Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Camp Sorik Mas mining

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 15 Jul 2012
  • print Cetak

Aksi pembakaran camp PT Sorikmas Mining di perbukitan Sambung, Kecamatan Naga Juang, Mandailing Natal (Madina), Sabtu (7/7) lalu, diduga dilakukan para penambang emas tanpa Izin (PETI).

Meski tak ada korban jiwa dalam insiden ini, sekitar 130-an karyawan PTSM, termasuk karyawan kontraktor pengeboran berhasil dievakuasi dan terhindar dari bahaya. Namun, aset perusahaan bernilai ratusan milyar rupiah hangus terbakar. Akibatnya, kegiatan kerja PTSM terganggu.(MO/holik)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • WawanWawancara CEO Tympanum Novem  (Bagian I)

    WawanWawancara CEO Tympanum Novem (Bagian I)

    • calendar_month Rabu, 14 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Banyak kemajuan yang sudah dicapai Tympanum Novem sejak muncul tahun lalu melalui film perdana Mandailing “Biola Na Mabugang”. Banyak pihak yang menyebutkan bahwa film ini mengawali gerbong dinamika genre baru dalam segmen hiburan di kawasan Mandailing dan bekas daerah Tapanuli Selatan secara umum. Dalam sebuah kesempatan di tengah-tengah penggarapan film “Lilu”, Holik Mandailing Online menyempatkan […]

  • Bupati Nonaktif Madina dan Bawahannya Menangis

    Bupati Nonaktif Madina dan Bawahannya Menangis

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 3Komentar

    Medan – Bupati Nonaktif Mandailing Natal (Madina) Muhammad Hidayat Batubara dan bawahannya, mantan Plt Kadis PU Madina Khairul Anwar Daulay menangis dalam sidang perkara dugaan suap pembangunan RSUD Panyabungan di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (18/12). Kedua pesakitan atau terdakwa perkara dugaan suap pembangunan RSUD Panyabungan ini, seolah-olah mengikuti terdakwa lain dalam perkara yang sama, Surung […]

  • Ruhut Mundur Sebagai Calon Ketua Komisi III

    Ruhut Mundur Sebagai Calon Ketua Komisi III

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    JAKARTA,- Calon Ketua Komisi III DPR RI yang tugaskan Fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul menyatakan mengundurkan diri dari penugasannya sebagai komisi yang membawahi bidang hukum itu. Hal itu dinyatakan Ruhut dalam Komisi III, Senin (7/10). “Izinkan saya mengundurkan diri sebagai Ketua Komisi III dan saya tetap menjadi anggota Komisi III, kalian juga masih tetap sahabat-sahabatku. Mari […]

  • Paket Proyek PU Didominasi Jalan dan Jembatan

    Paket Proyek PU Didominasi Jalan dan Jembatan

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sedotan dana untuk proyek fisik yang sedang ditenderkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mandailing Natal (Madina) tahun ini didominasi sektor jalan dan jembatan. Rincian anggaran DAK dan DAU sebanyak 41 paket, meliputi program peningkatan jalan dan jembatan Rp.19,2 milyar, program pembangunan jalan jembatan Rp.3,2 milyar, pengembangan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan […]

  • Pengacara TGSC Tagih Janji Polres Madina Periksa Saipullah Nasution” Semua Orang Sama Kedudukan Dimata Hukum”

    Pengacara TGSC Tagih Janji Polres Madina Periksa Saipullah Nasution” Semua Orang Sama Kedudukan Dimata Hukum”

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA|| Mandailing Online  – Kasus dugaan pemerasan dan pencemaran nama baik yang dilaporkan Ketua Tim Gordang Sambilan Center (TGSC) Miswaruddin Daulay terhadap Saipullah Nasution jalan di tempat. Lewat SP2HP Nomor B/215/IV/RES.1.24./2026/Reskrim tertanggal 9 April 2026, Polres Madina menyebut akan menyurati Saipullah untuk dimintai keterangan. Namun hingga akhir April, pemanggilan itu belum terlaksana. Subur Siregar, kuasa […]

  • Kisah Nyai Jepang dan Praktek Prostistusi di Aceh

    Kisah Nyai Jepang dan Praktek Prostistusi di Aceh

    • calendar_month Jumat, 5 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketika Jepang masuk ke Aceh, mereka juga membawa ratusan perempuan dukungan, pemuas birahi para tentara dalam perang dunia kedua. Orang Aceh menyebut para perempuan itu sebagai Nyai Jepang, sementara orang Jepang sendiri menamainya Jugun Ianfu . Kisahnya hampir sama dengan tempat prostistusi masa kolonial Belanda berkuasa di Aceh yang dibangun pensiunan tentara berkebangsaan Yahudi bernama […]

expand_less