Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Ini Data Bencana 15 Desa di Kecamatan Natal

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Okt 2018
  • print Cetak

Badan jalan jalur lintas nasional Pantai Barat yang terputus di titik Desa Taluk akibat jembatan hanyut pada Jum’at malam (12/10/2018). foto : Adenan/ Madina Pos

 

 

NATAL (Mandailing Online) Setidaknya 15 desa di Kecamatan Natal mengelami bencana pertengahan Oktober ini akibat luapan sejumlah sungai menyusul curah hujan yang tinggi.

Bersadar data yang tercatat dari Posko Bencana melalui Ketua PMI Kecamatan Natal Hendra Barani Hutasuhut, Minggu (14/10/2018) untuk wilayah Desa- desa di Kecamatan Natal yang terkena dampak banjir meliputi :

Desa Patiluban Mudik : Tinggi air 50 s/d 80 Cm. Jumlah rumah penduduk yang terndam banjir 170 Kk. Penduduk yang dilokasi pengungsian 170 Kk. Kondisi kerusakan rumah nihil. Korban jiwa nihil. Kerugian belum bisa ditaksir. Sekolah SD diliburkan. Situasi air terkini sudah surut. Kendaraan sudah bisa dilalui dan warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing masing.

Desa Belimbing : Tinggi air 50 s/d 100 cm. Rumah penduduk yang terendam banjir sebanyak 275 KK. Fasilitas umum Madrasyah terkena banjir. Situasi air terkini air sudah surut dan kendaraan sudah bisa masuk. Korban jiwa nihil. Kerugian belum bisa ditaksir.

Desa Bonda Kase : Tinggi air 100 s/250 Cm, rumah penduduk yang terendam banjir 175 KK, fasilitas umum kantor desa terkena banjir, SMP Negeri 6 terkena banjir, situasi air terkini sudah surut dan kendaaran sudah bisa dilalui.

Desa Patiluban Hilir : tinggi air 50 S/d 250 cm, rumah penduduk yang terendam banjir 190 KK, penduduk yang mengungsi 190 KK,pasilitas umum Sekolah SD dan Mesjid terkena Banjir, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir, situasi terkini kendaraan sudah bisa dilalui dan tinggi air 50 Cm . Pengungsi sebanyak 190 org di jembatan Patiluban dan sudah kembali kerumah masing masing.

Desa Kampung Sawah : tinggi air 100 s/d 200 cm, rumah penduduk yang terendam banjir 356 KK, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir, rumah yang tergeser dibawah air sebanyak 9 rumah, situasi terkini tinggi air 10 cm, dan kendaraan sudah bisa dilalui.

Desa Setia Karya : tinggi air 100 s/d 150 cm, rumah.penduduk yang terendam banjir 255 KK, penduduk yang mengungsi sebanyak 255 kk, situasi terkini air sudah surut dan pengungsi sudah kembali kerumah masing masing, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir.

Desa Pasar III : tinggi air 30 s/d 50 cm, rumah prnduduk yang terendam banjir 50 KK, penduduk yang menggungsi 50 kk , kerugaian 1 unit Speed Boat BumDes tenggelam dan hanyut1, korban jiwa nihil, situasi terkini warga yang mengungsi sudah kembali kerumah masing masing.

Desa Pasar V Natal : tinggi air 30 / 50 cm, rumah yang terendam banjir 3 KK, penduduk yang mengungsi 123 kk, kerugian 1 rumah ambruk, dan 2 unit rumah rusak berat, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir, situasi terkini warga sudah kembali kerumah masing masing dan air sudah surut.

Desa Perdamean Baru : jembataan Natal-Batahan Ambruk. Korban jiwa nihil. Situasi terkini warga dari batahan tidak bisa melintas.

Desa Panggautan : jembatan putus, dan sudah di buat jembatan pinjaman dari kayu kendaran roda 4 dan roda 2 hanya bisa dilalui. Korban jiwa nihil, kerugian belum bisa di taksir.

Desa Taluk : tinggi air 50 s/d 100 cm rumah pendudk yang terendam banjir 30 kk, penduduk yang mengungsi 30 kk, rumah warga yang ambalas 2 rumah dan yang tertimbah pohon kelapa 1 rumah, jembatan terbutus 2 dan jalan amblas 1 titik, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir, akses jalan pupus total.

Desa Sikara-Kara (kampung) : 1 titik tanah longsor dan situasi terkini tanah longsoran sudah di bersihkan olrh alat berat milik PT.  RMM.

Desa Sasaran : tinggi air 100 s’/d 150 cm, rumah yang terendam banjir sebanyak 17 kk, dan yang mengungsi 17 kk, situasi terkini air sudah surut da warga sudah krmbali kerumah masing masing, korban jiwa nihil, kerugian belum bisa ditaksir.

Desa Rukun Jaya : tinggi air 50 s/d 100 cm, rumah 1 terendam bamjir dan 1 rmh dapur nya tertimbun longsor. sutuasi terkini air sudah surut.

Desa Sikara Kara IV : tinggi air 100 s/ 250 cm, raumah yang terendam banjir 470 kk, warga yang mengungsi 470 kk, situasi terkini air sudah surut dan warga yang mengungsi sudah kembali kerumah masing masing, korban jiwa nihil ,kerugian belum bisa ditaksasi.

Hendra juga menyampaikan mereka di Posko Bencana masih berjaga sampai situasi benar aman dan mereka juga telah menerima bantuan berupa sembako dan lainnya, “untuk sementara ini bantuan untuk korban terdampak banjir dan longsor ini kita tampung dan simpan di Posko Kecamatan Natal ini sambil menunggu penyaluran ke beberapa desa terdampak banjir”, kata Hendra mengakhiri.

Posko Bencana yang didirikan dikelola Camat Natal, Kapolsek, Tim Basarnas Sibolga, BPBD Madina dan PMI Kecamatan Natal.

Sumber : Madina Pos/ Adenan/ Alqaf

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Desa Jambur Padang Matinggi Datangi Gedung DPRD

    Warga Desa Jambur Padang Matinggi Datangi Gedung DPRD

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN:  Karena tuntutan warga Desa Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal kurang di tanggapi oleh Pemerintah yang dalam hal itu Bupati dan juga DPRD terkait dengan tuntutan warga untuk memekarkan diri dari Jambur Padang Matinggi menjadi Desa Jambur Manunggal , Senin ( 26-9) lima ( 5 ) warga sebagai perwakilan dari 450 […]

  • Korban Banjir Terima Bantuan dari Pemkab

    Korban Banjir Terima Bantuan dari Pemkab

    • calendar_month Sabtu, 1 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALAS – Bupati Kabupaten Padang Lawas (Palas), H Ali Sutan Harahap (TSO) membagikan bantuan berupa sembako, kebutuhan pangan, dan ganti rugi musibah bagi masyarakat yang terkena bencana alam berupa banjir. “Seluruh desa yang terkena bencana sudah dibagikan bantuan. Camat-camat dan Badan Penanggulangan Bencana Alam sudah saya perintahkan untuk turun ke lapangan melihat secara dekat, apa […]

  • Antisipasi Karhutla, Bupati Madina Surati BNPB Indonesia

    Antisipasi Karhutla, Bupati Madina Surati BNPB Indonesia

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina telah menyurati BNPB Indonesia tentang kebutuhan peralatan pemadam kebakaran hutan dan lahan. Peralatan pemadam itu sangat urgen mengingat wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan hutannya sangat luas. Surat Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution tanggal 7 Pebruari 2020 lalu sudah dilayangkan kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Surat itu […]

  • FPI Ancam Tindak Greenpeace

    FPI Ancam Tindak Greenpeace

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah Front Pembela Islam DKI Jakarta mengancam akan mengambil langkah tegas terhadap LSM asing Greenpeace, jika pemerintah tidak menindaknya. “Greenpeace sebagai LSM asing jelas sudah melanggar hukum. Pemerintah harus tegas,” kata Ketua DPD FPI DKI Jakarta, Habib Salim Alatas, di Jakarta, Selasa. Menurut Habib Selon, panggilan akrab Habib Salim Alatas, FPI […]

  • KPK Tetap Usut Dugaan Suap Bupati Simalungun JR Saragih

    KPK Tetap Usut Dugaan Suap Bupati Simalungun JR Saragih

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : Juru bicara KPK, Johan Budi SP menegaskan pengusutan kasus dugaan suap di MK tetap akan berjalan, meski hasil sidang etik di MK memutuskan hakim konstitusi Akil Mochtar terbebas dari semua tuduhan dan harus direhabilitasi nama baiknya. Sementara hakim konstitusi Arsyad Sanusi mengundurkan diri. “KPK tidak akan terpengaruh dengan hasil sidang etik di MK. […]

  • Menteri Desa: PKKPM adalah Solusi Nyata Atasi Kemiskinan

    Menteri Desa: PKKPM adalah Solusi Nyata Atasi Kemiskinan

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kemiskinan merupakan masalah krusial yang harus segera diatasi. Sebab, kemiskinan menghambat terwujudnya kesejahteraan bangsa. Namun menyelesaikan masalah kemiskinan bukan perkara mudah. Berbagai upaya penanggulangan kemiskinan yang berlangsung selama ini belum menghasilkan capaian sebagaimana yang diharapkan. Terobosan pun perlu dilakukan. “Pengentasan kemiskinan saat ini memasuki periode krusial. Sebab untuk menghadapi sasaran  penduduk miskin di […]

expand_less