Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

DPRD Psp Kunjungi Kantor Satu Atap di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


SIDIMPUAN- DPRD dan Pemerintah Kota Padangsidimpuan (Pemko Psp), Kamis (18/11) lalu berkunjung ke Kantor Pelayanan Satu Atap di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Kedatangan mereka untuk mematangkan rencana diterapkannya kantor pelayanan satu atap di Kota Psp, yang saat ini Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang organisasi dan tata kerja kantor pelayanan perizinan terpadu Kota Psp sedang dibahas.

Ketua Badan Legislasi DPRD Psp, H Khoiruddin Nasution SE, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk mendapatkan pelajaran tentang penerapan sistem pelayanan izin terpadu satu atap. “Sebagai daerah yang terus berkembang, kami akam terus mengambil pelajaran dari daerah yang sudah terlebih dahulu menerapkan ssstem ini,” katanya.

Kunjungan ini dilakukan untuk merampungkan pembahasan ranperda tentang organisasi dan tata kerja kantor pelayanan perizinan terpadu Kota Psp yang saat ini sedang dibahas.

Dikatakannya lagi, tanpa studi banding ke daerah lain yang sudah menerapkan sistem ini terlebih dahulu, maka ranperda tersebut tidak bisa disahkan menjadi perda.

Kemudian, salah satu syarat untuk penerapan sistem tersebut harus ada studi banding dengan daerah lain, karena tanpa studi banding maka dikhawatirkan pelaksanaan atau penerapannya tidak maksimal malah tidak berjalan seperti yang diharapkan.

“Selama ini tidak ada punya sistem seperti itu. Jadi, untuk memantapkan penerapannya nanti di Kota Psp kita harus terlebih dahulu studi banding dengan mempelajarinya di daerah yang sudah terlebih dahulu menerapkannya,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Khoir, demikian sapaan akrabnya, kunjungan ini dilakukan juga untuk mengambil perbandingan sebelum keluarnya Undang-Undang (UU) nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi.

Sementara itu Ketua Komisi I, Khoiruddin Rambe SSos, menambahkan penerapan sistem pelayanan satu atap ini akan dapat meminimalisir adanya kebocoran anggaran di tingkat SKPD. Namun, sistem ini dapat berjalan maksimal dan sesuai dengan harapan jika Wali Kota Psp memberikan ketegasan perihal kewenangan masing-masing SKPD.

“Kalau tidak ada ketegasan dari wali kota, saya pikir program ini bakalan batal, karena umumnya masing-masing SKPD itu mempunyai ego tersendiri, sehingga diperlukan ketegasan dari kepala daerah,” ucapnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Samakmur MM, menambahkan, banyak pelajaran berharga yang bisa diambil dalam studi banding tersebut. Karena dari studi banding itu dapat menambah wawasan dan akumulasi problematika tentang system pelayanan satu atap.

“Pastinya semua kelebihan dan kelemahan tentang pelayanan satu pintu harus kita ketahui, agar dalam pelaksanannya bisa berjalan maksimal. Karena, menurutnya dengan diterapkannya hal tersebut di Kota Psp maka aliran PAD yang selama ini dikelola oleh masing-masing SKPD akan lebih transparan,” sebutnya.

Kunjungan 11 anggota DPRD Psp dari badan legislasi ini bersama beberapa pimpinan SKPD berlangsung selama sehari dengan mengunjungi dan mempelajari tara cara pelayanan dan perizinan di Kantor Pelayanan Satu Atap Kabupaten Madina. (phn)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT RI, Istana Negara Undang Gordang Sambilan

    HUT RI, Istana Negara Undang Gordang Sambilan

    • calendar_month Sabtu, 4 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Pemerintah RI secara resmi mengundang kelompok Gordang Sambilan dari Mandailing dalam rangka pertunjukan pada HUT RI di istana negara, Jakarta. Memenuhi itu, grup Gordang Sambilan dari Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina) bertolak hari ini Sabtu (4/8)dari Panyabungan ke Jakarta. Sobir Lubis, aktifis lembaga kesenian Sian Huta kepada Mandailing Online, Sabtu (4/8) […]

  • Audisi Calon Bintang “Biola Na Mabugang 2” dan Album Musik Asli Mandailing

    Audisi Calon Bintang “Biola Na Mabugang 2” dan Album Musik Asli Mandailing

    • calendar_month Jumat, 10 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)-Sanggar Amaloan resmi melaksanakan audisi terhadap pelajar dalam rangka menjaring bakat untuk bermain di film “Bioala Na Mabugang 2” dan produksi album musik asli Mandailing. Audisi berlangsung di aula KPU, Panyabungan, Mandailing Natal, Jum’at (10/2) untuk pelajar dari MAN Siabu, SMA 1 Panyabungan, SMA Plus Madina dan SMK Armina. Audisi juga akan dilanjutkan pada […]

  • Senin, Musda KNPI Madina

    Senin, Musda KNPI Madina

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA, Musda KNPI Madina akan digelar Senin (7/2) mendatang. Dari sejumlah kandidat yang mencalon Muhammad Alhasan Nasution SPdI dinilai sejumlah OKP merupakan figur yang layak untuk memimpin DPD KNPI Madina untuk periode selanjutnya. Sejumlah OKP tersebut, yakni PC GP Ansor Madina, PC PMII Madina, PC Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Madina, PC Generasi Muda Pembangunan Indonesia […]

  • Petasan Ganggu Ibadah Tarawih

    Petasan Ganggu Ibadah Tarawih

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Letupan-letupan petasan dan kembang api sangat mengganggu pelaksanaan ibada tarawih dan tadarus di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Pemerintah daerah Madina diminta melalukan koordinasi lebih gesit dengan para camat dan kepala desa dalam upaya menertibkan warga yang membuyikan petasan dan mercun di sekitar mesjid pada malam hari. “Harus begini baru bisa dihentikan […]

  • Rambin di Sabadolok Rusak Parah

    Rambin di Sabadolok Rusak Parah

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Titi Ganting di desa Sabadolok, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal, Sumut, rusak parah. Rambin itu menuju Saba Rimbaan, pusat aktivitas pertanian dan perkebunan warga Saba Dolok. Melintang di atas Sungai Batang Gadis yang berarus deras. Kondisi rusak ini sudah berlangsung hampir satu tahun terakhir. Agar titi gantung ini tetap bisa di […]

  • Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 2)

    Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 2)

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Dahlan Batubara   Tambang emas yang dikelola rakyat di Hutabargot dan Nagajuang harus dipandang sebagai suatu lapangan kerja yang diciptakan oleh rakyat. Itu bukan lapangan kerja yang diciptakan negara. Dan, seharusnya pemerintah daerah sebagai instrumen negara di tingkat daerah sudah sejatinya berterimakasih kepada rakyat yang mampu menciptakan lapangan kerja. Bukankah pemerintah daerah […]

expand_less