Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Istana Tunggang Bosar Ulosi Sultan Palembang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
  • print Cetak


TAPSEL- Istana Tunggang Bosar Kesultanan Dasa Nawalu Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) diberi kehormatan untuk mangulosi Sultan Palembang, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dan permaisuri di acara parade kirab agung di Festival Keraton Nusantara VII tanggal 26-28 Nopember di Benteng Kuto Besak, Palembang. Selain Sultan Palembang, juga diulosi Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin, Kapolda Sumsel Irjen Pol Hasyim Irianto, dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Gunaedi Pribadi
Disampaikan Patuan Bona Bulu mewakili Istana Tunggang Bosar yang berada di Janji Mauli Muara Tais, Kecamatan Batang Angkola, Tapsel, informasi yang mereka terima, Festival Keraton Nusantara VII dihadiri 155 kesultanan dan kerajaan se-Indonesia, termasuk dari luar negeri seperti Kesultanan Brunai, Filipina, Thailand, dan lainnya. Sebelum acara mangulosi yang dilakukan oleh Tongku Sutan Bangun Batari didampingi Namora Endang Bona Harto bersama permaisuri Istana Tunggang Bosar, Naduma Sari Raden Ayu Ispudiastari Siagian, dan Nurintan Harahap gelar Donggur Maria Bulan, diawali dengan persembahan Tortor Naposo Nauli Bulung (NNB) yang anggotanya siswa Pesantren Modern H Baharuddin Harahap yang dibawa di acara tersebut. “Alhamdulillah, itu sebuah kehormatan dan keistimewaan bagi Istana Tunggang Bosar,” ujar Patuan Bona Bulu kepada METRO, Kamis (9/12).

Tidak itu saja, rombongan Istana Tunggang Bosar yang diberangkatkan putra mahkota Patuan Batara Dikalasan, bahwa Tortor NNB dan gordang sambilan yang dipersembahkan selama sejam di acara malam pagelaran seni telah memukau ribuan pengunjung yang memeriahkan acara itu khususnya dapat mengobati sedikit kerinduan perantau Tabagsel di Palembang dan sekitarnya yang ikut menyaksikan acara itu.

“Bahkan sepulangnya dari Palembang, di Jambi kami dijamu makan oleh Haruaya Mardomu Bulung Provinsi Jambi yang diketuai Patuan Bosar,” sebut Patuan Bona Bulu.

Diutarakannya, rombongan Istana Tunggang Bosar yang menghadiri undangan tersebut yaitu Marahamin Harahap gelar Tongku Sutan Bangun Batari bersama Namora Endang Bona Harto, Naduma Sari Raden Ayu Ispudiastari Siagian, Nurintan Gelar Donggur Maria Bulan, Fachrurozi Hasibuan gelar Baginda Haholongan Mangaloksa, Patuan Banggor dan dirinya serta lainnya, mendapat pujian atas masakan khas Padang Bolak yaitu, holat dan silalat naduda (daun ubi tumbuk) yang disajikan di acara tersebut. Ini sebagai salah satu langkah yang dilakukan Istana Tunggang Bosar dalam mengenalkan salah satu masakan khas yang ada untuk dunia luar.

“Istana Tunggang Bosar juga menerima cenderamata berupa keris Mandau dari Kesultanan Kutaringin yang berada di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang juga bagian dari sebuah kehormatan bagi Istana Tunggang Bosar. Ini semua kita lakukan demi melanjutkan cita-cita almarhum Sultan H Baharuddin Harahap dalam melestarikan nilai-nilai adat budaya Tabagsel di kancah nusantara hingga dikenal ke luar negeri,” tutur Patuan Bona Bulu mengakhiri. (neo)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Aneh, Panggil Wartawan Karena Berita Tambang Emas Ilegal Diduga Melibatkan Kades

    Pemkab Madina Aneh, Panggil Wartawan Karena Berita Tambang Emas Ilegal Diduga Melibatkan Kades

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: Pemkab Madina mulai berlagak aneh, untuk memenuhi unsur pemeriksaan terhadap Kepala Desa Simpang Banyak dengan dugaan keterlibatan kegiatan Penambangan Tanpa Izin (PETI) lewat Inspektorat Madina memanggil wartawan untuk dimintai keterangan. Melalui surat nomor : 700/1185/Insp/2025 Tanggal 14 Agustus 2025, bersifat Penting, memanggil Sahren Hasibuan salah satu wartawan media online di Madina. hal […]

  • Kasus ” Ibu Kubur Bayinya ” di Madina Seolah Diam

    Kasus ” Ibu Kubur Bayinya ” di Madina Seolah Diam

    • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Kasus ibu kubur banyi nya di lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sampai hari ini Polisi belum menetapkan tersangka, padahal pelaku pengubur bayi nya sendiri sudah di ketahui polisi, demikian juga ayah sang bayi yang namanya sudah di kantongi. Kasat Reskrim yang dikonfirmasi […]

  • Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    Ricuh Tolang Berdampak Pada Perekonomian Madina

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ricuh di Desa Tolang Jae Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan, berdampak pada sejumlah kegiatan ekonomi dan pasokan bahan bakar minyak jenis bensin dan solar terhenti di Mandailing Natal (Madina). Ricuh yang berujung pada pemblokiran jalan negara di Tolang pada Rabu kemarin selama sekitar 12 jam menyebabkan aktivitas pedagang yang yang […]

  • Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

    Pilkada Madina, Ahmad Husein Mendaftar di 2 Parpol

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal Calon Bupati Madina, H. Ahmad Husein Nasution mendafar di 2 partai politik berbeda, Rabu (2/10/2019). Dua partai politik itu adalah Partai Nasdem dan Partai Perindo. Dengan demikian, Ahmad Husein yang dikenal sebagai tokoh pengusaha muda ini telah mendaftar di 3 partai politik, setelah pertengahan September lalu mendaftar di PDI […]

  • Khawatir Aksara Mandailing Punah, Tympanum Rilis Aplikasi Android

    Khawatir Aksara Mandailing Punah, Tympanum Rilis Aplikasi Android

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para penggiat kesenian dan budaya yang tergabung dalam sebuah lembaga Tympanum Novem Multimedia merilis produk baru mereka, yakni satu  aplikasi Android bernama  “Latin tu Aksara Mandailing”. Aplikasi ini berbasis windows yang juga dikembangkan Tympanum Novem beberapa tahun yang lalu. “Aplikasi “Latin tu Aksara Mandailing” ini dikembangkan dengan basic pemerograman Android,” ungkap […]

  • Pengesahan APBD Sumut diributi

    Pengesahan APBD Sumut diributi

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Para elemen di Sumatera Utara (Sumut) meminta kepada Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) agak menolak pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumut  Tahun Anggaran 2014  karena sesuai dengan prinsip-prinsip anggaran serta aturan perundang-undangan yang mengatur keuangan daerah. Sekretaris Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran Sumatera Utara (FITRA) Sumut Irvan Hamdani Hasibuan menyebutkan APBD […]

expand_less