Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Komite Apresiasi Prestasi Doharni. Dispen Sumut Harus Investigasi ke SMA Negeri 3 Panyabungan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 20 Apr 2017
  • print Cetak

Ali Musa Manto Lubis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Komite Sekolah SMA Negeri 3 Panyabungan mendesak Dinas Pendidikan Sumut segera melakukan investigasi di sekolah itu, terkait adanya mogok belajar para guru sejak Rabu.

“Hal itu perlu dilakukan agar diketahui apa titik masalah di sekolah ini untuk dicari jalan keluarnya,” kata Komite Sekolah Bidang Pembangunan SMA Negeri 3 Panyabungan, Ali Musa Manto Lubis menjawab Mandailing Online, Kamis (20/4/2017).

Menurut Ali Musa, sejauh ini pihaknya menilai kinerja Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Panyabungan, Doharni Siregar,S.Pd sangat mengagumkan. Terbukti setelah Doharni memimpin sekolah itu telah mampu menaikkan akreditasi dari C kemudian ke B dan kini telah A.

“Justru itu, harus dilakukan investigasi yang rill agar permasalahan yang terjadi segera diselesaikan dan proses belajar mengajar jangan sampai tergangggu,” katanya.

Ali Musa mengakui, komitmen pada disiplin sekolah telah menjadi konsistensi yang kontiniu dari Doharni Siregar sebagai salah satu kunci kesuksesan sekolah itu meraih predikat yang sangat bagus.

Disiplin yang tinggi ini, menurut Ali Musa, yang dimungkinkan menjadi faktor keresahan para guru yang dimungkinkan tak sanggup menerima berbagai konsekwensi dari sebuah penerapan disiplin yang konsisten.

“Kami justru tetap ingin mempertahankan Bu Doharni karena komitmennya yang tinggi dalam memajukan kualitas. Meski begitu, pihak Dinas Pendidikan Sumut yang tentunya paling berkompeten ” imbuhnya.

Lulusan SMA Negeri 3 Panyabungan setelah dipimpin Doharni juga menunjukkan kemajuan yang signifikan, terbukti banyak yang lulus masuk ke universitas ternama di sejumlah kota di Indonesia.

Oleh karenanya, Ali Musa mendesak Dinas Pendidikan Sumut harus segera melakukan investigasi di  sekolah itu agar diketahui secara rill duduk persoalannya secara rill pula agar azas keadilan dapat terwujud untuk semua pihak.

Sekedar diketahui, para guru melakukan mogok mengajar sejak Rabu hingga Kamis menyusul aksi unjukrasa yang mereka lakukan pada Senin lalu. Aksi mogok itu terjadi karena pertemuan antara guru-guru dengan pihak Pengawas Sekolah tak membuahkan hasil pada Selasa.

Guru menilai kepala sekolah sering merendahkan guru di depan pelajar menyebabkan guru merasa tertekan dan sering menangis. Kepala sekolah juga ditengarai lebih membela penjaga kantin ketimbang guru.

Para guru juga sudah pernah melayangkan surat kepada Gubsu, Bupati Madina, Inspektorat Sumut, Inspektorat Madina Sumut, BKD Sumut, Dinas Pendidikan Madina, DPRD Madina dan kepada pengawas SMAN 3 Panyabungan.

Peliput : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Data Korban Bencana Asap di Riau

    Inilah Data Korban Bencana Asap di Riau

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PEKANBARU – Korban akibat kabut asap yang melanda Provinsi Riau terus bertambah. Bahkan dalam satu hari penambahan korban mencapai 1.000 jiwa. Data ini berasal dari Dinas Kesehatan kabupaten/kota se Riau. Kepala UPT Penanggulangan Krisis Dinkes Riau Jhon Kenedi, menyatakan saat ini jumlah laporan korban kabut asap yang masuk di Diskes Riau telah mencapai 9.386 orang. […]

  • 2.000 Massa Muslim Istighosah di Panyabungan

    2.000 Massa Muslim Istighosah di Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 4 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 2.000 massa kaum muslim melakukan zikir akbar dan istighostah di lapangan Jl.Abri, Panyabungan, Mandailing Natal dalam mendukung aksi demo Bela Islam Jilid II hari ini 4 November 2016 di Jakarta. Ummat Muslim berkumpul di lapangan itu usai solat Jum’at yang berdatangan dari berbagai penjuru Panyabungan serta luar Panyabungan. Untuk menghindari […]

  • Referendum Aceh, Cermin Kegagalan Indonesia

    Referendum Aceh, Cermin Kegagalan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Permintaan Referendum di Aceh merupakan sikap politik yang tegas menghadapi Indonesia yang terus menuju kegagalan dalam berdemokrasi. Pimpinan Komite I DPD RI, Fachrul Razi meminta pemerintah pusat bersikap dan memberikan perhatian serius terhadap permintaan dilakukannya referendum Aceh secara resmi. Apalagi, kata Fachrul, yang berbicara referendum itu adalah Ketua Komite Peralihan Aceh […]

  • Stempel Sisingamangaraja Tertera ”Ahu Raja Toba”

    Stempel Sisingamangaraja Tertera ”Ahu Raja Toba”

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Melayu dan  Batak Dalam Strategi Kolonial Dr.Perret dari Paris mencatat; orang Melayu di pesisir Sumatera Timur memiliki kebudayaan tinggi (civilized), sedangkan yang di pedalaman dipandang sebagai orang yang tidak berpengetahuan, berperilaku kasar bahkan kanibal, diberi label Batak “Memang tidak ada yang lebih tabah dari hujan di bulan Juni, ”… dihapusnya jejak keraguan …” di hati […]

  • Pemerintah Tak Mau Rogoh Kocek untuk JSS

    Pemerintah Tak Mau Rogoh Kocek untuk JSS

    • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta. Pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang digadang akan memakai pola patungan swasta dan pemerintah atau public private partnership (PPP). Namun pemerintah pusat berharap tak mau keluar uang sepeser pun untuk mega proyek ini, semua akan diserahkan dana swasta. “Kita mengharapkan tidak ada uang pemerintah sepeser pun yang keluar, itu harapan kita,” kata Menteri Pekerjaan […]

  • Akhirnya Dana Sertifikasi Guru Cair

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 8Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akhirnya Pemkab Mandailing Natal (Madina) mencairkan dana tunjangan sertifikasi guru. “SP2D untuk triwulan I telah disampaikan kepada Bank Sumut, Jum’at lalu” ungkap Kasi Subsidi dan Bantuan Dinas Pendidikan Madina, Dollar Apriyanto S.Ap kepada wartawan, Senin (16/9/2013. Seluruh guru bersertifikasi yang banyaknya 2.137 orang akan menerima dana itu dengan total Rp.17.254.984.000 per […]

expand_less