Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Unjukrasa Karyawan PT.RMM Berlanjut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
  • print Cetak

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi unjukrasa sekitar 500 karyawan dan karyawati PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) sejak selasa lalu belum berakhir hingga Jum’at (17/4).

Aksi unjukrasa pertama pada selasa berlangsung di kantor distrik PT.RMM Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina).

Tak mendapat jawaban sesuai dengan tuntutan, aksi berlanjut ke lapangan kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Madina di Panyabungan, Kamis (16/4) yang berjarak sekitar 90 km dari Natal.

Tak jua mendapat jawaban memadai dari Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Madina Syamsir dan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyebabkan pengunjukrasa tak mau menghentikan aksinya hingga menginap di lokasi aksi.

Pada Jum’at pagi, (17/4) pengunjukrasa bergerak dari lapangan Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja Madina menuju kantor bupati Madina berjarak sekitar 1 kilo meter.

Mereka berorasi di halaman kantor bupati sejak pagi menyampaikan tuntutan. Namun, hingga menjelang solat Jum’at, pengunjukrasa belum diterima oleh bupati atau pejabat berkompeten di pemkab Madina.

Pada aksi hari Kamis, Bupati Madina sempat mendatangi pengunjukrasa di lapangan Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Transmigrasi dan Tenaga Kerja. Saat itu bupati menyatakan kepada pengunjukrasa bahwa Pemkab Madina akan secepatnya menindaklanjuti masalah yang dituntutkan pengunjukrasa.

"Saya berharap karyawan PT RMM pulang ke rumah. Masalah ini, kami yang akan tanggung jawab untuk menyelesaikannya," katanya.

Sedangkan Kepala Dinas di kesempatan itu juga menyatakan Pemkab Madina akan menindaklanjuti persoalan perusahaan dengan karyawan.

Samsir juga sempat menyatakan bahwa ia tidak pernah meminta dan menerima uang dari PT RMM.

Poin-poin tuntutan pengunjukrasa silahkan membuka http://www.mandailingonline.com/merasa-hak-hak-dikangkangi-karyawan-pt-rmm-unjukrasa/

 

Peliput : Holik Nasution
Editor  : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aparat Didesak Analisa Mengapa Vihara jadi Target Bom

    Aparat Didesak Analisa Mengapa Vihara jadi Target Bom

    • calendar_month Senin, 5 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin mengatakan, pihak Kepolisian dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) harus segera menganalisa bom di Vihara Ekayana, Kebon Jeruk. Menurut Hasanuddin, penyelidikan kasus itu harus fokus terhadap dua hal yakni sasaran dan lokasi bom. “Mengapa yang jadi target justru Vihara Ekayana di Kebon Jeruk? Bukankah ada Vihara […]

  • Honor Tak Cair 3 Bulan, Pegawai PU Unjuk Rasa

    Honor Tak Cair 3 Bulan, Pegawai PU Unjuk Rasa

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 50 pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga honorer Dinas Pekerjaan Umum (PU) Mandailing Natal (Madina) melakukan unjuk rasa ke kantor Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah, Jum’at (2/8/2013) terkait tunjangan dan honor yang tak dibayar 3 bulan. “Dana tunjangan tidak cair sudah 2 bulan,” ujar salah seorang PNS. Sementara para […]

  • Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 1)

    Tambang Rakyat vs Pemda Lemah Visi (bagian 1)

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh : Dahlan Batubara   Negara itu didirikan oleh rakyat. Negara didirikan bertujuan menyelenggarakan pemenuhan-pemenuhan kebutuhan rakyat. Kebutuhan rakyat itu salahsatunya adalah lapangan kerja. Negara dapat dikatakan gagal ketika negara tak mampu menyediakan lapangan kerja untuk rakyat. Ketika rakyat mampu menciptakan pekerjaan untuk dirinya, maka negara harus melindungi pekerjaan yang diciptakan rakyat itu. […]

  • 2 dari SDN 001 Sihepeng Duta Madina ke Provinsi

    2 dari SDN 001 Sihepeng Duta Madina ke Provinsi

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) –  SD Negeri 001 Sihepeng Kecamatan Siabu melahirkan pelajar berprestasi. Dua pelajar dari sekolah itu berhasil meraih juara I bidang lomba Vokal serta lomba Cipta dan Baca Puisi di tingkat kabupaten pada tanggal 11 Aril 2016 perlombaan menyongsong Hardiknas. Keduanya adalah  Naufal Haris Nasution kelas V juara I lomba Vokal Solo. Kemudian […]

  • Sarlinkson Guano Solusi untuk Petani Saat Harga Pupuk Mahal

    Sarlinkson Guano Solusi untuk Petani Saat Harga Pupuk Mahal

    • calendar_month Rabu, 21 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) Di saat harga pupuk yang kian mahal, pupuk Sarlinkson Guano menjadi solusi menggembirakan bagi petani. Pupuk oranik yang diproduksi di  Mandailing Natal, Sumatera Utara ini berbahan baku tahi murni kelelawar di dalam goa Baginda, Dusun Aek Putih, Desa Adangkahan, Kecamatan Batang Natal. Veri, dari pihak PT. Sarlinkson yang memproduksi pupuk organik Sarlinkson […]

  • Proxy War dan Neo Imperialisme!

    Proxy War dan Neo Imperialisme!

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Umar Syarifudin (Lajnah Siyasiyah DPD HTI Jatim)   Dalam beberapa kesempatan, Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan Indonesia saat ini tengah menghadapi bahaya proxy war atau perang asimetris. Proxy war terjadi di Indonesia melaui beberapa cara, di antaranya narkoba, konflik antar kelompok, maupun terorisme. Panglima TNI mengingatkan tentang Proxy War sebagai ancaman nyata bagi […]

expand_less