Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Warga Aek Mata Keluhkan Jalan Berlumpur. Kadis PUPR Madina Pastikan Perbaikan 2024 Masuk di Dana DAK

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
  • print Cetak

Kondisi jalan menunu Desa Aek Mata, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal berlumpur ketika musim penghujan ( fikri )

PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Warga Desa Aek Mata, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) keluhkan jalan ke desa mereka yang tak kunjung dapat perhatian Pemerintah Daerah. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses satu satunya warga menunu Ibu kota Kabupaten yakni Panyabungan.

Kondisi jalan menuju desa tersebut tergolong parah, jalan yang masih tanah dilapis batuan itu ketika hujan tiba disejumlah titik akan berlumpur. Warga yang melintasi desa ini harus extra hati hati.

Meski Desa itu termasuk desa di pedalaman dengan penduduk 289 kepala keluarga, Desa Aek Mata adalah salah satu desa yang masuk dalam peta Kecamatan Panyabungan Kota yang menjadi Ibu Kota Kabupaten Mandailing Natal.

Dari Penuturan warga, dampak sulitnya akases jalan, mereka mengeluh karena ketika hendak menjual hasil bumi pun sulit.

” kendaraan yang masuk ke desa kami hanya truk pengangkut getah karet, terkadang kami terpaksa menumpang truk tersebut untuk menunu Panyabungan, kalau jalan kaki, bisa menempuh waktu 4 jam ” kata Nelly warga setempat.

Nelly juga mengeluhkan petugas kesehatan/ bidan desa aek mata yang jarang ke desa dengan alasan akses jalan yang rusak.

” kesulitan lain yang kami alami keberadaan bidan desa yang jarang di Desa, terkadang, warga yang hendak berobat terpaksa ke kota Panyabungan, parahnya ketika ada ibu ibu mau melahirkan, bidan desa tidak asa, warga terpaksa menunggu kendaraan truk yang hendak turun ke kota panyabungan. ” keluh Nelly.

Ia dan warga berhasap, Pemda Madina memperhatikan Desa mereka setidaknya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan sehingga akses warga lebih mudah.

Plt Kepala Dinas PUPR Madina Elpi Yanti Harahap yang dikonfirmasi seputar jalan Desa Aek Mata Senin 4/8/2023 mengaku, tahun 2024 ini, pembangunan jalan menuju Desa Aek Mata sudah masuk dalam program Dana Alokasi Khusu ( DAK ) tahun 2024.

” dari pengajuan, jalan Desa Aek Mata masuk dalam program alokasi anggaran DAK tahun 2024, mudah mudahan tidak ada abat janggal nya lagi ” kata Elpi.

Ia berharap, ketika alokasi anggaran sudah masuk, dan proyek pembangunan berjalan, warga mendukung sepenuhnya, termasuk masalah pembebasan lahan ketika ada lahan warga yang masuk terpakai. Hal ini mempermudah proses pembangunan jalan, sehungga tidak menjadi kendala. ( fikri/ red )

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4,7 Juta Rupiah Terkumpul Untuk Kurniawan Bocah Tanpa Anus

    4,7 Juta Rupiah Terkumpul Untuk Kurniawan Bocah Tanpa Anus

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)  – Bantuan kepada Karniawan, bocah usia 15 bulan yang mengalami penyakit Atresia (lahir tanpa lobang anus, red) terus mengalir. Beberapa pimpinan media masaa dan organisasi mahasiswa serta organisasi kepemudaan menyerahkan bantuan dana kepada kepada orangtua Karniawan, Kamis (26/5) di RSU Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) Karniawan yang berasal dari Muara Bangko, Kecamatan Ranto […]

  • Ummi Kultsum dari Pesantren Abinnur Juara 1 Lomba Baca Kitab Kuning PKS

    Ummi Kultsum dari Pesantren Abinnur Juara 1 Lomba Baca Kitab Kuning PKS

    • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Ummi Kultsum Saukani dari pesantren Abinnur Islami, Panyabungan Utara, tampil juara I Lomba Baca Kitab Kuning yang diselenggarakan PKS Mandailing Natal, Sumut. Dia mengumpul poin 235 pada tiga kategori lomba, yakni Qiroatul Kutub, Nahwu Shorof, dan Penguasaan Adab dan Etika. Juara II diraih Laila Safitri Siregar juga dari pesantren Abinnur Islami. […]

  • Perantau Keluhkan Galundung

    Perantau Keluhkan Galundung

    • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perantau asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) khususnya Panyabungan mengeluhkan kondisi lingkungan pemukiman masyarakat yang sudah banyak dimasuki Galundung (mesin penghancur batu mengandung biji emas, red). Pasalnya, galundung yang diketahui menggunakan mercury atau bahan beracun bakal membahayakan kesehatan masyarakat, dan perantau juga menyesalkan sikap pemerintah dan juga instansi terkait karena hingga saat ini belum berhasil menertibkannya […]

  • KPU Sumut: Kasasi Atau Tidak Tunggu Instruksi

    KPU Sumut: Kasasi Atau Tidak Tunggu Instruksi

    • calendar_month Senin, 28 Des 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN– KPU Sumatera Utara mengklaim belum menerima instruksi apapun dari KPU RI terkait tindak lanjut putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan yang memenangkan gugatan Jopinus Ramli (JR) Saragih-Amran Sinaga. Anggota KPU Sumut divisi hukum Evi Novida Ginting mengatakan, PT TUN Medan memberikan batas waktu 14 hari untuk menyampaikan tanggapan terhadap putusan tersebut. “Kami […]

  • Guru di Kota Berlebih, di Desa Terpencil Kekurangan

    Guru di Kota Berlebih, di Desa Terpencil Kekurangan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyebaran tenaga pendidik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak  proporsional. Guru menumpuk di sekolah-sekolah daerah perkotaan, sementara di  daerah pinggiran dan pedalaman banyak sekolah yang kekurangan guru, bahkan  banyak sekolah dasar yang hanya dididik oleh 2 atau 3 orang guru saja. “Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Dan pemerintah terkesan mengabaikan […]

  • Ketika Fir’aun Berkuasa

    Ketika Fir’aun Berkuasa

    • calendar_month Jumat, 18 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ketika Fir’aun berkuasa, dirinya dikelilingi pemuka agama, konglomerat, dan juga para penjaga keamanan. Ketika Fir’aun berkuasa, di sisi kanannya ada Bal-am bin Ba’ura. Bal-am adalah seorang pemuka agama, yang dengan penguasaannya atas dalil-dalil agama di zamannya, dia memutar-mutar lidahnya demi membenarkan semua tindakan Fir’aun dan dengan kejinya menuding orang-orang yang memperjuangkan kebenaran sebagai penjahat […]

expand_less