Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Ini Putusan Bawaslu Terkait Sengketa PAN dan KPU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Jul 2013
  • print Cetak

Jakarta – Kisruh sengketa pemilu antara Komisi Pengawasan Pemilu (KPU) dan Partai Amanat Nasional (PAN) mencapai titik terang. Badan Pengawas Pemilu memberikan keputusan caleg PAN Dapil Sumbar I masih dapat mengikuti penyelenggaraan Pemilu 2014, namun dengan sejumlah pengorbanan.

“PAN harus mencoret nama caleg atas nama Silviana karena tidak memenuhi syarat administrasi,” ujar Komisioner KPU Ida Budhiati kepada wartawan di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2013).

Akan tetapi apabila nama Silviana dihilangkan, maka akan merusak kuota keterlibatan 30 persen caleg perempuan di daerah pemilihan tersebut. Sehingga Bawaslu memberikan usulan lain.

“Untuk memenuhi kuota perempuan 30 persen dari Dapil tersebut selain pencoretan Silviana, maka harus ada 1 caleg laki-laki yang harus dihilangkan dari Dapil I tersebut,” jelasnya.

“Partai Gerindra tidak diperkenankan menambah atau mengganti bacaleg, sebagaimana bacaleg telah diajukan ke KPU pada tanggal 22 Mei 2013. Kemudian Partai Gerindra juga harus memenuhi kuota keterwakilan perempuan sebesar 30 persen, dengan menerapkan sistem ziper,” tutur anggota Bawaslu, Muhammad dalam sidang putusan (8/7).

Keputusan yang dibacakan oleh Bawaslu, dengan dicoretnya Nur Rahmawati sebagai caleg Gerindra, maka konsekuensi keterwakilan perempuan sebesar 30 persen yang semula delapan kursi, tidak lagi terpenuhi. Maka dari itu, Gerindra diminta Bawaslu menyesuaikan kuota 30 persen perempuan setelah Nur Rahmawati dinyatakan TMS. Mau tidak mau, terpaksa harus ada caleg yang harus dicoret dan itu semuanya diserahkan kepada pihak Gerindra.

Sebelumnya diberitakan caleg PAN dapil Sumbar I atas nama Silviana dengan nomor urut 3 dicoret oleh KPU. Caleg ini dianggap tidak memenuhi syarat administrasi terkait ijazah SMA.

Dari Informasi PAN, Silviana dikabarkan pernah menempuh pendidikan SMA di Swiss, akan tetapi sekolah yang bersangkutan sudah tidak ditutup. Namun keterangan-keterangan pendukung sudah dilampirkan antara lain keterangan dari KBRI Swiss. Pencoretan Silviana tersebut membuat PAN menjadi tak memenuhi keterwakilan perempuan di dapil tersebut, dan berdampak 1 dapil dicoret oleh KPU.(detik)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Berita Dinas PPKB Madina, Kadis Sebut Berita ” Jlek” Gak perlu Klarifikasi

    Terkait Berita Dinas PPKB Madina, Kadis Sebut Berita ” Jlek” Gak perlu Klarifikasi

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online): Terkait pemberitaan anggaran belanja jasa acara di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( PPKB) senilai 5.835.390.000 untuk tahun 2024, plt Kepala Dinas PPKB Elfi Maryani sebut tidak perlu klarifikasi atau bantahan sebab berita yang dimuat itu jlek.” Untuk bantahan karena berita telah tersebar kemungkinan tidak di bantah, cukup lah, karena […]

  • Jembatan Runtuh, Bos Bukaka Ditahan

    Jembatan Runtuh, Bos Bukaka Ditahan

    • calendar_month Kamis, 5 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUTAI KARTANEGARA : Akhirnya tersangka ketiga dalam kasus runtuhnya Jembatan Kartanegara ditahan. MSF ditahan hanya berselang beberapa jam setelah penahanan terhadap dua tersangka lainnya yakni ST dan YS. Tiga tersangka itu ditahan di Mapolres Kukar. Sebelumnya, pada pukul 22.00 WITA, polisi mengumumkan bahwa mereka telah melakukan penahanan terhadap dua tersangka dari PU Kukar yakni ST […]

  • Keterlambatan Tender Proyek Akibat Intervensi

    Keterlambatan Tender Proyek Akibat Intervensi

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi C DPRD Madina, Binsar Nasution menyatakan ada kekuatan intervensi dari luar birokrasi penyebab keterlambatan proses penenderan proyek di Mandailing Natal (Madina). “Saya menghimbau agar para tokoh masyarakat, politisi dan aktivis di Madina supaya menghentikan berbagai bentuk intervensi, ancam-mengancam, bahkan takut-menakuti,” kata Binsar, Senin (22/7/2013). Situasi ini, menurutnya justru akan […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 42)

    MARSIDAO-DAO (episode 42)

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara I jae ni dalan godang i, jongjog Si Isrot, Si Poso dohot si Pikek painte motor nangkan tenggeton ni alai tu Sidimpuan. Si Poso laing sandang do i abarana tas ganan ni pakeanna dohot pakean ni anggina. Soni muse si Isrot. Ngada sajia onok, ro ma tarida motor Aek […]

  • Saipullah Ternyata Lihai Menabuh Udong-Kudong

    Saipullah Ternyata Lihai Menabuh Udong-Kudong

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H. Saipullah Nasution, calon bupati Mandailing Natal (Madina) ternyata masih lihai menabuh Gordang Sambilan. Tabuhan ini berlangsung di rumah kelahirannya, Bagas Godang Gunung Baringin, di Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, Jumat (17/9/2024). Saipullah menabuh irama udong-kudong, salah satu ketukan tersulit di ansambel Gordang Sambilan. Kegiatan tabuhan Gordang Sambilan ini […]

  • Tak Berkategori

    KPK datangkan tukang kunci ke rumah bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (Mandailing Online) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangkan tukang kunci ke rumah Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara di Jalan Sei Asahan No 76 Medan, yang mereka geledah, Selasa (14/5) petang. Namun, si tukang kunci tidak berhasil membuka kunci lemari di rumah itu. “Saya kemari dipanggil mereka (KPK). Saya disuruh buka pintu lemari […]

expand_less