Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Ini Putusan Bawaslu Terkait Sengketa PAN dan KPU

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Jul 2013
  • print Cetak

Jakarta – Kisruh sengketa pemilu antara Komisi Pengawasan Pemilu (KPU) dan Partai Amanat Nasional (PAN) mencapai titik terang. Badan Pengawas Pemilu memberikan keputusan caleg PAN Dapil Sumbar I masih dapat mengikuti penyelenggaraan Pemilu 2014, namun dengan sejumlah pengorbanan.

“PAN harus mencoret nama caleg atas nama Silviana karena tidak memenuhi syarat administrasi,” ujar Komisioner KPU Ida Budhiati kepada wartawan di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2013).

Akan tetapi apabila nama Silviana dihilangkan, maka akan merusak kuota keterlibatan 30 persen caleg perempuan di daerah pemilihan tersebut. Sehingga Bawaslu memberikan usulan lain.

“Untuk memenuhi kuota perempuan 30 persen dari Dapil tersebut selain pencoretan Silviana, maka harus ada 1 caleg laki-laki yang harus dihilangkan dari Dapil I tersebut,” jelasnya.

“Partai Gerindra tidak diperkenankan menambah atau mengganti bacaleg, sebagaimana bacaleg telah diajukan ke KPU pada tanggal 22 Mei 2013. Kemudian Partai Gerindra juga harus memenuhi kuota keterwakilan perempuan sebesar 30 persen, dengan menerapkan sistem ziper,” tutur anggota Bawaslu, Muhammad dalam sidang putusan (8/7).

Keputusan yang dibacakan oleh Bawaslu, dengan dicoretnya Nur Rahmawati sebagai caleg Gerindra, maka konsekuensi keterwakilan perempuan sebesar 30 persen yang semula delapan kursi, tidak lagi terpenuhi. Maka dari itu, Gerindra diminta Bawaslu menyesuaikan kuota 30 persen perempuan setelah Nur Rahmawati dinyatakan TMS. Mau tidak mau, terpaksa harus ada caleg yang harus dicoret dan itu semuanya diserahkan kepada pihak Gerindra.

Sebelumnya diberitakan caleg PAN dapil Sumbar I atas nama Silviana dengan nomor urut 3 dicoret oleh KPU. Caleg ini dianggap tidak memenuhi syarat administrasi terkait ijazah SMA.

Dari Informasi PAN, Silviana dikabarkan pernah menempuh pendidikan SMA di Swiss, akan tetapi sekolah yang bersangkutan sudah tidak ditutup. Namun keterangan-keterangan pendukung sudah dilampirkan antara lain keterangan dari KBRI Swiss. Pencoretan Silviana tersebut membuat PAN menjadi tak memenuhi keterwakilan perempuan di dapil tersebut, dan berdampak 1 dapil dicoret oleh KPU.(detik)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam Garam oh garam kenapa engkau murah? Macam mana aku tak murah karena banyak garam impor. Impor oh impor kenapa garam di impor? Macam mana aku tak diimpor….karena terpaksa impor. Itulah sepenggalan lagu bernada mirip lagu bersambung dalam tontonan serial anak-anak Upin dan Ipin. Muatan lagu ini senada […]

  • Benteng Huraba

    Benteng Huraba

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tugu Benteng huraba yang terletak di pintu padang kabupaten tapanuli selatan merupakan saksi sejarah perjuangan melawan penjajah, dalam peperangan itu yang terjadi pada tanggal 5 mei 1949 itu telah gugur pejunag bangsa angkatan darat sebanyak 16 orang dan polisi sebanyak 11 orang. (MOL)

  • Lanjutan Pembangunan Mesjid Al Muhajirin Tabuyung Butuh Dana

    Lanjutan Pembangunan Mesjid Al Muhajirin Tabuyung Butuh Dana

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Masjid Al-Muhajirin di Km18, Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) butuh dana pembangunan lanjutan. bangunan masjit selama ini jenis kayu, warga berinisiatif melakukan rehab berat dan mengganti fisik kayu dengan beton atas swadaya masyarakat. Tetapi pengerjaan terhambat, lantaran tak mencukupinya biaya. Karena itu, masyarakat berharap adanya […]

  • Oknum Petugas LP Siborongborong Diduga Cabuli Tahanan

    Oknum Petugas LP Siborongborong Diduga Cabuli Tahanan

    • calendar_month Selasa, 26 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siborongborong, Oknum petugas Lembaga Permasyarakatan (LP) Siborongborong berinisial RS diduga melakukan pencabulan terhadap tahanan wanita Polres Humbang Hasundutan (Humbahas) yang dititipkan di LP Siborongborong. Informasi yang diperoleh Senin (25/04/2011), kejadian tersebut terjadi pada Ahad sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah RS mengeluarkan tahanan dari ruang tahanan, lalu dibawa ke ruang tamu selanjutnya disuruh masuk ke kamar […]

  • Kampoeng Kaos Madina Hadirkan Alat Tenun Kain Khas Mandailing

    Kampoeng Kaos Madina Hadirkan Alat Tenun Kain Khas Mandailing

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kampoeng Kaos Madina (KKM) sebagai industri kreatif yang memproduksi berbagai jenis produk khas Mandailing, terus mengembangkan inovasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, terutama kain bermotif khas Mandailing. Saat ini KKM telah menambah produknya, berupa produk kain yang diproduksi dengan alat tenun bukan mesin (ATBM). Kain-kain yang diproduksi tersebut memiliki corak dan motif Mandailing. […]

  • Kartu Pedagang Berfungsi Kartu Parkir Elektrik Akan Diterapkan di Pasar Baru Panyabungan

    Kartu Pedagang Berfungsi Kartu Parkir Elektrik Akan Diterapkan di Pasar Baru Panyabungan

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam waktu dekat kartu parkir elektrik bagi pedagang akan diberlakukan di komplek Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut. Kartu parkir elektrik ini bertujuan mempermudah dan meringankan padagang dalam hal urusan dan biaya parkir. Setiap pedagang nantinya akan memiliki kartu yang diterbitkan pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan Madina. Namanya Kartu Pedagang […]

expand_less