Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Maga Mencekam, 1 Tewas Dikeroyok Ratusan Warga

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 20 Jan 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Pengeroyokan berdarah terjadi di Kecamatan Lembah Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (20/1).

Satu orang warga tewas, dua rumah dirusak dan dibakar serta sepeda motor turut jadi korban amuk massa.

Sejumlah warga menyebutkan pengeroyokan ini terkait pro kontra soal pemanfaatan panas bumi bagi pembangkit listrik.

Korban tewas bernama Ispara Sakti Nasution alias 'Adek' (50) warga Desa Maga Lombang yang disebut keturunan Raja Maga. Korban luka bernama Rajab (45). Selain itu, rumah Adek dihancurkan berikut semua isi rumah dan satu unit mobil milik korban jenis kijang kapsul ringsek.

Selain itu, rumah milik Baringin (40) dibakar, namun berhasil diselamatkan dan hanya bagian depan saja yang terbakar. Dua unit sepeda motor di depan rumah Baringin juga ikut dirusak serta dua unit sepeda motor lainnya ludes dibakar.

Tak itu saja, taman binatang yang ada di belakang rumah Adek juga turut dirusak dan menjadi amuk massa, terlihat seekor anak buaya mati dengan kondisi leher nyaris terpotong, anak landak juga mati dengan luka berdarah di kepalanya, sedangkan hewan lain seperti ular piton dan hewan yang dilindungi lainnya tidak diganggu massa.‎ 

Informasi dihimpun di lokasi, kejadian ini berlangsung sekitar pukul‎ 11.00 WIB‎, ketika itu ratusan massa mendatangi rumah Adek di Desa Maga Lombang yang  berjarak sekitar 300 meter.

Saat melihat kedatangan massa, Adek bersama beberapa temannya masih sempat menyongsong warga sambil memegang pedang ke arah warga, dan bentrok tak terhindarkan.

Saat itu, Adek masih sempat lari menyelamatkan diri dan masuk ke salah satu rumah warga bernama Muhammad Idris yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah Adek. Ketika itu rumah Idris sedang ditinggal mereka ke pesta. Massa menyerang Adek hingga keluar dari rumah tersebut, dan Adek akhirnya tidak berdaya, dan Adek ditemukan sudah bersimbah darah. 

Dengan kondisi sekarat, Adek dilarikan warga dan pihak polisi ke RSU Panyabungan. Akibat kehabisan darah, Adek akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan.

Massa melarikan diri ketika polisi yang datang cepat ke lokasi kejadian.

Banyak warga Desa Maga Lombang takut memberikan keterangan kepada wartawan, ‎menurut warga, mereka tidak tahu apa permasalahan sebenarnya, dan warga Desa Maga Pasar tiba-tiba datang menyerang rumah Adek dan Baringin.

Sejauh ini belum diketahui faktor bentrok tak seimbang ini terjadi. Sejumlah warga menyebutkan, sebelum pengeroyokan terjadi, korban masih sempat bertengkar dengan sejumlah pengeroyok di satu warung kopi di kawasan itu.

Hingga saat ini kawasan Maga masih mencekam. Pasukan Dalmas Polres Madina yang disusul satuan Brimob sudah berada di kawasan Maga melakukan pengamanan situasi.

 

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panwas Madina Tolak Gugatan Ali Mutiara-Safron

    Panwas Madina Tolak Gugatan Ali Mutiara-Safron

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Mandailing Natal (Madina) menolak secara keseluruhan gugatan pihak Ir.Ali Mutiara Rangkuti dan Shafron,S.Psi dalam sidang pembacaan putusan terhadap sengketa Pilkada Madina, Rabu (26/8). Sidang atau musyawarah penyelesaian sengketa Pilkada itu digelar di aula Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIM), Panyabungan dihadiri pihak KPU Madina selaku termohon dan […]

  • Diperkosa Majikan, Ancam Bunuh Diri

    Diperkosa Majikan, Ancam Bunuh Diri

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TKI di Arab Saudi BANYUWANGI- Lagi – lagi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi mengalami perlakuan yang tidak layak oleh majikannya. Siti Ratih Purnamasari namanya. Perempuan remaja berusia 19 tahun asal Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini acap menerima siksaan dan ancaman perkosaan dari majikannya. Makanya, Siti terus mengancam akan bunuh diri andai dirinya tak […]

  • Awal Tugas Pjs Bupati Madina

    Awal Tugas Pjs Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Membicarakan Pembangunan Kabupaten Mandailing Natal setelah jabatan H.Amru Daulay.SH dan Drs. H.Hasim Nasution pada tanggal 12 September 2010 lalu berahir dan oleh Gubsu H.Syamsul Arifin.SE memberikan kepercayaan kepada Ir. Aspan sofyan Batubara sebagai Pejabat Sementara bukanlah hal yang mudah dan gampang, karena jika salah mengambil kebijakan akan menimbulkan masalah yang baru di tengah-tengah masyarakat. Karena […]

  • Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution : Desa Terisolir Di Madina Harus Bangkit

    Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution : Desa Terisolir Di Madina Harus Bangkit

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAKANTAN (Mandailing Online) – Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution berharap agar desa terisoli khususnya Desa Silogun dapat secepatnya bangkit supaya dapat merasakan arti kemerdekaan. Dia meminta agar dinas Pekerjaan Umum Madina segera membuat usulan pekerjaan Infrastruktur Jalan sekitar 500 meter untuk rabat beton dibeberapa titik yang sulit dilalui kenderaan dan sekaligus membuat pasangan paret sehingga […]

  • Kasus Pemalsuan Surat Rekomendasi Labura Serahkan Sanksi ke Pemkab Madina

    Kasus Pemalsuan Surat Rekomendasi Labura Serahkan Sanksi ke Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aekkanopan. Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura) menegaskan bahwa mereka tidak pernah menerbitkan surat rekomendasi Bupati H Kharuddinsyah tentang persetujuan pindah salah seorang pegawainya Mhd Idris Batubara ke Pemkab Madina. Soal surat rekomendasi yang kini beredar diduga palsu. Namun, Pemkab Labura tidak akan melakukan upaya hukum atas dugaan pemalsuan surat rekomendasi itu. Soal tindaklanjutnya berupa sanksi, misalnya, […]

  • Urus Surat Rekomendasi Berjualan Bensin Eceran

    Urus Surat Rekomendasi Berjualan Bensin Eceran

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pengecer Harus Setor Rp200 Ribu ke Camat MADINA- Sejumlah pedagang bensin eceran di Kecamatan Natal dan Muara Batang Gadis, Kabupaten Madina, mengaku memberikan uang sekitar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu kepada camat. Uang itu untuk biaya pengurusan surat rekomendasi atau keterangan usaha. Hal ini disampaikan Irfan Nasution, kepada METRO, Rabu (10/8). Irfan merupakan pedagang eceran […]

expand_less