Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode

MUI Langkat Minta Sikap Konkrit Atasi Kemaksiatan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
  • print Cetak


Langkat : Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat meminta pihak berwenang dan terkait untuk merumuskan sikap konkrit berupa kebijakan mengatasi berbagai bentuk kemaksiatan yang semakin memprihatinkan di daerah setempat.

“Perlu sikap konkrit atas kemaksiatan yang selain telah melanggar norma agama, juga menciderai Langkat sebagai bumi religius,” kata H Saleh Hamid, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Langkat ketika dihubungi di Stabat, Kamis [03/02].

Ketua MUI Langkat mengakui sudah dukup resah menyaksikan kemaksiatan terus berlangsung tanpa ada tinakan refresif dari aparat hukum. Dalam waktu dekat ini, kita akan menyampaikan keresahan ummat ini kepada unsur Muspida Langkat, katanya.

Beberapa bentuk kemaksiatan yang perlu menjadi perhatian dan kini menjalar sudah di generasi muda kita, yang bisa merusak masa depan mereka adalah judi, bilyard, miras, narkoba, prostitusi maupun pergaulan bebas dikalangan remaja kita.

Selain tindakan represif kepada Muspida selaku eksekutor, selanjutnya MUI juga menghimbau orang tua untuk lebih mewaspadai hal-hal tersebut diatas khususnya bagi perkembangan putra-putrinya, ungkapnya pula.

Sementara itu H Farhan Indra selaku sekretaris MUI Langkat menambahkan bahwa Muzakaroh MUI dilakukan pada setiap bulannya, selain silaturahmi terhadap berbagai perkembangan umat di masing-masing kecamatan.

Juga membahas berbagai masukan dari 23 MUI Kecamatan di Langkat, terhadap berbagai bentuk kemaksiatan yang sudah meresahkan berdasarkan laporan yang disampaikan dalam pertemuan itu.

Selain itu juga mengkaji kitab kuning sebagai bekal para ulama dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka dalam menyampaikan dakwah-dakwahnya ditengha-tengah ummat sesuai dengan Al Qur,an dan Sunnah Rasullullah SAW.

Secara terpisah pula Kepala Bahagian Humas Pemerintah Kabupaten Langkat Syahrizal, yang juga dikenal sebagai ulama di Langkat menyampaikan pula pesan Bupati agar MUI maupun Ormas, OKP Islam terus memberikan support dalam menjaga kekondusifan wilayah termasuk marwah Langkat sebagai bumi religius.

Sepanjang memenuhi keinginan warga, maka merupakan kewajiban bagi pemerintah untuk dapat menciptakan suasana yang nyaman serta tetap menegakkan nilai-nilai kebenaran dan norma kesusilaan di masyarakat.

Diharapkan melalui wadah MUI, berbagai masukan dan saran dilakukan secara berjenjang pada tingkatan masing-masing, untuk kemudian dicarikan solusi guna penyelesaian masalah yang muncul. (ant )
Sumber : beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Camat dan Tokoh Masyarakat Dukung Renegosiasi
    Tak Berkategori

    Camat dan Tokoh Masyarakat Dukung Renegosiasi

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Selain Muspida, dukungan juga muncul dari sejumlah camat terhadap upaya renegosiasi kontrak karya PT.Sorikmas Mining bagi menyelesaikan perseteruan antara masyarakat Naga Juang dengan pihak perusahaan. Dalam dokumen deklarasi para camat dan tokoh masyarakat tertanggal 25 April 2013 itu,m pertama, menyatalkan bahwa para tokoh masyarakat dan camat mendukung sepenuhnya upaya yang dilakukan […]

  • Kapoldasu Tinjau Vaksinasi di MAN 3 Madina

    Kapoldasu Tinjau Vaksinasi di MAN 3 Madina

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    HURABA (Mandailing Online) – Kunjungan Kapoldasu Irjen Pol. Panca Putra ke Mandailing Natal (Madina) pada Selasa (21/9/21) dengan salah satu agenda adalah meninjau vaksinasi di Mandailing Natal. Selain vaksinasi di Mapolres Madina, Kapoldasu juga meninjau progres vaksinasi di MAN 3 Madina. Peliput: Jakfar

  • Kebijalan Baru Kades Jambur Baru Batangnatal. Tak Ikut Gotong Royong, Warga Bayar 100 ribu

    Kebijalan Baru Kades Jambur Baru Batangnatal. Tak Ikut Gotong Royong, Warga Bayar 100 ribu

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal||Mandailing Online-Setelah memaksa warganya bawa material pasir dan batu untuk memperbaiki aset Pemkab Madina berupa jalan lingkungan yang dirusaknya, Riswan Haedy Kepala Desa Jambur Baru di Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal kembali mengeluarkan kebijakan memaksa warga untuk gotong royong memperbaiki jalan tersebut. Bagi warga yang tidak melibatkan diri denda Rp.100.000. ” warga sudah mengeluh karena […]

  • Pemkab Tapteng Siapkan Peralatan Antisipasi Kecelakaan

    Pemkab Tapteng Siapkan Peralatan Antisipasi Kecelakaan

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Pandan – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng), melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), telah menyiapkan berbagai peralatan guna mengantisipasi bencana atau kecelakaan yang mungkin terjadi di berbagai lokasi objek wisata di Tapteng. Peralatan yang disediakan guna memberikan kenyamanan dan keamanan kepada para wisatawan. Di beberapa objek wisata yang kita miliki, seperti Pantai Bosur, […]

  • Satu Unit Rumah Ludes Terbakar Di Tambangan

    Satu Unit Rumah Ludes Terbakar Di Tambangan

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Satu unit rumah semi permanen milik Basri (58) ludes terbakar di desa Angin Barat Lama, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal Madina. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (12/2/2014) sekitar pukul 11.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, sementara kerugiaan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Berdasar pengakuan sejumlah warga, penyebab kebakaran berasal […]

  • Pasokan Menipis, Harga Cabe Merah di Madina Tembus Rp.70.000/Kg

    Pasokan Menipis, Harga Cabe Merah di Madina Tembus Rp.70.000/Kg

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga cabe merah di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) menembus angka 70.000 rupiah per kilo gram dari sebelumnya di kisaran 55.000. Sejumlah pedagang yang, Minggu dan Senin (9-10/11) menyatakan meroketnya harga cabe ini akibat pasokan cabe merah menurun. Penurunan pasokan cabe ini disebut akibat menipisnya pasokan dari Kabupaten Karo terkait erupsi gunung […]

expand_less