Jumat, 17 Apr 2026
light_mode

Jembatan Bally Rantopuran Harus Kaji Ulang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 28 Okt 2012
  • print Cetak

lantai jembatan patah 271112
Truk Fuso Banyak Bertonase Diatas 18 Ton

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kalangan supir mulai mengeluhkan jembatan sementara Rantopuran di Jalur Lintas Sumatera titik Desa Gunung Tua, Panyabungan, Mandailing Natal yang sudah teramat rawan karena lantainya sering patah.

Para pengguna jalan merasa terancam keselamatannya melewati jembatan jenis bally tersebut jika pemerintah tidak cepat mengkaji kembali kebijakan pelarangan truk bertonase 10 ton ke atas yagng diberlakukan selama ini.

Sebab,berdasar pengakuan para sjupir, truk-truk jenis fuso yang bermuatan berat umumnya berat rata-ratanya 18 ton ke atas, membuat lantai jemabatan itu mudah rusak.

Para supir makin takut setelah satu unit mobil truk fuso bermuatan cangkang kalapa sawit dengan bernomor polisi B 9174 TYT terperosok di jembetan bally ini akibat balok lantai jembatan patah sejak sejak pukul 24.00 WIB, Jum’at (26/10), dan baru bisa jalan sekitar pukul 11.00 Wib, Sabtu (27/10) setelah diderek oleh mobil truk lainnya.

“Ini semua gara-gara truk fuso bermuatan berat dibolehkan lewat jembatan ini. Lantai itu tak tahan menahan beban kenderaan di atas 10 ton. Truk fuso yang bermuatan berat itu rata-rata 18 ton ke atas. Apa nggak hancur terus jembatan ini,” keluh Makmur (43) salah seorang supir truk cold diesel, Minggu (28/11).

Iswadi Batubara,tokoh pemuda asal Desa Gunung Tua mengatakan sudah mempridiksi bahwa jembatan ini rawan terjadi kecelekaan, melihat kondisi papan dari jembatan bally yang terbuat dari kayu yang kulitasnya kurang bagus itu.

“Jauh-jauh hari ini sudah kita peridiksi bahwa jembatan ini rawan kecelekaan, hal ini juga kita sampikan kepada Dinas Perhubungan akan tetepi tidak ada tanggapan, konon katanya ini tangung jawab Propinsi dalam hal ini Dinas Jalan dan Jembatan” ungkapnya.

Dikatakannya, anehnya pada waktu jembatan mengalami kerusakan malah diganti dengan mempergunakan batang kelapa, apakah dari hitung – hitungan tekhnisnya itu tahan, atau ada semacam kesengajaan.

Warga setempat lainnya menyatakan pengawasan jembatan bally harus diperketat. Kebijakan pelarangan kenderaan tonase 10 ton ke atas harus dikaji ulang. Pasalnya truk-truk fuso yang bermuatan penuh justru rata-rata seberat 18 ton ke atas. (rir)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasa Hukum Minta RS Permata Madina Serahkan Rekam Medis

    Kuasa Hukum Minta RS Permata Madina Serahkan Rekam Medis

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nur Miswari dari Kantor Hukum Nur Miswari, SH & Rekan meminta RS Permata Madina menyerahkan rekam medis penanganan pasien RSH. Rekam medis yang diminta harus lengkap tanpa pengecualian. Permintaan itu tertuang di dalam somasi kedua terhadap Rumah Sakit Permata Madina, Panyabungan, Mandailing Natal, dikirim pada Kamis,m (9/4/2026). Kantor Hukum Nur […]

  • Penyakit malaria PR Pemkab Madina

    Penyakit malaria PR Pemkab Madina

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Kabupaten Mandailing Natal selama ini rentan sebagai daerah yang endemis malaria. Dahulu, wabah penyakit malaria menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Saat ini kasus penyakit malaria menjadi pekerjaan rumah (PR) berat bagi Pemkab Madina untuk mencari solusi terbaik. Karena, hampir di semua rumah sakit pemerintah dan daerah pasiennya kebanyakan menderita penyakit malaria. Atas […]

  • Kabid Dikmenum Madina Raker Tingkatkan Mutu Pelajaran SMP-SMK

    Kabid Dikmenum Madina Raker Tingkatkan Mutu Pelajaran SMP-SMK

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seluruh kepala sekolah SMP dan SMK sederjat hadiri rapat kerja untuk meningkatkan mutu pelajaran disekolah untuk menghadapi ijian-ujian yang kan datang pada tahun 2010/ 2011 dan untuk meningkatkan proses belajar mengajar yang lebih baik, mencetak siswa/ siswi yang handal dan propesional untuk menuju masa depan siswa / siswi yang cerah di masa yang akan datang. […]

  • Jalan Protokol Panyabungan Abrasi

    Jalan Protokol Panyabungan Abrasi

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jalan protokol Panyabungan di titik Desa Gunung Tua Panggorengan yang sudah beberapa bulan ini kian mengecil akibat abrasi yang terus menerus, dan belum juga ada tanda-tanda akan diperbaiki. “Kita sangat heran, sudah begitu lama kondisi badan jalan ini, namun belum juga diperbaiki,” ujar Muksin seorang pengemudi angkutan umum kepada kepada […]

  • Dewan Masjid Terbentuk di Madina

    Dewan Masjid Terbentuk di Madina

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), resmi terbentuk, Sabtu malam (16/4/2022). Ini kali pertama pembentukan DMI sejak Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berdiri. PD DMI Madina terbentuk pada musyawarah pembentukan DMI Madina di Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan. Bupati Madina, HM Ja’far Sukhairi Nasution terpilih […]

  • Warga Nilai Cara Harun Mustafa Jadikan Lopo Kopi Salah Satu Cara Jemput Aspirasi Tepat

    Warga Nilai Cara Harun Mustafa Jadikan Lopo Kopi Salah Satu Cara Jemput Aspirasi Tepat

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online) : serap aspiraai tanpa batas, Cabup Madina nomor 1 Harun Mustafa Nasution terus mengakar. Lopo kopi dijadikan media untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Ada dua warung kopi pagi ini selasa 22/10 yang dikunjungi Harun Mustafa Nasution. Warung kopi Banjar Rebak dan Warung Kopi Manohara di Lintas Timur Panyabungan. Warga yang […]

expand_less