Selasa, 3 Mar 2026
light_mode

Terkait Dugaan Kader Selingkuh DPP Demokrat Tunggu Tim DPD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
  • print Cetak

JAKARTA- Kabar dugaan perselingkuhan antara anggota DPRD Sumatera Utara Megalia Agustina dengan fungsionaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumut Borkat Hasibuan, sudah sampai ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Hanya saja, DPP belum berani mengambil sikap.
Ketua DPP Demokrat, Sutan Bhatoegana menjelaskan, masalah tersebut diserahkan ke DPD Demokrat Sumut.
“DPD membentuk tim pencari fakta. Mereka yang akan melakukan investigasi untuk mengungkap kabar itu, benar atau tidak,” ujar Sutan Bhatoegana kepada koran ini di Jakarta, kemarin (21/2).
Sutan menjelaskan, hasil kerja tim pencari fakta yang dibentuk DPD Demokrat Sumut itu nantinya akan dilaporkan ke Komisi Pengawas Partai Demokrat yang dipimpin TB Silalahi.
“Jadi, nanti hasil investigasi mereka (tim pencari fakta, red), dilaporkan ke Komisi Pengawas,” imbuh salah satu dari sembilan orang pendiri Partai Demokrat itu.
Apakah DPP sudah tahu kabar perselingkuhan itu? Sutan menjelaskan, secara resmi tidak ada laporan yang masuk ke DPP. Hanya saja, DPP mengetahuinya dari pemberitaan media massa. Menurut Wakil Ketua Fraksi Demokrat di DPR itu, Komisi Pengawas Demokrat juga sudah pasti tahu kabar itu. “Berita-berita itu pasti dia (Komisi Pengawas, red) baca,” terang anggota Komisi VII DPR itu.
Semula, Sutan enggan berkomentar mengenai masalah ini. Menurutnya, masalah ini lebih merupakan masalah rumah tangga atau masalah pribadi.
“Jadi saya terus terang saja tidak mau bicara soal ini karena ini soal rumah tangga orang. Itu persoalan pribadi,” kilah Sutan.
DPP, lanjutnya, tidak perlu ikut campur. Alasannya, di DPRD Sumut juga sudah ada Badan Kehormatan (BK). “Biar mereka yang menyelesaikan. Saya tidak begitu mengerti soal itu. Nanti bisa tersinggung orang itu kalau aku ikut-ikutan komentar,” kata Sutan. (sam.metrotabagsel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tewasnya Jenderal Spoor Diseminarkan

    Tewasnya Jenderal Spoor Diseminarkan

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIPIROK- Sejarah telah mencatat tewasnya Jenderal Spoor sangat berkaitan dengan upaya penembakan atau pembunuhan yang dilakukan tentera Belanda terhadap salah seorang pejuang asal Sipirok, Sahala Muda Pakpahan yang merupakan dalang utama dalam menghadang konvoi tentara Belanda di Jembatan Aek Kamibiri Simagomago. “Jenderal Spoor merupakan panglima Belanda di Indonesia. Berdasarkan laporan, wilayah Sumut ketika itu sepenuhnya […]

  • Madina Turun ke Level 3

    Madina Turun ke Level 3

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Status covid-19 di Mandailing Natal (Madina) telah berada di level 3. Turun dari level 4. Kepastian itu diperoleh dari Rapat Evaluasi PPKM Level 4 Covid-19 oleh Forkopimda Madina di aula Pemkab Madina, Senin (20/9/2021). Penurunan itu berdasar hasil tim evaluasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang akan menjadi referensi bagi Menteri Dalam […]

  • Tolak Wajib Militer, PNS Bisa Dipidana

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Draf Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Komponen Cadang Pertahanan Nasional yang merancang PNS dan para pekerja wajib militer sudah di DPR dan siap dibahas. Bahkan PNS dan pekerja yang menolak wajib militer bisa dipidana. Itu berdasarkan draf RUU Komponen Cadangan yang diperoleh, Kamis (30/5), sanksi bagi warga sipil yang menolak wajib latihan militer bervariasi. […]

  • Harga TBS Kampung 1.050/Kg

    Harga TBS Kampung 1.050/Kg

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kampung di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hanya dihargai 1.050 rupiah per kilo gram. Harga ini memang naik dari sebelumnya yang sebesar 650 rupiah per Kg, tetapi masih belum mendongkrak kesejahteraan petani. Berbeda dengan harga TBS pada kebun plasma yang dikelola […]

  • DPRD : Yang Disahkan DPRD Madina Pustu Pastab Julu, Bukan Pustu Pastab Jae

    DPRD : Yang Disahkan DPRD Madina Pustu Pastab Julu, Bukan Pustu Pastab Jae

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi I DPRD Mandailing Natal menyatakan bahwa Pustu yang seharusnya direhab adalah Pustu Desa Pastab Julu, bukan Pustu Desa Pastab Jae. Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) dari Komisi I, As Imran Khaitamy Daulay menjawab Mandailing Online, Sabtu (26/6) menyatakan proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu Desa Pastab Jae Kecamatan Tambangan tidak sesuai dengan […]

  • Ketua TP PKK Madina Tinjau Pelaksanaan BIAN di MTsN 2 Panyabungan

    Ketua TP PKK Madina Tinjau Pelaksanaan BIAN di MTsN 2 Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua TP PKK Mandailing Natal (Madina) melakukan peninjauan pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Madrasah Tsanawiyah Islamiah Negeri (MTsN), Panyabungan, Rabu (21/9/2022). Peninjauan tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Madina dr. Syarifuddin. Syarifuddin mengatakan imunisasi yang diberikan adalah Vaksin MR atau Campak rubella dengan sasaran anak mulai usia 9 bulan sampai […]

expand_less