Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Istana Tunggang Bosar Ulosi Sultan Palembang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
  • print Cetak


TAPSEL- Istana Tunggang Bosar Kesultanan Dasa Nawalu Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) diberi kehormatan untuk mangulosi Sultan Palembang, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dan permaisuri di acara parade kirab agung di Festival Keraton Nusantara VII tanggal 26-28 Nopember di Benteng Kuto Besak, Palembang. Selain Sultan Palembang, juga diulosi Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen Pol Hasyim Irianto, dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Gunaedi Pribadi
Disampaikan Patuan Bona Bulu mewakili Istana Tunggang Bosar yang berada di Janji Mauli Muara Tais, Kecamatan Batang Angkola, Tapsel, informasi yang mereka terima, Festival Keraton Nusantara VII dihadiri 155 kesultanan dan kerajaan se-Indonesia, termasuk dari luar negeri seperti Kesultanan Brunai, Filipina, Thailand, dan lainnya. Sebelum acara mangulosi yang dilakukan oleh Tongku Sutan Bangun Batari didampingi Namora Endang Bona Harto bersama permaisuri Istana Tunggang Bosar, Naduma Sari Raden Ayu Ispudiastari Siagian, dan Nurintan Harahap gelar Donggur Maria Bulan, diawali dengan persembahan Tortor Naposo Nauli Bulung (NNB) yang anggotanya siswa Pesantren Modern H Baharuddin Harahap yang dibawa di acara tersebut. “Alhamdulillah, itu sebuah kehormatan dan keistimewaan bagi Istana Tunggang Bosar,” ujar Patuan Bona Bulu kepada METRO, Kamis (9/12).

Tidak itu saja, rombongan Istana Tunggang Bosar yang diberangkatkan putra mahkota Patuan Batara Dikalasan, bahwa Tortor NNB dan gordang sambilan yang dipersembahkan selama sejam di acara malam pagelaran seni telah memukau ribuan pengunjung yang memeriahkan acara itu khususnya dapat mengobati sedikit kerinduan perantau Tabagsel di Palembang dan sekitarnya yang ikut menyaksikan acara itu.

“Bahkan sepulangnya dari Palembang, di Jambi kami dijamu makan oleh Haruaya Mardomu Bulung Provinsi Jambi yang diketuai Patuan Bosar,” sebut Patuan Bona Bulu.

Diutarakannya, rombongan Istana Tunggang Bosar yang menghadiri undangan tersebut yaitu Marahamin Harahap gelar Tongku Sutan Bangun Batari bersama Namora Endang Bona Harto, Naduma Sari Raden Ayu Ispudiastari Siagian, Nurintan Gelar Donggur Maria Bulan, Fachrurozi Hasibuan gelar Baginda Haholongan Mangaloksa, Patuan Banggor dan dirinya serta lainnya, mendapat pujian atas masakan khas Padang Bolak yaitu, holat dan silalat naduda (daun ubi tumbuk) yang disajikan di acara tersebut. Ini sebagai salah satu langkah yang dilakukan Istana Tunggang Bosar dalam mengenalkan salah satu masakan khas yang ada untuk dunia luar.

“Istana Tunggang Bosar juga menerima cenderamata berupa keris Mandau dari Kesultanan Kutaringin yang berada di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang juga bagian dari sebuah kehormatan bagi Istana Tunggang Bosar. Ini semua kita lakukan demi melanjutkan cita-cita almarhum Sultan H Baharuddin Harahap dalam melestarikan nilai-nilai adat budaya Tabagsel di kancah nusantara hingga dikenal ke luar negeri,” tutur Patuan Bona Bulu mengakhiri. (neo)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati: Pelaksanaan CPNS Fair

    Bupati: Pelaksanaan CPNS Fair

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bupati Tapanuli Selatan, H Syahrul M Pasaribu berharap pengumuman kelulusan ujian CPNS Daerah Kabupaten Tapsel Tahun 2010 bisa diterima oleh semua pihak. “Ini kita laksanakan secara fair, berdasarkan kemampuan. Karena sebelumnya sudah saya tegaskan, kalau ada yang meminta tolong termasuk saya jangan diladeni,” ujar Bupati Syahrul sebelum hasil ujian CPNS dibuka bersama-sama disaksikan Ketua DPRD […]

  • Warga Dalan Lidang Tanam Pohon Pisang di Jalinsum

    Warga Dalan Lidang Tanam Pohon Pisang di Jalinsum

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Warga Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal menanam pohon pisang di Jalan Lintas Sumatera, Selasa (12/04/2011). Aksi ini sebagai bentuk protes warga terhadap pemerintah karena lubang di badan jalan ini tak kunjung diperbaiki. (Ist) Sumber: Beritasumut

  • Ombudsman Minta Komisi A DPRD Sumut Batalkan Hasil Seleksi KPID

    Ombudsman Minta Komisi A DPRD Sumut Batalkan Hasil Seleksi KPID

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) meminta Komisi A DPRD untuk membatalkan hasil seleksi Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut periode 2021-2024 sebab ada temuan maladministrasi dalam proses seleksi yang dilakukan. Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman James Marihot Panggabean mengatakan, sesuai hasil laporan calon komisioner KPID Sumut yang kemudian dilakukan […]

  • Ini Kali Ketiga, SMA Negeri 1 Kotanopan Sabet Juara Umum RM2C

    Ini Kali Ketiga, SMA Negeri 1 Kotanopan Sabet Juara Umum RM2C

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Group Marching Band Gita Perdana Karya SMA Negeri 1 Kotanopan, Mandailing Natal kembali menyebet juara umum di kejuaran  Raja Majestik Marching Competition (RM2C). Kepala Sekolah SMAN 1 Kotanopan, Annagian Siregar, Kamis (13/10) mengungkapkan, group marching band sekolah itu berhasil meraih juara I Display And Showmanship, Juara I General Effect, Juara […]

  • Infrasruktur jalan Muara Batang Gadis memprihatinkan

    Infrasruktur jalan Muara Batang Gadis memprihatinkan

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN – Kondisi infrasruktur jalan dan jembatan yang ada di Kecamatan Muara Batang Gadis sampai saat ini masih buruk dan memperihatinkan dengan meliputi akses jalan ke Desa Suka Makmur, Aek Godang, Panunggulan dan beberapa desa lainnya. “Untuk alternatif lainnya menuju desa itu jika musim hujan melalui sungai menggunakan perahu bot jenis robin dengan ongkos Rp.50 […]

  • PWI Madina Desak Poldasu Usut Pembunuh Wartawan di Labuhanbatu

    PWI Madina Desak Poldasu Usut Pembunuh Wartawan di Labuhanbatu

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PWI Mandailing Natal mendesak Polda Sumut mengusut lebih dalam kasus pembunuhan dua orang wartawan di Labuhanbatu, Sumatera Utara. “Siapapun pelaku dan aktor di balik kasus pembunuhan dua wartawan tersebut harus dihukum setimpal. Karena bagaimanapun kekerasan terhadap Pers harus dihapuskan,” kata Ketua PWI Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Muhammad Ridwan Lubis didampingi […]

expand_less