Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

700 Guru Bersertifikasi di Madina Diminta Dievaluasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 6 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Sebanyak 700-an guru yang sudah bersertifikasi di Kabupaten Mandailing Natal diminta suoaya dievaluasi. Sebab dinilai guru-guru yang bersertifikasi tidak memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Madina.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPC PKB madina Abdul waris Rangkuty kepada Analisa, di Panyabungan, Sabtu (4/12).

Dia mengatakan, sampai sejauh ini tidak diketahui tolok ukur penilaian terhadap guru-guru yang telah bersertifikasi, apakah memang ada peningkatan atau tidak, apakah ada pengaruhnya terhadap peningkatan kualitas anak didik atau tidak.

Menurutnya, pengisian portofolio guru-guru bersertifikasi juga sepertinya hanya untuk sekadar memenuhi persyaratan administrative saja dan jauh dari kesan tuntutan profesionalisme seorang guru. “Portofolio hanya sekadar untuk memenuhi persyaratan administratif saja, sementara kualitas guru yang sesungguhnya tidak diketahui parameternya,” ujarnya.

Dia juga menyayangkan LPTK yang melalukan seleksi portofolio terlalu memudahkan para guru memperoleh sertifikasi, sehingga kesannya sertifikasi hanya untuk memperoleh tambahan penghasilan saja sementara tanggungjawab moralnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan jauh dari niat awal pemerintah.

Ditambahkan, guru-guru yang telah disertifikasi telah diberikan tambahan penghasilan namun secara kinerja masih dipertanyakan. “Memang tidak pungkiri ada guru yang telah disertifikasi kinerja bertambah dan pertanggungjawab, namun di sisi lain yang bertamba adalah jam belajarnya saja sementara kualitasnya jelas,” kata Waris.

Untuk itu, Waris memina Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam hal ini Dinas Pendidikan Madina supaya betul-betul melakukan pengawasan terhadap guru-guru yang telah disertifikasi sehingga guru-guru memiliki standar yang jelas. “Untuk menciptakan guru-guru yang profesional Pemkab Madina atau Dinas Pendidikan Madina harus betul-betul mengawasi guru-guru yang telah disertifikasi,” tegas Waris.

Pemerintah katanya telah serius memperhatikan nasib para guru baik yang telah diangkat menjadi PNS maupun guru honorer yang ada di Kabupaten Madina, namun hingga kini belum diketahui tolok ukur keberhasilan pendidikan di Madina.

“Apakah memang tolok ukur keberhasilan pendidikan Madina sudah banyak guru yang disertifikasi, atau pembangunan gedung-gedung sekolah atau memang tidak ada penilaian dari Dinas Pendidikan sama sekali,” ungkap Waris. (sah)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Merah di Madina Melonjak

    Harga Cabai Merah di Madina Melonjak

    • calendar_month Kamis, 4 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Setelah sempat turun ke level Rp 10.000 per kilogram (kg), harga cabai merah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini kembali naik 100% hingga mencapai Rp 20.000 per kg. Demikian hasil pantauan MedanBisnis, Rabu (3/11), di Pasar Baru Panyabungan, dan sejumlah pasar tradisional lainnya di Madina. Purnama (37), salah seorang pedagang kedai sampah warga Panyabungan […]

  • SBY akui kesenjangan kaya dan miskin makin lebar

    SBY akui kesenjangan kaya dan miskin makin lebar

    • calendar_month Selasa, 22 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar sidang kabinet bersama dengan Komite Ekonomi Nasional (KEN) dan Komite Inovasi Nasional (KIN) di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, hari ini. Dalam rapat ini, KEN diberikan kesempatan untuk mempresentasikan tentang dinamika dan perkembangan perekonomian Indonesia saat ini. SBY menilai KEN, yang beranggotakan para ekonom dan pelaku bisnis, selama […]

  • Ketua DPRD Madina Tak Tahu Detail Susunan Acara di Dapoer Nenek

    Ketua DPRD Madina Tak Tahu Detail Susunan Acara di Dapoer Nenek

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis menyatakan bahwa dia tidak mengetahui sama sekali susunan acara di restauran Dapoer Nenek sebelum menghadiri acara itu. “Yang saya tahu acara ulang tahun itu adalah ulang tahun warga biasa,” kata Erwin menjawab pertanyaan yang dilansir StartNews melalui sambungan telepon, Jumat (28/1/2022). Bahkan, untuk meyakinkan […]

  • Sedikitnya 700 Warga Siabu Nonton Bersama Film G 30 S PKI

    Sedikitnya 700 Warga Siabu Nonton Bersama Film G 30 S PKI

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        SIABU (Mandailing Online) – Sedikitnya 700 warga Kecamatan Siabu, Mandailing Natal nonton bersama film G 30 S PKI di halaman kantor Koramil 12/Siabu, Jum’at malam (22/9/2017). Acara nonton bersama sejak pukul 21.00 WIB itu bukan saja memadati halaman kantor Koramil, tetapi meluber hingga ke pinggiran jalan raya menyebabkan kenderaan yang melintas harus melambat. […]

  • Wakil Bupati Madina Jakfar Sukahiri Kecam Aksi Bom di Gereja Katedral Makasar

    Wakil Bupati Madina Jakfar Sukahiri Kecam Aksi Bom di Gereja Katedral Makasar

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution mengutuk keras aksi teror bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makassar, hari Minggu lalu. Sukhairi yang juga calon Bupati Madina nomor 01 ini menyatakan bom Makassar merupakan kejahatan terhadap toleransi antar umat beragama yang sudah tumbuh dengan baik di Indonesia. “Terorisme adalah kejahatan terhadap […]

  • Sosialisasi JKN dan BPJS-Kes di Madina

    Sosialisasi JKN dan BPJS-Kes di Madina

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) bersama PT.Askes Cabang Padangsidimpuan melaksanakan sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS-Kes) di Panyabungan, Senin (4/11/2013). Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution mengungkapkan paska terbitnya Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan BPJS, saat ini pemerintah sedang […]

expand_less