Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

5 Poin Tuntutan Mahasiswa Madina di KPK

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
  • print Cetak

Unjukrasa itu dilakukan sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Forum Masyarakat Mahasiswa Peduli Mandailing Natal di depan gedung KPK, Jakarta (18/2/2021).

JAKARTA (Mandailing Online) – Sebanyak lima poin tuntutan mahasiswa yang berunjukrasa di depan gedung KPK, Jakarta, Kamis (18/2/2021) tentang dugaan korupsi Bansos Covid di Mandailing Natal.

Unjukrasa itu dilakukan sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Forum Masyarakat Mahasiswa Peduli Mandailing Natal yang digerakkan Herman Birje Nasution selaku Koordinator Aksi, dan Ridho S selaku Koordinator Lapangan, Ridho S.

Kelima poin itu tertuang dalam dokumen pernyataan sikap yang dibacakan dalam bentuk orasi selama unjukrasa berlangsung dan diserahkan dalam bentuk dokumen kepada KPK, yakni :

Pertama; meminta kepada Bapak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia agar membentuk Tim Independen untuk memeriksa dugaan keterlibatan Oknum Kepala Desa dan Oknum Camat dalam menyalahgunakan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Kab. Madina T.A 2020 untuk memenangkan Pasangan Calon Petahana sesuai Peraturan Perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.

Kedua ; meminta kepada Bapak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia agar membentuk Tim Independen untuk memeriksa dugaan keterlibatan Oknum Kepala Desa dan Oknum Camat  dalam Penggunaan Dana Covid-19 yang bersumber dari APBDes Se-Kabupaten Mandailing Natal Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp 4.120.268.000 (Empat Milyar Seratus Dua Puluh Juta Dua Ratus Enam Puluh Delapan Ribu Rupiah) untuk pengadaan masker di Kabupaten Mandailing Natal dengan harga per item sebesar Rp 10.000 (Sepuluh Ribu Rupiah). Kami menduga adanya indikasi mark up harga dalam proses penganggaran masker yang bersumber dari APBDes Tahun Anggaran 2020.

Ketiga; meminta kepada Bapak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia agar membentuk Tim Independen untuk memeriksa dugaan penyelewengan dana Covid-19 yang menurut dugaan kami berpotensi kuat dikorupsi yang bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal T.A 2020 sebesar Rp 25.509.464.395 (Dua puluh lima milyar lima ratus sembilan juta empat ratus enam puluh empat tiga ratus sembilan puluh lima) yang terdiri dari penanganan bidang kesehatan sebesar Rp 3.240.827.752 (Tiga Milyar Dua Ratus Empat Puluh Juta Delapan Ratus Dua Puluh Tujuh Tujuh Ratus Lima Puluh Dua), Belanja Tidak Terduga sebesar Rp 22.268.636.643 (Dua Puluh Dua Milyar Dua Ratus Enam Puluh Delapan Juta Enam Ratus Tiga Puluh Enam Ribu Enam Ratus Empat Puluh Tiga Rupiah).

Keempat : Meminta kepada Bapak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia agar segera memeriksa Penggunaan Dana Covid-19 yang berupa Bantuan Sembako yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp 12.200.625.000 (Dua Belas Milyar Dua Ratus Juta Enam Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah) yang diperuntukkan  kepada 54.225 Kepala Keluarga (KK). Hal ini kami duga disalahgunakan untuk kepentingan politik dalam memenangkan Pasangan Calon Petahana pada Pilkada Madina Tahun 2020.

Kelima ; meminta kepada Bapak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia untuk menjalankan pasal 2 ayat (2) UU no 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terhadap pelaku tindak pidana korupsi di masa pandemi covid-19 sebagaimana yang pernah disampaikan Bapak Ketua KPK RI bahwa pelaku korupsi anggaran penanganan pandemi covid-19 dapat dikenakan hukuman mati.

Sebelumnya aksi serupa dilakukan di halaman kantor gubernur Sumatera Utara pada 11 Pebruari 2021 lalu.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saparuddin Haji Lubis: Strategi 60-10 Hingga Program Kopi Menyelamatkan Petani Karet

    Saparuddin Haji Lubis: Strategi 60-10 Hingga Program Kopi Menyelamatkan Petani Karet

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Membangun Madina itu bukan soal bisa atau tidak bisa, tetapi kuncinya adalah apakah kita semua mau bersama-sama membangun Madina? Itu kalimat calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis yang menjadi perhatian audiens dalam penyampaian visi misi calon bupati sebagai satu dari rangkaian tahapan penjaringan calon kepala daerah yang diselenggarakan PKB Madina […]

  • Songon Gogat Doma Boto Angkang  Boi Nibayoi

    Songon Gogat Doma Boto Angkang Boi Nibayoi

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sinabiarna nagiot ona rampingkoni marpenong-penong jabat songon aruting nahona tuba, martingkat-tingkat boi nai songon gogat bulusoma, arana inda piga pokennaibe napalaluon ni amantai ma ningna caritona nagiot perampingani, pala namaramping mantong ibarat ni suping nanyiak dei boto, manyarira songon bugang nailasiakan doihot lasiak cino, ning Jatulillama markombur laos mangaregep karupuk jangek. Baen kopi paeti Jabulele […]

  • Berkas Rudolf & Saibon Diserahkan ke Jaksa

    Berkas Rudolf & Saibon Diserahkan ke Jaksa

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TOBASA – Berkas mantan Asisten I Pemkab Tobasa Rudolf Manurung dan mantan Plt Sekda Saibon Sirait yang terlibat dugaan korupsi proyek pembebasan lahan PLTA Asahan III, diserahkan ke Kejaksaan Negeri Balige, Rabu (5/3) sekira pukul 15.00 WIB. Kapolres Tobasa AKBP Edi Fariadi melalui Kasat Reskrim AKP Robert Sembiring didampingi Kanit Tipikor Aiptu M Harahap, Kamis […]

  • Nuansa Alam Sitinjak

    Nuansa Alam Sitinjak

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANAROMA SITINJAK. : Mernikmati nuansa alam yang masih perawan di Mandailing Natal adalah aktivitas yang dilakukan wisata local stiap hari libur salah satunya di sitinjak (Foto : Hendra)

  • Gegara Akun Palsu, Pria di Hutabaringin Julu Dianiaya Oknum Perangkat Desa

    Gegara Akun Palsu, Pria di Hutabaringin Julu Dianiaya Oknum Perangkat Desa

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Sahirbani Rangkuti (34) warga Desa Hutabaringin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Mandailing Natal (Madina) dianiaya Oknum Perangkat Desa Inisial OR (37) dengan sebilah parang yang mengenai di bagian wajah sebelah kiri sehingga mengakibatkan luka robek. “Ya, saya di bacok tadi malam (10/08) sekitar Pukul 18:40 di depan rumah pelaku, atas kejadian tersebut […]

  • Gaja Do Napagaja, Landung Natarkapit

    Gaja Do Napagaja, Landung Natarkapit

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Songon nabiaso alak dikampung pula dung loja-loja marusaho tontu les natulopo ujungna maradian sareto giot laos manyirup-nyirup kopi paet. Songoni mada disada maso ima topekma diari Salasa dilopo nisi Jakombang, bahat ma tarpaida alak namarkumpul palidang-lidang pat dilopo i. Sareto diari I bahat alak dihutai mandung mandaek sarojitana pastimei mandung cerah ma nida parboi nialak […]

expand_less