Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Kondisi Jalan di Kecamatan Yang Memprihatinkan dan Janji-janji Bupati Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kondisi jalan di beberapa kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih memprihatinkan, bahkan sebagian masih terisolir, sehingga sangat diharapkan kepada Pemkab Madina dibawah kepemimpinan Drs.Dahlan Hasan Nasution untuk menjadi salah satu prioritasnya.

“Seperti yang kita lihat di Desa Kumpulan Setia kecamatan Hutabargot yang tidak mendapat sentuhan pembangunan infrastruktur jalan sejak Madina berdiri, padahal desa ini tak jauh dari ibu kota kabupaten,” ungkap Wakil Bupati LIRa ( Lumbung Informasi Rakyat ) Madina Abdul waris Ray, kepada wartawan, Jum’at (31/10) di Panyabungan.

Di kecamatan Panyabungan Timur juga banyak desa-desa yang belum menikmati pembangunan infrastruktur jalan sehingga masyarakat sangat kesulitan.

Belum lagi bicara jalan di desa-desa kawasan Mandiling Julu, Batahan dan Muara Batang Gadis, termasuk desa-desa terisolir di Batang Natal yang membuat semua prihatin.

“Hampir pada setiap kesempatan pertemuan dengan Bupati, rapat-rapat di kecamatan serta reses anggota DPRD Madina selalu dikeluhkan infrastruktur ini, toh tak ada terlihat resfonnya,” ujarnya.

Diungkapkan Waris, bahwa masyarakat masih ingat pada waktu Bupati Madina Dahlan Hasan menjabat sebagai Plt Bupati melakukan safari Ramadhan ke desa-desa terisolir berjanji termasuk soal infrastruktur jalan.

“Bupati Madina harus ingat janji -janjinya kepada masyarakat pada waktu melakukan safari Ramadhan pada 2013 lalu itu akan memperhatikan keluhan- keluhan masyarakat terutama infrastruktur jalan,”kata Waris.

“Hampir seluruh masyarakat yang desa-desa terisolir ini selalu mendambakan infrastruktur jalan ke wilayahnya bisa dibangun sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat yang ada,”imbuh Waris.

Jadi kata Waris, masyarakat sudah sering menyampikan keluhan -keluhan kepada Bupati Madina, sekarang ini tinggal hanya membuktikan janji-janji tersebut.

”DPRD sebagai lembaga yang mengawasi pembangunan untuk mengingatkan Bupati Madina Drs.Dahlan Hasan Nasution akan janji-janjinya terutama kepada daerah-daerah yang masih terisolir,ini saatnya untuk menagih janji-janji bupati itu,” pungkas Waris.

Peliput: Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • H. Saifullah Nasution Kembalikan Formulir Penjaringan Cakada di 5 Parpol

    H. Saifullah Nasution Kembalikan Formulir Penjaringan Cakada di 5 Parpol

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) : meski kalah diperolehan suara DPR- RI pada Pemilu Legislatif lewat, H. Saifullah Nasution tak menyerah. Kali ini, ia kembali menyatakan maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2024, setelah diketahui tim yang dihunjuknya mengembalikan formulir pendaftaran dukungan kepada 5 Partai Politik, Selasa (14/5) sore. Nur Miswari mengatakan […]

  • Penataan Kota Panyabungan, Pedagang Kaki Lima Direncanakan Pindah ke Bekas Bioskop Tapanuli

    Penataan Kota Panyabungan, Pedagang Kaki Lima Direncanakan Pindah ke Bekas Bioskop Tapanuli

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Saya berharap kepada instansi terkait agar menata pedangang kaki lima yang ada di tepi jalan agar di pindahkan ke suatu tempat yang strategis,” Kata Bupati Madina Dahlan hasan Nasution. Itu dikatakan bupati pada kegiatan bakti gotong royong bersama pimpinan SKPD dan staf pemerintahan di Panyabungan, Jumat (31/10). Dahlan mengatakan […]

  • Hadiri Pengajian di Sinunukan II, Atika Cerita Posisi Perempuan

    Hadiri Pengajian di Sinunukan II, Atika Cerita Posisi Perempuan

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SINUNUKAN (Mandailing Online) – Atika Azmi Utammi Nasution menunaikan janji untuk menghadiri pengajian Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sinunukan di Desa Sinunukan II, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Minggu (20/10/2024). Kedatangan ini, kata Atika, adalah janji yang harus ditunaikan karena sebulan lalu tidak bisa hadir karena sakit. “Bulan lalu saya diundang hadir pengajian di Sinunukan […]

  • Organik Terjal

    Organik Terjal

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menelusur Perusahaan yang Didirikan Petani (bagian 3) Oleh : Dahlan Iskan Ternyata Indonesia memang sudah bisa ekspor beras. Ironi tapi nyata. Dan ekspor itu ternyata dari Desa Kebon Agung, Sidoharjo, Wonogiri. ”Tadi malam kami kerja sampai larut malam. Menaikkan beras ke kontainer,” ujar Mahmudsyah dalam WA-nya kepada saya kemarin. Mahmudsyah adalah staf PT Pengayom Tani […]

  • RS Spesial Untuk Pejabat Saat Rakyat Makin Sekarat?

    RS Spesial Untuk Pejabat Saat Rakyat Makin Sekarat?

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Penderita terinfeksi covid-19 dikabarkan kian meningkat. Laju penambahan pasien yang terus bertambah membuat persediaan faskes di negeri ini sangat kekurangan. Pasien terinfeksi ternyata seperti yang diberitakan bukan hanya kalangan masyarakat biasa yang sering diklaim tidak taat prokes karena ngeyel. Namun juga lingkaran pejabat banyak terinfeksi virus yang […]

  • Kisah di Balik Tugu Perintis Kotanopan

    Kisah di Balik Tugu Perintis Kotanopan

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Askolani Nasution Budayawan   Suatu hari di tahun 80-an, H. Mahals, nama pertama di prasasti Tugu Perintis Kemerdekaan Kotanopan, datang ke rumah kami yang berdinding “gogat”. Ia menanyakan arsip-arsip almarhum ayah ketika masih bersama beliau dipenjara Belanda di Sukamiskin dan Digul. Bertemu beberapa catatan. Ia menyebut beberapa tokoh (di prasasti itu) masih […]

expand_less