Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode

3.000 Massa Demo ke DPRD Minta Bupati Turun

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Jan 2013
  • print Cetak

Unjukrasa 170113
PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 3.000 massa yang dipimpin Aliansi Ulama-Masyarakat-Pemuda-Mahasiswa melakukan unjukrasa ke DPRD Madina, Kamis (17/1) meminta agar Bupati Madina Hidayat Batubara diturunkan dari jabatannya.

Massa tiba di gedung dewan sekira pukul 11.00 WIB dengan mengendarai angkutan kota, sepeda motor dan mobil pribadi. Dihalaman gedung mereka memampangkan spanduk dan poster yang umumnya bertulis hujatan kepada Hidayat dan berorasi serta membacakan pernyataan sikap.

Pernyataan sikap itu ditandatangani H. Ba’ist Nasution, Lc,MA; H.Yahyauddin, S.Ag; H.kamaruddin Pulungan; Mangaraja Kumala Oloan Nasution; Samsul Bahri Matondang; Irwansyah Nasution; Miswaruddin Daulay, Ustaz Kembar dan Ahmad Irwandi Nasution.

Dalam pernyataan sikap itu, Aliansi menyatakan bahwa Hidayat Batubara selaku bupati diduga melanggar Pasal 29 UU Nomor 32 Tahun 2004 dengan alasan : Pertama, hingga 1,7 tahun pemerintahan Bupati Hidayat belum menunjukkan pelaksanaan visi misi pendidikan gratis, kesehatan gratis dan lapangan kerja baru secara signifikan.

Kedua, Hidayat Batubara dinilai tidak memiliki sensitifitas dan kepedulian terhadap permasalahan-permasalahan sosial, konflik pertambangan, konflik perkebunan dan kenakalan remaja.

Ketiga, Aliansi menilai Hidayat Batubara tidak menunjukkan sikap mengayomi dan membina apartur, pengangkatan pejabat eselon tidak mempertimbangkan kemampuan dan eselonisasi.

Keempat, Hidayat dinilai tidak mencerminkan sikap sebagai figur yang jujur dan bertanggungjawab, hal ini ditandai banyaknya janji-janji di Pilkada yang ternyata tidak ditepati.

Kelima, Aliansi menilai bahwa sejak kepemimpinannya Hidayat tidak mampu membangun komunikasi politik yang baik dengan partai pendukung dan anggota DPRD Madina, sehingga sampai kini gejolak politik dan perpecahan di tubuh DPRD Madina sudah menjadi polemik mengakibatkan menurunnya kinerja legislatif.

Keenam, Hidayat juga dinilai tidak mampu membangun persatuan dan kesatuan dengan tokoh-tokoh masyarakat dan generasi muda dalam bergandengan tangan membangun Madina di segala aspek.

Selain itu, bupati juga dituduh melanggar UU Nomor 32 Tahun 2004 Pasal 32 karena : pertama, bupati Madina diduga melakukan tindak pidana korupsi. Berdasar hasil investigasi yang dilakukan Aliansi, bupati diduga meminta uang secara langsung maupun tidak langsung kepada calon pejabat dalam proses pengangkatan pejabat eselon.

Kedua, pelaksanaan proyek APBD 2012 diduga syarat pelanggaran hukum yakni, pelanggaran Pepres Nomor 54 tahun 2010 terkait pembatalan tender atas perintah bupati tanpa alasan yang dibenarkan. Kemudian dugaan pengutipan uang dari kontraktor untuk dimenangkan dalam tender. Mewajibkan kontraktor membayar fee 7 persen kepada bupati melalui pejabat di Dinas Keuangan. Melunasi proyek yang belum selesai dikerjakan yang semestinya dilakukan final kontrak berdasar Pepres Nomor 54 tahun 2010.

Ketiga, pemberian Izin Operasi Produksi kepada PT. Madina Madani Mining padahal perusahaan itu sudah dicabut IUP-nya oleh bupati sebelumnya.

Keempat, Hidayat diduga melakukan pemerasan terhadap anak buahnya (kepala dinas) lalu diberhentikan dari jabatan.

Untuk itu, Aliansi meminta DPRD Madina agar segera menggunakan hak interplasi dan hak angket atas dugaan pelanggaran perundang-undangan oleh Bupati Madina Hidayat Batubara.

Usai berorasi, sejumlah perwakilan dipersilahkan masuk ke ruang paripurna untuk berdialog dengan DPRD Madina dipimpin Ketua DPRD Madina As Imran Khaytami Daulay. Dialog itu menghasilkan kesimpulan bahwa DPRD Madina akan melakukan hak angket dan hak interplasi sebagaimana yang diminta pengunjukrasa. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PBB Akui Negara Palestina

    PBB Akui Negara Palestina

    • calendar_month Sabtu, 1 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ramallah, (MO)- Warga Palestina, Jumat (30/1), meluapkan kegembiraan setelah Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mengesahkan status Palestina sebagai negara merdeka. Keputusan Majelis Umum yang bersejarah Kamis malam untuk menerima “Palestina” sebagai satu negara pengamat bukan anggota, mengabulkan tuntutan kemerdekaan atas 4,3 juta warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat, Jerusalem Timur dan Jalur Gaza. Israel masih menduduki […]

  • Jaringan PLN Belum Ada ke Sopo Batu

    Jaringan PLN Belum Ada ke Sopo Batu

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina Sahriwan Nasution mendesak pemerintah daerah segera memperioritaskan peningatan jalan dan membuka jaringan PLN ke Desa Sopo Batu, Kecamatan Panyabungan. Desaan itu dicuatan Sahriwan alias Kocu pada sidang paripurna DPRD Madina dengan agenda penyampaian hasil reses anggota DPRD Madina, Rabu, (13/5). “ Sejak Indonesia merdeka sampai sekarang, desa […]

  • KPK dukung tim independen kasus Novel

    KPK dukung tim independen kasus Novel

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Komisi Pemberantasan Korupsi mendukung pembentukan tim independen atas tuduhan terhadap Novel Baswedan dalam kasus penganiayaan berat. Saat ini, posisi Novel tidak berubah, baik sebagai penyidik di KPK maupun ketua salah satu tim penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan simulator berkendara di Korps Lalu Lintas Polri. ”Kalau ada tim independen, itu bisa menjadi semacam […]

  • Polisi dan TNI Berjaga di Desa Sirambas, Korban Pengeroyokan Malam ini Buat Laporan Polisi

    Polisi dan TNI Berjaga di Desa Sirambas, Korban Pengeroyokan Malam ini Buat Laporan Polisi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – kasus pengeroyokan 6 remaja warga Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, Madina yang diduga dilakukan warga Desa Sabajior akhirnya menemui kata sepakat setelah dilakukan musyawarah desa di Balai Desa Sirambas. Ke 6 orang tua korban sepakat melaporkan kasus ini ke Polres Madina malam ini “Setelah berupaya mencari solusi permasalahan kejadian itu, orang […]

  • Sampuraga Juga Ada di Kalimantan

    Sampuraga Juga Ada di Kalimantan

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selain di Mandailing, Sumatera Utara, mitos Sampuraga juga ada di Kalimantan. Tepatnya di dalam cerita suku Dayak Tomun, Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah. Hanya saja, Sampuraga versi Mandailing memiliki perbedaan dengan Sampuraga versi Lamandau. Persamaannya : kedua versi Sampuraga ini sama-sama durhaka kepada sang ibu. Sampuraga versi Lamandau diceritakan karamnya perahu Sampuraga dan perahu itu […]

  • Anak-anak Darurat Keamanan Pangan, Dimana Peran Negara?

    Anak-anak Darurat Keamanan Pangan, Dimana Peran Negara?

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis Anak-anak merupakan aset suatu bangsa. Mereka adalah insan hebat yang akan melanjutkan estafet perubahan bangsa. Maka, seharusnya pertumbuhan dan perkembangan mereka wajib dikawal ketat agar tercipta generasi cemerlang nan gemilang. Namun apa jadinya, jika kesehatan mereka pun berada dalam lingkaran bahaya. Penyakit diabetes melitus yang biasanya menyerang orangtua, kini telah […]

expand_less