Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Tuntut Diangkat PNS, Perangkat Desa Blokir Jalan Raya Porong

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
  • print Cetak


SIDOARJO-: Ratusan aparat desa di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur berunjuk rasa dengan cara memblokir Jalan Raya Porong dengan tuntutan supaya mereka diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Salah seorang koordinator aksi Khoirul M, Kamis (11/11) mengatakan aksi ini dilakukan untuk memenuhi kesejahteraan perangkat desa seluruh nusantara. “Selain diangkat menjadi PNS, kami juga menuntut supaya masa kerja yang semula enam tahun diperpanjang menjadi sepuluh tahun,” katanya.

Ratusan kepala desa (kades) dan perangkat desa se Sidoarjo yang tergabung dalam Persatuan Rakyat Desa Nusantara menggelar unjuk rasa di Jalan Raya Porong tepatnya di bekas tol buntung dari arah Surabaya menuju Malang.

Ia mengemukakan, aksi yang diikuti sekitar 800 orang ini menuntut supaya disukseskan undang-undang desa untuk memenuhi kesejahteraan perangkat desa seluruh nusantara. Aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan kades yang juga serempak di DPR maupun kantor Mendagri.

Demo kades tidak hanya di Sidoarjo saja, tapi juga di terjadin di Kabupaten Mojokerto dan Pasuruan. Demonstran juga membentangkan spanduk bertuliskan “Parade Nusantara Kabupaten Sidoarjo Bersatu Berjuang Demi UU Khusus Tentang Desa”.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Kepolisian Resor Sidoarjo Komisaris Polisi Andi Arisandi mengatakan, untuk mengamankan demo ini dirinya mengerahkan sekitar 500 anggotanya untuk berjaga. “Kami akan berjaga supaya kegiatan demo ini tidak mengganggu pengguna jalan yang sedang lewat di Raya Porong,” katanya. (Ant/OL-04)
Sumber : MI com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Madina: Pemkab Harus Bantu Warga Korban Banjir Mompang

    Ketua DPRD Madina: Pemkab Harus Bantu Warga Korban Banjir Mompang

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Ketua DPRD Madina, As Imran Khaytami Daulay, SH kepada wartawan, Rabu (08/ 02) menyampaikan dengan tegas agar Pemerintah Kabupaten Madina bisa dengan segera menormalisasi warga yang terkena bencana di Mompang. “Saya juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Madina dan Instansi yang terkait dalam hal ini Kantor Badan Penanggulangan Bencana untuk sesegera mungkin terjun kelapangan […]

  • Pemilih Diberi Rp10 Ribu Hadir pada Pilkades

    Pemilih Diberi Rp10 Ribu Hadir pada Pilkades

    • calendar_month Senin, 20 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Untuk merangsang agar seluruh masyarakat Desa Gunungtua Lumban Pasir, Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) hadir pada pemilihan kepala desa (Pilkades), panitia memberikan uang kepada seluruh pemilih yang memiliki hak suara. Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Pilkades Gunungtua Lumban Pasir, Dahler Lubis SPd kepada METRO usai pelaksanaan pilkades, Kamis (16/12). Pemberian uang kepada pemilih […]

  • Doa yang Paling Penting untuk Seorang Muslim

    Doa yang Paling Penting untuk Seorang Muslim

    • calendar_month Jumat, 9 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfi Ummuarifah, S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam Kota Medan   Mayoritas ulama Salaf menganjurkan bagi kaum muslimin untuk berdoa salam beberapa doa yang penting. Doa itu adalah doa yang terpenting. Lebih penting dan paling berharga bagi manusia. Berharga untuk kehidupannya yang abadi di akhirat. Sebab kehidupan di dunia memang hanya sementara. Tentu tak […]

  • PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MANDAILING (2)

    PELESTARIAN WARISAN BUDAYA MANDAILING (2)

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Z Pengaduan Lubis Demikianlah keberadaannya adat-istiadat dalam kehidupan masyarakat Mandailing sejak pra-kolonial sampai sekarang. Dan untuk membuat aktifitas kehidupan masyarakat berjalan teratur seperti yang dikehendaki oleh adat sebagai penjelmaan olong (cinta dan kasih sayang), maka pada masa lalu di setiap komunis huta terdapat satu lembaga yang menjalankan pemerintahan. Dalam lembaga pemerintahan tersebut duduk tokoh-tokoh […]

  • Dampak Kemarau, Produksi Kakao Turun

    Dampak Kemarau, Produksi Kakao Turun

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Pos) – Kemarau panjang yang melanda menyebabkan produksi kakao di Mandailing Natal (Madina) menurun sekitar 40 hingga 50 persen. Kamarau panjang menyebabkan kandungan air di tanah berkurang penyebab jumlah resapan akar tanaman menurun. Dampaknya banyak bunga kakao berguguran. Buah yang jadi pun tak semuanya berhasil mencapai masa panen kaena mengalami situasi kering buah. […]

  • Kapitalisme Tidak akan Mampu Memuliakan Kaum Perempuan

    Kapitalisme Tidak akan Mampu Memuliakan Kaum Perempuan

    • calendar_month Jumat, 9 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Aktivis Dakwah Pada tanggal 25 November 2022 kemarin Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan atau Komnas Perempuan mengadakan siaran pers dengan tema hari peringatan kekerasan terhadap perempuan. Mereka melakukan ini karena melihat banyaknya kaum perempuan yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga, ada yang mengalami luka-luka ringan dan berat, bahkan ada […]

expand_less