Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

700 Guru Bersertifikasi di Madina Diminta Dievaluasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Sebanyak 700-an guru yang sudah bersertifikasi di Kabupaten Mandailing Natal diminta suoaya dievaluasi. Sebab dinilai guru-guru yang bersertifikasi tidak memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Madina.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPC PKB madina Abdul waris Rangkuty kepada Analisa, di Panyabungan, Sabtu (4/12).

Dia mengatakan, sampai sejauh ini tidak diketahui tolok ukur penilaian terhadap guru-guru yang telah bersertifikasi, apakah memang ada peningkatan atau tidak, apakah ada pengaruhnya terhadap peningkatan kualitas anak didik atau tidak.

Menurutnya, pengisian portofolio guru-guru bersertifikasi juga sepertinya hanya untuk sekadar memenuhi persyaratan administrative saja dan jauh dari kesan tuntutan profesionalisme seorang guru. “Portofolio hanya sekadar untuk memenuhi persyaratan administratif saja, sementara kualitas guru yang sesungguhnya tidak diketahui parameternya,” ujarnya.

Dia juga menyayangkan LPTK yang melalukan seleksi portofolio terlalu memudahkan para guru memperoleh sertifikasi, sehingga kesannya sertifikasi hanya untuk memperoleh tambahan penghasilan saja sementara tanggungjawab moralnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan jauh dari niat awal pemerintah.

Ditambahkan, guru-guru yang telah disertifikasi telah diberikan tambahan penghasilan namun secara kinerja masih dipertanyakan. “Memang tidak pungkiri ada guru yang telah disertifikasi kinerja bertambah dan pertanggungjawab, namun di sisi lain yang bertamba adalah jam belajarnya saja sementara kualitasnya jelas,” kata Waris.

Untuk itu, Waris memina Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam hal ini Dinas Pendidikan Madina supaya betul-betul melakukan pengawasan terhadap guru-guru yang telah disertifikasi sehingga guru-guru memiliki standar yang jelas. “Untuk menciptakan guru-guru yang profesional Pemkab Madina atau Dinas Pendidikan Madina harus betul-betul mengawasi guru-guru yang telah disertifikasi,” tegas Waris.

Pemerintah katanya telah serius memperhatikan nasib para guru baik yang telah diangkat menjadi PNS maupun guru honorer yang ada di Kabupaten Madina, namun hingga kini belum diketahui tolok ukur keberhasilan pendidikan di Madina.

“Apakah memang tolok ukur keberhasilan pendidikan Madina sudah banyak guru yang disertifikasi, atau pembangunan gedung-gedung sekolah atau memang tidak ada penilaian dari Dinas Pendidikan sama sekali,” ungkap Waris. (sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Reklamasi Tambang Emas Ilegal Kotanopan Dipertanyakan

    Dana Reklamasi Tambang Emas Ilegal Kotanopan Dipertanyakan

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait bekas tambang emas ilegal  di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal yang direklamasi menjadi areal penanaman tanaman muda masih menjadi tanda tanya besar. Pasalnya akrifitas ilegal tersebut seolah dilegalkan oleh pemerintah karena melibatkan diri dalam program reklamasi. Camat Kotanopan Muslih Lubis yang dikonfirmasi seputar dari mana anggaran reklamasi tersebut mengaku tidak […]

  • Pelantikan Parlin Lubis Disoal

    Pelantikan Parlin Lubis Disoal

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pelantikan Parlin Lubis menjadi Camat Tambangan oleh Bupati Mandailing Natal (Madina) Aspan Sofian Batubara baru-baru ini, mendapat protes dari Ketua Umum PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Madina Supendi. “Demi menjaga netralitas jalannya pencoblosan ulang yang akan digelar beberapa waktu yang akan datang, diminta kepada Bupati Madina mengevaluasi ulang pelantikan Parlin Lubis sebagai Camat Tambangan,” […]

  • PASKIBRA DI PAKANTAN

    PASKIBRA DI PAKANTAN

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Para pelajar di Kecamatan Pakantan, Kabupaten Mandailing Natal melakukan pengibaran bendera Merah Putih di lapangan Pakantan, Rabu (17/8/2016). Pakantan salah satu kecamatan di Mandailing Natal yang berbatasan dengan Sumatera Barat. foto             : Lokot Husda Lubis Editor foto : Dahlan Batubara

  • Kemendagri Sudah Fahami Soal Kelalaian Input Data di Madina

    Kemendagri Sudah Fahami Soal Kelalaian Input Data di Madina

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kementerian Dalam Negeri telah memahami data covid-19 di Madina sebagai akibat kelalaian input data. Meski begitu, menganulir Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang terlanjur terbit tidak dapat serta merta dilakukan di tengah jalan mengingat siklus terbit Inmendagri hanya dapat dilakukan sekali dalam dua minggu. “Perkembangannya, saya tadi bertelefon dengan Dirjen Bina […]

  • Kasus Bibit Padi Diduga Kadaluarsa, Dinas Pertanian Madina Tetap Bertanggungjawab

    Kasus Bibit Padi Diduga Kadaluarsa, Dinas Pertanian Madina Tetap Bertanggungjawab

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejauh ini belum diketahui secara pasti apakah bantuan bibit padi  terduga kadaluarsa yang diterima petani berasal dari Dinas Pertanian Sumut atau Dinas Pertanian Madina.  “Walau begitu, Dinas Pertanian Madina menurut saya tetap di posisi bertanggungjawab, sebab jikapun dari provinsi, tetap saja Dinas Pertanian Madina yang biasanya dihunjuk sebagai penyalur kepada petani […]

  • Aksi Pencurian Toko Pakaian di Panyabungan Terekam CCTV

    Aksi Pencurian Toko Pakaian di Panyabungan Terekam CCTV

    • calendar_month Kamis, 28 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Aksi pencurian di sebuah toko pakaian jadi di kota Panyabungan, Mandailing Natal( Madina ) terekam cctv. Dalam video itu terlihat tiga orang turun dari mobil pribadi jenis avansa mendatangi toko milik Ilham(,31 th) berlokasi di jalan lintas sumatera, pasar jonjong panyabungan. Dalam video itu terlihat 2 wanita satu laki laki seolah hendak […]

expand_less