Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Obyek Wisata yang Dikelola Pemkab Madina Ternyata hanya Pemandian Air Panas Hutaraja. Ini Anggaran Perjalanan Dinas Pariwisata Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Kamis, 31 Okt 2024
  • print Cetak

Destinasi wisata pemandian air panas didesa Hutaraja, Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina ( ist )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Meski destinasi wisata cukup banyak di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ternyata tidak dapt mendongkrak pendapatan asli daerah. pasalnya dari sekian banyak destinasi wisata itu, hanya satu saja yang bisa yang bisa dikelola dan menghasilkan retribusi yakni pemandian air panas yang terletak di Desa Hutaraja Kecamatan Panyabungan Selatan. Kepala Dinas Pariwisata Pemkab Madina Salamuddin Hasibuan pun membenarkan hal ini.

” obyek wisata yang masuk aset Pemkab Madina hanya destinasi wisata pemandian air panas di Desa Hutaraja saja,lainnya tidak karena masih milik masyarakat,” kata Salamuddin Hasibuan padq Mandailing Online Rabu 30/10/2024.

ia menjelaskan, kendala yang dialami Dinas Pariwisata yang dipimpinnya dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) dari sektor parawisata ada di kepemilikan lahan.

” rata rata obyek wisata itu kepemilikan9nya masyarakat. Mereka masih enggan menyerahkan pengelolaannya ke pemerintah karena memang aturannya pemilik lahan harus rela menghibahkan lahannya ke Pemkab Madina, sehingga Pemerintah bisa membangun pasilitas dilokasi obyek wisata tersebut,” jelas Salamuddin.

Madina ini kata salam memiliki obyek wisata yang menjanjikan. apabila ada penanganan yang maksimal, kontribusi dari sektor parawisata cukup menjanjikan.

Berkaca dari kondisi di atas. kehadiran Dinas Pariwisata Madina seolah tidak ada manfaatnya karena dinilai belum mampu mendongkrak PAD dari sektor parawisata. Dari data yang didapat belanja perjalanan dinas di Dinas Pariwisata sendiri untuk tahun 2024 setelah ditotal senilai Rp. 524.562.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). anggaran tersebut terfokus pada kegiatan birokrat saja. ( Fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina Bakal Peroleh 2000 Unit Listrik Tenaga Surya

    Madina Bakal Peroleh 2000 Unit Listrik Tenaga Surya

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kabupaten Madina bakal memperoleh listrik tenaga surya sebanyak 2000 unit. Rencananya akan dipasang sebagai penerangan jalan di 23 kecamatan. Terutama jalan-jalan yang belum dimasuki jaringan kabel PLN. Ini merupakan bantuan jenis hibah dari Lembaga Pengelolaan Proyek Badan Kongres Internasional Forum Budaya dan Warisan Dunia (LPP-BIFBWD) untuk Madina (Mandailing Natal). Kepastian hibah […]

  • Pemekaran: Jalan Pintas Penguasaan atau Jalan Panjang Kesejahteraan?

    Pemekaran: Jalan Pintas Penguasaan atau Jalan Panjang Kesejahteraan?

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Ada satu kesalahan berpikir yang terus berulang setiap kali wacana pemekaran daerah muncul: seolah-olah membelah wilayah otomatis berarti membagi kesejahteraan. Padahal, pengalaman sejak era Reformasi 1998 justru menunjukkan hal yang lebih rumit — dan seringkali lebih pahit. Pemekaran, dalam praktiknya – baik untuk provinsi atau kabupaten/kota, terlalu sering menjadi […]

  • PKS: Madina harus buat Perda galundung

    PKS: Madina harus buat Perda galundung

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Maraknya praktik penambangan yang menggunakan galundung (mesin pemisah batu dengan emas), meresahkan warga Mandailing Natal. Pemerintahan daerah setempat diminta segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang galundung tersebut. Hal itu dikatakan Ketua Fraksi PKS DPRD Madina H Martua Nasution, pagi tadi, di Panyabungan. Pemkab diminta membuat Perda Galundung, sebab sudah meresahkan masyarakat. Tapi sebelumnya, […]

  • Tunjangan Non Sertifikasi Guru Masih Misterius

    Tunjangan Non Sertifikasi Guru Masih Misterius

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 5Komentar

    gambar grafis logo tut wuri handayani PANYABUNGAN (Mandailing Online) –Tunjangan guru non sertifikasi belum semuanya dicairkan oleh pihak Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Madina) padahal saat ini sudah memasuki akhir tahun anggaran. Parahnya, selain tahun ini, sebanyak 6 bulan tahun 2012 juga belum diterima guru, meski LKPJ bupati tahun anggaran 2012 sudah dipertanggungjawabjan di gedung DPRD […]

  • Harga Kulit Manis Makin Manis

    Harga Kulit Manis Makin Manis

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam dua minggu terakhir, harga kulit manis di tingkat petani dan pengumpul semakin manis. Harga terkini sudah menyentuh 11.000 rupiah per kg, sebelumnya masih Rp. 9.000. Trend kenaikan ini dipicu oleh permintaan eksportir yang terus terus meningkat, seiring kebutuhan kulit manis terus melambung di pasaran internasional. “Harga kulit manis dalam dua […]

  • Disdik Madina kutip dana sertifikasi?

    Disdik Madina kutip dana sertifikasi?

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di jajaran pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sangat tertutup. Apalagi, terkait kasus dugaan pengutipan dana sertifikasi, insentif dari gubernur dan dan non sertifikasi kepada guru. Sehingga terkesan terciptanya sarang korupsi. Salah seorang guru yang telah bersertifikasi, mengungkapkan pada awalnya mereka tidak setuju adanya […]

expand_less