Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Bupati Madina Resmikan Kantor Satlantas & Satreskrim

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 4 Jul 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Hidayat Batubara SE meresmikan Kantor Satuan Lalulintas (Satlantas) dan Satuan Reskrim Polres Madina sebagai kado ulang tahun Bhayangkara ke 65 yang dibangun melalui dana APBD Madina sejak dua tahun lalu demi untuk memudahkan pelayanan terhadap masyarakat, Jumat (01/07/2011) kemarin.

“Bangunan ini kiranya dapat membantu Polres Madina dalam menjalankan tugas di bidang masing-masing dalam melayani masyarakat di daerah ini, walau belum sempurna dan masih banyak kekurangan sarana dan prasarana yang harus dilengkapi. Namun untuk sementara gedung ini sudah layak dipakai demi untuk kelancaran segala aktivitas di kantor ini,” sebut Hidayat.

Dikatakannya, Kepolisian Republik Indonesia saat ini genap usianya 65 tahun. Di usia yang cukup matang ini tentu sudah semakin baik pula pelayanannya pada masyarskat di bidang ketertiban dan perlindungan terhadap masyarakat. Dengan reformasi di tubuh kepolisian semakin hari kinerja kepolisian terlihat semakin membaik yang ditandai dengan kearifan, kebijakan dan responsibiliti terhadap masyarakat.

“Polisi kita harus benar-benar menjadi sahabat rakyat, sehingga hari Bhayangkara ke 65 ini kita jadikan momentum perubahan yang lebih mencitrakan kepolisian yang sesuai dengan temanya yakni dengan semangat kemitraan kita mantafkan revitalisasi Polri guna mewujudkan pelayanan prima,” sebutnya.

Menurutnya, momentum ini kita jadikan untuk membangun Madina ke depan sebab diyakin dengan kemitraan muspida yang terjalin selama ini merupakan awal keharmonisan dalam membangun Madina lima tahun ke depan.

“Saya yakin, permasalahan yang muncul di Madina ini akan dapat kita selesaikan dengan arif terbukti dengan kondusifitas yang telah terjadi pada saat pilkada berjalan hingga pada pelantikan tiga hari lalu. Untuk itu patut kita berikan apresiasi pada Kepolisian Republik Indonesia khusunya Kepolisian Resor Mandailing Natal yang begitu besar peranannya dalam melakukan pengamanan pada saat pemilukada,” sebutnya.

Sementara Kapolres Mandailing Natal AKBP Fauzi Dalimunthe menuturkan, Polres Madina mengucapkan terima kasih atas perhatiannya yang memberikan dua bangunan gedung sekaligus dan akan dipergunakan secara langsung setelah diresmikan demi untuk menunjang tugas-tugas kepolisian.

“Kita akan mempergunakan bangunan yang diberikan Pemerintah Daerah Madina ini kepada Kepolisian Resor Mandailing Natal sebagai kantor pelayanan terhadap masyarakat,” katanya. (BS-026)
sumber : (beritasumut.com)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sofwat Nasution Sudah Mendaftar di 3 Parpol

    Sofwat Nasution Sudah Mendaftar di 3 Parpol

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal calon bupati Madina, Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution, Sabtu siang (9/11), mendaftar di Partai Perindo Madina. Ini partai ketiga pendaftaran sang jenderal. Sofwat Nasution dan rombongan tiba di sekretariat Perindo, Pidoli, Panyabungan, sekitar pukul 11.00. Sehari sebelumnya beliau mendaftar di Gerindra dan PKS. Di Perindo, beliau disambut hangat […]

  • Bukit Muhasabah Panyabungan Penyejuk Qolbu

    Bukit Muhasabah Panyabungan Penyejuk Qolbu

    • calendar_month Selasa, 22 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Bukit Muhasabah di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) sungguh menawan. Mengasah jiwa dan penyejuk qolbu, ketenangan, empati dan nilai-nilai estetika. Betapa tidak, di siang hari pengunjung dengan lugas disuguhi panorama hamparan kota Panyabungan yang memajang di arah barat, lalu lamat-lamat terlihat mozaik kawasan Panyabungan Utara hingga Panyabungan Barat dan Nagajuang. Di arah tenggara, Gunung Sorik […]

  • Gaja Do Napagaja, Landung Natarkapit

    Gaja Do Napagaja, Landung Natarkapit

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Songon nabiaso alak dikampung pula dung loja-loja marusaho tontu les natulopo ujungna maradian sareto giot laos manyirup-nyirup kopi paet. Songoni mada disada maso ima topekma diari Salasa dilopo nisi Jakombang, bahat ma tarpaida alak namarkumpul palidang-lidang pat dilopo i. Sareto diari I bahat alak dihutai mandung mandaek sarojitana pastimei mandung cerah ma nida parboi nialak […]

  • Windows 8 Dicurigai Jadi Alat Mata-mata AS

    Windows 8 Dicurigai Jadi Alat Mata-mata AS

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Di zaman serba terhubung seperti sekarang ini, apapun layak dicurigai, termasuk sistem operasi komputer bikinan negara adidaya. Itulah sikap yang agaknya diambil pemerintah Jerman terhadap Windows 8. Lembaga Kantor Federal Informasi (BSI) negara ini mengingatkan pengguna agar berhati-hati dengan komputer berbasis Windows 8 karena rawan menjadi korban serangan cyber. Peringatan tersebut tertuang dalam bocoran dokumen […]

  • Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    Para Pencipta Lagu Mandailing Tidak Lagi Setia kepada Bahasa Mandailing

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu Mandailing saat ini tak lagi mengindahkan bahasa Mandailing asli, sehingga lagu-lagu Mandailing sudah jauh dari esensi kebudayaan Mandailing. Mayoritas album lagu Mandailing atau album Tapsel-Madina sudah bercampur dengan bahasa Indonesia, baik dari sisi kata maupun dari sisi kalimat. Kondisi itu telah menyebabkan nyanyian Mandailing yang diciptakan para pencipta […]

  • Kontes legislatif makan korban?

    Kontes legislatif makan korban?

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pemilu legislatif 2014 masih 3,5 tahun lagi. Namun, bagi warga negara memiliki kepedulian dan keinginan untuk mengabdi sebagai anggota legislatif, bukanlah waktu yang panjang. Untuk mengikuti kontes legislatif diperlukan kesiapan yang memadai, baik materi maupun mental. Selama ini paradigma yang berkembang mengikuti pencalonan anggota legislatif membutuhkan biaya besar dan itu pun belum menjamin […]

expand_less