Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Kasus 2 Milyar : Seluruh Anggota DPRD Madina Terlibat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 9 Mei 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dugaan korupsi di DPRD Mandailing Natal (Madina) sebesar 2 milyar rupiah lebih mulai terasa kebenarannya. Seorang anggota DPRD Madina menyatakan kebenarannya.

Menurut anggota dewan yang minta namanya tak ditulis menyatakan bahwa dana 2 milyar lebih itu pun sudah menjadi temuan BPK (Badan Pemerinsa Keuangan) RI. Dana tersebut adalah dana tahun anggaran 2013.

“Semua anggota DPRD Madina kena terhadap penggunaan anggaran 2013 itu, dan saya tidak pernah melaksanakan yang fiktif,” katanya menjawab wartawan, Jum’at (9/5/2014) di Panyabungan.

Diungkapkannya, kesalahan pencairan dana tersebut akibat pihak sekretraiat DPRD Madina kurang akomodatif dan tidak pernah koordinasi sehingga terjadi kerancuan penggunaan anggaran menyebabkan dana yang dipakai para anggota dewan menjadi temuan BPK.

“Ini semua karena secretariat yang kurang proaktif terhadap persoalan yang ada di DPRD Madina,” katanya.

Dari pantauan Mandailing Online di gedung DPRD Madina terlihat sepi dan pemberitaan tentang adanya temuan kasus salah urus dana yang berujung pada korupsi ini menjadi pembicaraan dikalangan staf yang ada digedung rakyat itu.

Berdasar informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pegawai Pemegang Kas (PK) DPRD Madina yang bernama Abdul Hadi Nasution telah diganti dan yang bersangkutan tidak pernah lagi masuk kantor akibat banyak anggaran tahun 2013 tidak bisa dipertanggungjawabkan dan menjadi temuan BPK RI.

“Pejabat PK 2013 kemarin telah diganti dan yang bersangkutan tidak pernah lagi masuk kerja,” aku salah seorang staf.

Informasi yang berkembang di gedung dewan juga menyebutkan dana 2 milyar itu lebih banyak di pos dana perjalanan dinas anggota DPRD Madina yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Misalnya pemakaian tiket bolong dimana tidak sesuai nama anggota DPRD dengan yang memiliki tiket, serta menyuruh staf yang menghadiri acara sementara yang bersangkutan tidak berangkat,” ujar seorang staf.

“Banyak modus yang dilakukan untuk anggota dewan sehingga anggaran bisa dicairkan sehingga terjadi kebocoran dan menjadi temuan pihak BPK RI,” ungkapnya.

Sementara itu Sekretaris DPRD Madina, Syahnan Batubara yang dikonfirmasi via telepon seluler, Jum’at menyatakan akan memberikan keterangan nantinya.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Distribusi Guru Tidak Merata, Pembelajaran Kelas Rangkap Akan Diterapkan

    Distribusi Guru Tidak Merata, Pembelajaran Kelas Rangkap Akan Diterapkan

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Kemdiknas bersama sejumlah instansi akan melakukan penataan guru terkait dengan pendistribusian yang tidak merata antar wilayah melalui kebijakan pembelajaran kelas rangkap (multigrade teaching) untuk guru mata pelajaran serumpun. “Sebenarnya Indonesia tidak kekurangan guru, persoalan hanya pada pendistribusian guru yang tidak merata, bahkan dapat dikatakan kelebihan pasokan guru sebesar 20 persen atau sekitar 500 ribu […]

  • Harga Karet Turun, Ini Penyebabnya

    Harga Karet Turun, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga karet mentah di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara mengalami penurunan dalam dua pekan terakhir. Pada perdagangan Kamis (8/9/2022) di Gunungtua Iparbondar, Panyabungan, harga tertinggi Rp8.200 per kilogram. Terrendah Rp6.500 per kilogram. Padahal Kamis pekan lalu, pengakuan para petani, harga masih berada di Rp9.000 per kilogram untuk harga tertinggi, dan Rp7.800 […]

  • NNB Pidoli Lombang Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

    NNB Pidoli Lombang Berbagi Rezeki dengan Anak Yatim

    • calendar_month Sabtu, 2 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka menyambut bulan Ramadan, Naposo Nauli Bulung (NNB) Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan berbagi rezeki dengan anak yatim. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (2/4) ini dipusatkan di Masjid Baiturrahman dan menyasar 35 anak yatim. Ketua NNB Sibulus-bulus Sirumbuk-rumbuk Adian Ricky Nugraha Hasibuan mengatakan, giat berbagi rezeki ini merupakan kegiatan rutin […]

  • Desa Aek Nabara Berada di Hutan, Bidan Desa Tak Mau Datang

    Desa Aek Nabara Berada di Hutan, Bidan Desa Tak Mau Datang

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Warga Desa Aek Nabara, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal (Madina) tak pernah disentuh layanan medis. Itu karena puskesmas tak ada di desa yang berada di dalam hutan ini. Meski pemerintah daerah telah mengangkat tenaga bidan PTT (Pewagawai Tidak Tetap), pun layanan medis tak jua diperoleh warga, sebab petugas bidan PTT […]

  • Beruang Madu Obrak Abrik Tempat Produksi Gula Aren Warga Sopo Tinjak

    Beruang Madu Obrak Abrik Tempat Produksi Gula Aren Warga Sopo Tinjak

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Seekor beruang madu ancam pemukiman warga Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ). Beruang itu memunculkan diri belakang rumah warga dan merusak tempat produksi gula aren milik warga. Anwar salah seorang warga Sopo Tinjak mengaku, kehadiran beruang itu telah membuat warga resah karena sudah menampakkan diri […]

  • Televisi Kita, Dirty Jokes dan Fenome Waria

    Televisi Kita, Dirty Jokes dan Fenome Waria

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Aditya Abdurrahman Abu Hafizh TELEVISI merupakan media massa yang sampai saat ini dianggap paling memiliki pengaruh bagi audiennya. Kedahsyatan efek yang dihasilkan dari penggabungan antara elemen gambar (visual) dan suara (audio) membuat media ini menjadi sasaran utama para kapitalis untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya melalui iklan, para politisi untuk merebut pengaruh dukungan sebesar-besarnya, maupun pihak-pihak […]

expand_less