Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Sumut Wajar Dimerkarkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2013
  • print Cetak

MEDAN (Mandailing Online)- Pengamat hukum tata negara Universitas Sumatera Utara (USU) Faisal Akbar, menilai wajar Sumut melepas beberapa daerahnya. Dilihat dari sisi pelayanan pemerintahan, kesenjangan pembangunan yang terjadi, maka selayaknya, kata Faisal, Sumut dipecah menjadi provinsi baru.

“Sebenarnya juga kan sudah pernah ada rencana pembentukan provinsi dan kabupaten yang ada di Sumut. Dan rencana itu sudah dibahas di tingkat lokal, yang menjadi aspirasi dari masyarakat. Coba bayangkan dari Medan sampai ke Madina, Medan sampai Teluk Dalam (Nias) kan terlalu jauh,” ujarnya di Medan, Minggu (27/10).

Selain itu, Faisal menilai Nias yang menjadi sebuah kepulauan, sudah memenuhi kriteria untuk membentuk pemerintahan sendiri keluar dari Sumut. “Saya pikir karena begitu jauh rentang jarak satu dengan lainya, wajar adanya tindakan supaya Sumut dimekarkan dengan beberapa daerah yang ada di sini,” terangnya.

Sementara itu, Faisal yang disinggung prihal tidak lolosnya Sumatera Tenggara (Sumtra) masuk dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Daerah Otonomi Baru yang dibahas DPR RI beberapa waktu lalu, menurut pendapatnya terdapat ketidak ngototan pihak-pihak di sana.

Sebab katanya, DPRD daerah maupun DPRD Provinsi sudah merekomendasikan pembentukan tiga provinsi keluar dari Sumut (Provinsi Kepulauan Nias, Provinsi Tapanuli (Protap) dan Provinsi Sumatera Tenggara). Selain itu, pemerintah provinsi pun sudah menyetujui pembentukan tersebut dengan mengusulkannya ke DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri.

“Kalau kita lihat tata caranya, itu ada persetujuan dan mekanisme penelitian yang kemudian adanya aspirasi masyarakat. Adanya persetujuan kabupaten dan kota, dan ada persetujuan DPRD Sumut serta Gubernur. Jadi sebenarnya menurut prosedural di daerah tidak ada masalah. Masalahnya usulan itu masuk ke pusat. Ini pendapat saya, mungkin dari tiga provinsi yang kemudian ngotot dan terjadi lobi-lobi politik kepada DPR hanya dua calon provinsi (Nias dan Tapanuli),” ujarnya.

Dijelaskan Faisal, anggota dewan baik yang berada di provinsi dan pusat daerah pemilihan Sumatera Tenggara, harusnya menanyakan dan berusaha menjalin komunikasi dengan pusat menanyakan Sumatera Tenggara kenapa tidak lolos dalam RUU DOB.

Sebelumnya, RUU pembentukan Provinsi Tapanuli, Provinsi Kepulauan Nias, Kabupaten Simalungun Hataran dan Kabupaten Pantai Barat Mandailing disahkan DPR dalam sidang paripurna, di gedung DPR, Senayan, Kamis (24/10). Namun dalam sidang tersebut, usulan Provinsi Sumatera Tenggara urung disahkan.

Padahal, DPRD Sumut merekomendasikan pembentukan tiga provinsi baru, hasil pemekaran Provinsi Sumut dalam sidang paripurna, yang digelar pada 9 Mei 2011. Dalam sidang itu, DPRD Provinsi mengusulkan Provinsi Tapanuli, Sumatera Tenggara dan Kepulauan Nias keluar dari Sumut.

Diketahui pula, dua usulan pemekaran Provinsi Tapanuli dan Kepulauan Nias, lolos masuk dalam daftar prioritas pemekaran yang akan dibahas DPR bersama pemerintah. Empat daerah di Sumut tadi (Provinsi Tapanuli, Kepulauan Nias, Kabupaten Simalungun Hantaran dan Kabupaten Pantai Barat Mandailing), merupakan bagian dari 65 daerah yang segera menjadi DOB.

Sementara rencana pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara (Sumtra) tidak masuk 65 DOB usulan inisiatif DPR. Nantinya, jika pemekaran terjadi, Kabupaten Simalungun Hataran akan tersah dari Kabupaten Simalungun. Sementara wilayah Kecamatan yang masuk Kabupaten Simalungun Hataran, yakni Kecamatan Siantar, Gunung Malela, Gunung Maligas, Bandar Huluan, Bandar Marsilam, Bandar, Bosar Mali – gas, Kecamatan Ujung Padang, Tanah Jawa, Hutabayu Raja, Haton Duhan, Dolok Batu Nanggar, Tapian Dolok, dan Jawa Mara Bah Jambi.

Sedangkan Kabupaten Pantai Barat Mandailing jika berhasil dimekarkan, akan terpisah dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Kecamatan yang masuk dalam kabupaten pemekaran, yakni Kecamatan Natal, Muara Batang Gadis, Batahan, Lingga Bayu, Sinunukan, dan Kecamatan Ranto Baek.

Sementara Provinsi Tapanuli akan terpisah dari provinsi Sumut yang nanti memiliki enam kabupaten/kota, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Humbang Hasundutan, Toba Samosir, Samosir, dan Kota Sibolga. Sedangkan Provinsi Kepulauan Nias akan memiliki komposisi seperti Kabupaten Nias, Nias Utara, Nias Selatan, Nias Barat, dan Kota Gunungsitoli.(tribun)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PDIP Medan dipolisikan

    Ketua PDIP Medan dipolisikan

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Merasa nama baiknya dicemarkan, seorang kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Zakir Husin alias Zakir, mengadukan Ketua DPC PDIP Medan, Henry Jhon Hutagalung ke Polresta Medan. Zakir tidak senang atas pernyataan Henry Jhon Hutagalung di media massa yang menuding dirinya mengedarkan narkoba dan dibeking polisi. Tidak hanya itu, Jhon juga menyurati Kapolda Sumut […]

  • NAPOSO NAULI BULUNG PIDOLI LOMBANG

    NAPOSO NAULI BULUNG PIDOLI LOMBANG

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Model Pemberdayaan Masyarakat P4GN)   Desa boleh belajar dari Pidoli Lombang tentang kearifan lokal. Persfektif Mandailing Natal, Pidoli Lombang masuk dalam wilayah ibukota kabupaten. Dalam pergeseran transisi peradaban desa menuju kota kecil pasti sudah banyak dipengaruhi karakteristik kota. Tapi sesuatu yang membanggakan, ternyata masyarakatnya masih sangat melek dengan kearifan yang dimilikinya. Tak ayallah, memang desa […]

  • BPJS Ketenagakerjaan : Perusahaan Wajib Keluarkan Hak Karyawan Meski Tak Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

    BPJS Ketenagakerjaan : Perusahaan Wajib Keluarkan Hak Karyawan Meski Tak Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mandailing Natal Rolan Lumban Tobing mengatakan, Perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya sebaga peserta BPJS Ketenagakerjaan wajib mengeluarkan hak karyawan ketika kecelakaan kerja terjadi. hal ini menyinggung kejadian kecelakaan kerja yang mengakibatkan hilangnya nyawa karyawan di PT Sawit Sukses Sejati yang beroperasi di Kecamatan Muara Batang Gadis. […]

  • Latih Paskibra, Dispora Madina Gandeng Tentara Mangga Dua

    Latih Paskibra, Dispora Madina Gandeng Tentara Mangga Dua

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggandeng Kifan B Yonif 123/RW Mangga Dua  melatih pasukan pengibaran bendera menyonsong HUT RI pada 17 Agustus 2015. Sebanyak 7 pelatih yang dikoordinatori oleh Kap. Inf. Baginda Siompul dikerahkan dalam melatih pasukan Paskibraka sejak 22 Juli lalu hingga 16 Agustus […]

  • Tak Laporkan LHKPN, Anggota DPRD Terpilih Terancam Tertunda Dilantik

    Tak Laporkan LHKPN, Anggota DPRD Terpilih Terancam Tertunda Dilantik

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online: Dari 40 Orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Periode 2024 – 2029 Kabupaten Natal yang terpilih, hari ini Selasa, (16/07) baru 14 orang yang menyerahkan berkas Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina. Hal itu dikatakan Muhammad Yasir selaku Divisi Tekhnis Penyelenggara KPU Madina. “Sampai dengan hari […]

  • Jalan Putus Diterjang Sungai

    Jalan Putus Diterjang Sungai

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penduduk memantau jalan yang putus di jalur Sinonoan-Tanggabosi Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Jalan ini putus setelah diterjang keganasan arus Sungai Batang yang meluap pada Sabtu (3/11) lalu. Akibat putusnya jalan tersebut, hubungan ke sejumlah desa di kawasan Tanggabosi terputus total. Hingga kini pemerintah daerah masih bahu membahu dengan warga membangun jembatan sementara dari batang pohon […]

expand_less