Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

DPRD Psp Kunjungi Kantor Satu Atap di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
  • print Cetak


SIDIMPUAN- DPRD dan Pemerintah Kota Padangsidimpuan (Pemko Psp), Kamis (18/11) lalu berkunjung ke Kantor Pelayanan Satu Atap di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Kedatangan mereka untuk mematangkan rencana diterapkannya kantor pelayanan satu atap di Kota Psp, yang saat ini Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang organisasi dan tata kerja kantor pelayanan perizinan terpadu Kota Psp sedang dibahas.

Ketua Badan Legislasi DPRD Psp, H Khoiruddin Nasution SE, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk mendapatkan pelajaran tentang penerapan sistem pelayanan izin terpadu satu atap. “Sebagai daerah yang terus berkembang, kami akam terus mengambil pelajaran dari daerah yang sudah terlebih dahulu menerapkan ssstem ini,” katanya.

Kunjungan ini dilakukan untuk merampungkan pembahasan ranperda tentang organisasi dan tata kerja kantor pelayanan perizinan terpadu Kota Psp yang saat ini sedang dibahas.

Dikatakannya lagi, tanpa studi banding ke daerah lain yang sudah menerapkan sistem ini terlebih dahulu, maka ranperda tersebut tidak bisa disahkan menjadi perda.

Kemudian, salah satu syarat untuk penerapan sistem tersebut harus ada studi banding dengan daerah lain, karena tanpa studi banding maka dikhawatirkan pelaksanaan atau penerapannya tidak maksimal malah tidak berjalan seperti yang diharapkan.

“Selama ini tidak ada punya sistem seperti itu. Jadi, untuk memantapkan penerapannya nanti di Kota Psp kita harus terlebih dahulu studi banding dengan mempelajarinya di daerah yang sudah terlebih dahulu menerapkannya,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Khoir, demikian sapaan akrabnya, kunjungan ini dilakukan juga untuk mengambil perbandingan sebelum keluarnya Undang-Undang (UU) nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi.

Sementara itu Ketua Komisi I, Khoiruddin Rambe SSos, menambahkan penerapan sistem pelayanan satu atap ini akan dapat meminimalisir adanya kebocoran anggaran di tingkat SKPD. Namun, sistem ini dapat berjalan maksimal dan sesuai dengan harapan jika Wali Kota Psp memberikan ketegasan perihal kewenangan masing-masing SKPD.

“Kalau tidak ada ketegasan dari wali kota, saya pikir program ini bakalan batal, karena umumnya masing-masing SKPD itu mempunyai ego tersendiri, sehingga diperlukan ketegasan dari kepala daerah,” ucapnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), Samakmur MM, menambahkan, banyak pelajaran berharga yang bisa diambil dalam studi banding tersebut. Karena dari studi banding itu dapat menambah wawasan dan akumulasi problematika tentang system pelayanan satu atap.

“Pastinya semua kelebihan dan kelemahan tentang pelayanan satu pintu harus kita ketahui, agar dalam pelaksanannya bisa berjalan maksimal. Karena, menurutnya dengan diterapkannya hal tersebut di Kota Psp maka aliran PAD yang selama ini dikelola oleh masing-masing SKPD akan lebih transparan,” sebutnya.

Kunjungan 11 anggota DPRD Psp dari badan legislasi ini bersama beberapa pimpinan SKPD berlangsung selama sehari dengan mengunjungi dan mempelajari tara cara pelayanan dan perizinan di Kantor Pelayanan Satu Atap Kabupaten Madina. (phn)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI Janji KTT ASEAN Bebas Teror

    TNI Janji KTT ASEAN Bebas Teror

    • calendar_month Senin, 2 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Mabes TNI optimistis Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN tiga hari lagi berjalan aman. TNI menjamin acara yang diikuti 11 negara itu akan berlangsung aman tanpa gangguan terorisme. “Insya Allah aman dan lancar. Semua anak-anak sudah siap,” ujar Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono usai acara apel bersama pengamanan KTT ASEAN di Monas kemarin (1/5). Apel Kesiapan […]

  • Makna Lambang IMAMI

    Makna Lambang IMAMI

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR (Mandailing Online) – Satu organisasi baru yang menyatukan etnis Mandailing lintas dua negara telah terbentuk. Namanya Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI) yang dibentuk di Malaysia oleh para tokoh Mandailing yang ada di Malaysia dan tokoh Mandailing dari Tanah Leluhur, Sumatera, Indonesia, bulan Juni 2014. Berdasar Anggaran Dasar IMAMI Pasal 18 tentang makna lambang […]

  • Praktek Dugaan Pungli Dana BOS di Madina Diibaratkan ” Manajemen Jahiliah” . Praktisi Hukum Desak APH Turun Tangan

    Praktek Dugaan Pungli Dana BOS di Madina Diibaratkan ” Manajemen Jahiliah” . Praktisi Hukum Desak APH Turun Tangan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      MADINA||Mandailing Online – Praktik pungutan liar Dana BOS di Kabupaten Mandailing Natal menjadi sorotan. Sejumlah Kepala Sekolah mengaku wajib setor “biaya administrasi” minimal Rp1 juta kepada Manager Dana BOS Dinas Pendidikan Madina setiap kali dana cair. Praktisi hukum senior menyebut ini “manajemen jahiliah”. “Tidak ada asap kalau tidak ada api. Kepala sekolah sebagai pihak yang […]

  • KPK Kembalikan Uang Korupsi Syamsul Rp75 M

    KPK Kembalikan Uang Korupsi Syamsul Rp75 M

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LANGKAT- Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) akhirnya mengembalikan uang Pemkab Langkat Rp75 miliar lebih. Dana tersebut sebelumnya disita guna keperluan pengungkapan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Bupati Syamsul Arifin. Pengembalian uang sitaan dilakukan pada Senin (2/7) lalu sekira pukul 16.00 WIB di kantor Bupati Langkat. Pengembalian itu disaksikan Kapolres Langkat AKB Eric Bhismo dan beberapa […]

  • Beri Dukungan Aksi Emak-emak Tabuyung, Ketua Fraksi Golkar: Pihak Berwenang Jangan Diam

    Beri Dukungan Aksi Emak-emak Tabuyung, Ketua Fraksi Golkar: Pihak Berwenang Jangan Diam

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara memberi dukungan atas aksi emak-emak di Tabuyung pada Jumat (31/12) lalu yang mendatangi rumah terduga bandar narkoba. Arsidin meminta pihak berwenang untuk tidak tinggal diam dan bertindak seolah tidak tahu dengan keadaan peredaran dan pengaruh narkoba di Tabuyung. Hal itu disampaikan […]

  • Kabut Masih Tebal, Kadin Bagi-Bagi Masker

    Kabut Masih Tebal, Kadin Bagi-Bagi Masker

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Mandailing Natal (Madina) bersama puluhan wartawan membagikan masker secara geratis kepada para pengemudi di Kota Panyabungan., Jum’at (14/3/2014). Masker yang dibagikan itu mencapai 2.000 helai. Pembagian masker gratis ini sebagai upaya Kadin meminimalisir jumlah warga dari pengaruh negatif asap kabut yang tetap tebal menyelimuti udara Madina. […]

expand_less