Senin, 14 Sep 2026
light_mode

PT SMGP Diminta Jaga Harmonisasi dengan Masyarakat

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
  • print Cetak

Ketua DPRD Madina Mengikuti Rapat Investigasi Lapangan Insiden Dugaan Kebocoran Gas.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT SMGP diminta untuk menjaga harmonisasi dengan masyarakat di wilayah kerja perusahaan (WKP) dengan melakukan berbagai langkah yang tepat dan tidak buru-buru mengklaim setiap permasalahan yang terjadi.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) saat mengikuti rapat investigasi lapangan terkait dugaan kebocoran gas yang mengakibatkan puluhan warga Desa Sibanggor dilarikan ke rumah sakit.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution ini digelar di aula kantor Bupati Madina, Rabu (16/3).

Erwin mengatakan, perusahaan tidak seharusnya buru-buru mengklaim insiden yang terjadi pada Minggu (6/3) lalu. Apalagi sampai saat ini Ditjen EBTKE Kementerian ESDM dan Labfor Poldasu masih melakukan investigasi.

“Setiap ada permasalahan, pihak perusahaan jangan terlalu cepat mengklaim bahwa ini bukan kesalahan perusahaan, yang akhirnya akan memancing situasi yang tidak semestinya,” kata Erwin.

Ketua DPD Partai Gerindra ini menilai PT SMGP sudah seharusnya hadir di tengah-tengah masyarakat setiap ada persoalan yang menyangkut kegiatan perusahaan panas bumi tersebut.

“Perasaan (masyarakat-red) harus kita jaga. Dugaan sementara karena ada kebocoran gas, tapi perusahaan mengeluarkan statemen tidak terjadi kebocoran gas,” sebut Erwin.

Untuk itu, Ketua DPRD meminta agar perusahaan mengevaluasi kinerja humas dan mengangkat orang yang benar-benar bisa diterima oleh masyarakat di WKP.

“Ini (humas), kok, ada pula yang mengklaim dia bisa menguasai seluruh masyarakat, nggak ada itu. Kalau layak pertahankan, tidak layak ganti,” jelas Erwin.

Tak hanya perusahaan, pihak kecamatan, terang Erwin, harus proaktif dan tidak terkesan membela diri dari insiden yang terjadi.

“Pak Camat juga harus proaktif, tidak usah kita bilang sudah melakukan yang terbaik. Yang menilai dan merasakan itu adalah masyarakat,” sebutnya.

Rapat ini turut dihadiri Forkopimda, Sekda Gozali Pulungan, Camat Puncak Sorik Marapi, Kepala Desa Sibanggor Julu, dan perwakilan masyarakat.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    Surat Pindah Seorang Pejabat Madina Diduga Palsu

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SURAT PALSU, Surat persetujuan perpindahan Pejabat Madina yang diduga palsu (kiri) dan yang betul-betul dikeluarkan oleh Bupati Labura (kanan). Surat yang diduga kuat palsu milik Drs Muhammad Idris Batubara ( abang Sekda Madina ). (nmedanbisnis / zamharir rangkuti)

  • Ban Mopen Pecah, Tabrak Beca Terguling ke Parit

    Ban Mopen Pecah, Tabrak Beca Terguling ke Parit

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Satu unit beca bermotor ditabrak mobil angkutan penumpang umum (mopen) di jalan Lintas Sumatera titik Desa Mompang Jae Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina), Senin sore (10/11). Menurut saksi mata, mopen bernomor polisi BB 1725 RA itu pecah ban akibatnya sang supir tak mampu mengendalikan laju kenderaan sehingga menabrak beca motor […]

  • Harga Jengkol Naik

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam dua pekan terakhir harga jengkol di Pasar Baru Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kenaikan dari Rp.12.000 menjadi Rp.16.000 per kilo gram. Itu untuk kategori buah jengkol yang masih segar. Untuk kategori buah jengkol yang sudah layu atau stok lama masih dapat dibeli dengan harga 10.000 per kilo gram. “Harga […]

  • Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Sumut Tinggi

    Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan di Sumut Tinggi

    • calendar_month Selasa, 27 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, (MO) – Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan di Indonesia masih tinggi, termasuk di Sumatera Utara (Sumut). Berdasarkan data Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) yang dikumpulkan dari 34 lembaga di Sumut,selama tahun 2011 saja,ada 344 dari 8.277 kasus kekerasan terhadap perempuan yang merupakan kekerasan seksual. “Kasus kekerasan dalam rumah tangga ada 7.120 […]

  • Sampuraga Juga Ada di Kalimantan

    Sampuraga Juga Ada di Kalimantan

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selain di Mandailing, Sumatera Utara, mitos Sampuraga juga ada di Kalimantan. Tepatnya di dalam cerita suku Dayak Tomun, Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah. Hanya saja, Sampuraga versi Mandailing memiliki perbedaan dengan Sampuraga versi Lamandau. Persamaannya : kedua versi Sampuraga ini sama-sama durhaka kepada sang ibu. Sampuraga versi Lamandau diceritakan karamnya perahu Sampuraga dan perahu itu […]

  • Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

    Pendidikan Vokasi yang Shohih, Adakah?

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah, S.Pd Guru dan Pemerhati Masyarakat Dunia pendidikan SMK mengubah kembali kurikulumnya. Tujuannya agar mampu meningkatkan lebih jauh lagi daya serap lulusannya di dunia kerja. Lima aspek konsep pendidikan vokasi SMK mengerucut pada fokus dunia industri. Hal ini menjadi fakta yang mengukuhkan sistem pendidikan SMK yang semakin kapitalistik. Konsep yang menggeser hakikat pendidikan […]

expand_less