang 4 Titik kuning, Kelurahan Dalan Lidang, dan Simpang Jalan Abri, Willem […]

  • Korupsi? Pengurus Kelompok Tani Akui Dana SRI Disetorkan Lagi Kepada Pejabat Dinas Pertanian Madina

    Korupsi? Pengurus Kelompok Tani Akui Dana SRI Disetorkan Lagi Kepada Pejabat Dinas Pertanian Madina

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Program optimilisasi sawah melalui program SRI (System of Rice Intensification) untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dinilai gagal. Kegagalan itu ditengarai akibat anggaran yang bersumber dari APBN tersebut diduga hanya dinikmati oleh oknum-oknum yang ada di Dinas Pertanian Peternakan Madina. Berdasar pengakauan salah seorang ketua kelompok tani kepada wartawan, Jum’at (6/6) lalu […]

  • Pencucian uang Bupati Tobasa diselidiki

    Pencucian uang Bupati Tobasa diselidiki

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Pihak Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal khusus (Dit Reskrimsus) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus menyelidiki tindakan pidana pencucian uang (TPPU), dugaan hasil korupsi pelepasan lahan proyek pembangunan PLTA Asahan III di Dusun Batumamak, Desa Meranti Utara, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa). Diduga yang  dilakukan Bupati Tobasa, Pandapotan Kasmin […]

expand_less