Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

7 kabupaten kembangkan kopi arabika

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 27 Okt 2012
  • print Cetak

MEDAN – Sejumlah tujuh kabupaten di Sumatera Utara mengembangkan kopi arabika karena komoditas tersebut laku keras di pasar nasional dan internasional.

“Petani memilih untuk membudiyakan kopi arabika karena prospeknya bagus,” kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Aspan Sofian di Medan, hari ini.

Tujuh sentra produksi yang terus mengembangkan tanaman kopi arabika itu, menurut dia, adalah Kabupaten Simalungun, Kabupaten Karo, Kabupaten Dairi, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Ketujuh kabupaten itu, selama ini merupakan andalan bagi Sumut dalam menghasilkan kopi arabika yang benar-benar berkualitas,” kata Aspan.

Dia mengatakan, memang selama ini, kopi arabika yang dihasilkan petani Sumut, telah lama dikenal di pasaran Jakarta, Surabaya, Makassar dan daerah lainnya di Tanah Air.

“Kualitas kopi arabika Sumut belum bisa disaingi kopi-kopi dari daerah lainnya.Ini harus tetap dipertahankan dan jangan sampai menurun,”ucap dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, petani di Sumut lebih banyak menanam dan mengembangkan kopi arabika dari pada kopi robusta. Karena, jelasnya, kopi arabika ini memiliki citra rasa yang khas dan tidak terdapat pada jenis kopi robusta.

“Petani kopi arabika di Sumut, dalam setiap tahun terus meningkatkan produksi mereka,” ucap mantan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Tapanuli Selatan itu.

Ketika ditanya berapa luas areal tanaman kopi di Sumut, Aspan mengatakan, kopi arabika seluas 57.141,89 hektare dengan tingkat produktivitas sebanyak 1.153,75 kilogram per hektare/tahun dan kopi robusta seluas 23.103,10 hektare dengan tingkat produktivitas sebanyak 649,39 kilogram per hektare/tahun.

“Tanaman kopi di Sumut, banyak dikelola oleh petani maupun kebun milik masyarakat.Dinas Perkebunan Sumut terus mendorong petani agar terus meningkatkan produksi dan menjaga tanaman kopi yang mereka kelola tersebut,” kata Aspan.

Data yang diperoleh menyebutkan, kopi arabika (Coffea arabica) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang menjadi produk ekspor unggulan di Indonesia.

Harga kopi arabika lebih mahal dibandingkan dengan kopi robusta karena adanya cita rasa khas. Untuk kualitas ekspor saat ini harga kopi arabika berkisar antara 3-4 dolar AS per kg sedangkan kopi robusta 1,4-2 dolar per kg. Kemudian tanaman kopi arabika di Kabupaten Dairi mencapai seluas 10.339 hektare dengan produksi 10.733,20 ton pertahun.

Lokasi kecamatan yang terdapat menanam kopi tersebut, Kecamatan Sidikalang, Sitinjo, Berampu, Perbualuan, Sumbul, Silima, Punga-punga, Lae Parira, Siempat Nempu, Siempat Nempu Hulu dan Kecamatan Pegagan Hilir.(wasp)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejarah Terukir Putra Mandailing Natal Menulis Babak Baru PPI Dunia dengan Kemenangan Epik

    Sejarah Terukir Putra Mandailing Natal Menulis Babak Baru PPI Dunia dengan Kemenangan Epik

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Jakarta,( Mandailing Online ): 10 September 2025 — Sebuah fajar baru menyingsing di cakrawala kepemimpinan pelajar Indonesia di seluruh dunia. Dalam pertarungan head-to-head yang memukau, Andika Ibrahim Nasution telah mengukir sejarah sebagai Koordinator PPI Dunia 2025/2026. Kemenangan ini bukan sekadar pergantian tampuk pimpinan, melainkan sebuah revolusi senyap, sebab untuk pertama kalinya, PPI Dunia dipimpin oleh […]

  • Warga Singkuang I Unjuk Rasa di Kantor PT Rendi, Ini Tuntutannya

    Warga Singkuang I Unjuk Rasa di Kantor PT Rendi, Ini Tuntutannya

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Singkuang I, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut berunjuk rasa di depan kantor PT Rendi Permata Raya. Salah satu tuntutannya menagih janji Bupati H. M. Jafar Sukhairi Nasution untuk mencabut IUP (Izin Usaha Perkebunan) PT Rendi Permata Raya yang tak kunjung memenuhi kewajiban membangun kebun plasma. […]

  • Siabu dan Malintang Butuh Mobil Pemadam Kebakaran

    Siabu dan Malintang Butuh Mobil Pemadam Kebakaran

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Dalam 10 tahun ini, sudah sering terjadi peristiwa kebakaran di wilayah Kecamatan Siabu. Salah satunya, di Kelurahan Siabu I yang menghabiskan satu unit rumah. Selain itu, kebakaran juga pernah melalap dua unit rumah di Desa Sihepeng, satu unit rumah di Desa Hutapuli, satu unit rumah di Desa Tangga Bosi. Terakhir, […]

  • Zubeir Lubis Kunjungi Pasar Sihepeng

    Zubeir Lubis Kunjungi Pasar Sihepeng

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Calon Wakil Bupati Madina, Ir. H. Zubeir Nasution melakukan kunjungan ke pasar Sihepeng, Kecamatan Siabu, Selasa (23/6/2020). Zubeir Lubis didampingi Mudir Ponpes Musthafawiyah, H. Musthofa Bakri Nasution dan rombongan. Masyarakat yang berada di pasar sangat antusias begitu melihat Zubeir Lubis dan rombongan memantau pasar itu. Bahkan beberapa kaum ibu dan pedagang […]

  • Kapoldasu: Polisi Harus Jadi Pengayom Masyarakat

    Kapoldasu: Polisi Harus Jadi Pengayom Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kapolda Sumut Irjen Polisi Drs.Ngadino, SH.MM menekankan kepada Polres Madina bahwa polisi harus menjadi pengayom bagi masayarakat. “Sebagai polisi, kita harus memahami jati diri kita sebagai polisi yang merupakan pelindung, pengayom masyarakat,” katanya, Senin (16/11) pada pengarahannya dalam kunjungan kerja ke Mandailing Natal. Kedatangan Kapolda didampingi Dir intel Polda Sumut, Kombes […]

  • Ruhut Mundur Sebagai Calon Ketua Komisi III

    Ruhut Mundur Sebagai Calon Ketua Komisi III

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    JAKARTA,- Calon Ketua Komisi III DPR RI yang tugaskan Fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul menyatakan mengundurkan diri dari penugasannya sebagai komisi yang membawahi bidang hukum itu. Hal itu dinyatakan Ruhut dalam Komisi III, Senin (7/10). “Izinkan saya mengundurkan diri sebagai Ketua Komisi III dan saya tetap menjadi anggota Komisi III, kalian juga masih tetap sahabat-sahabatku. Mari […]

expand_less