Jumat, 9 Okt 2026
light_mode

LBH Madina Yustisia Minta Kepolisian Waspadai Tindakan Persekusi Terhadap Jurnalis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
  • print Cetak

Ketua LBH Madina Yustisia, Ali Isnandar

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – LBH Madina Yustisia mendesak kepolisian mencegah teror terhadap wartawan TVRI di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

“Kami mendesak agar pihak Kepolisian bertindak cepat untuk mewaspadai adanya kemungkinan tindakan main hakim sendiri dari kelompok-kelompok tertentu,” kata Ketua LBH Madina Yustisia Ali Isnandar, SH,MH dalam siaran pers, Sabtu (10/8/2024).

Desakan LBH Madina Yustisia itu terkait adanya teror melalui aplikasi WhatsApp terhadap Agussalim Hasibuan wartawan TVRI dan StartNews.

Di sisi lain, teror berbentuk pesan via WhatsApp itu mengancam akan mengerahkan pasukan bermotor mendatangi rumah kediaman Agussalim di Panyabungan.

Agussalim telah melakukan laporan ke Polres Madina pada Sabtu (10/8) atas ancaman terhadapnya.

Dalam pengakuannya Agussalim menguraikan bahwa sejak Jum’at (09/08/2024), dia mendapat pesan melalui WhatsApp dari seseorang diketahui berinisial P yang menyebutkan 30 hingga 50 motor massa akan mendatangi rumahnya. Dugaannya akibat pemberitaan media tempat dia menulis menyiarkan harga BBM di SPBU di Kecamatan Linggabayu, Madina.

LBH Madina Yustisia menyatakan bahwa profesi seorang jurnalis dilindungi oleh Undang-Undang Tentang Pers Nomor 40 Tahun 1999, bebas dari intimadasi, ancaman, serta tindakan-tindakan yang mengarah pada terhalangnya kemerdekaan pers. Karena kemerdekaan pers merupakan salah satu wujud kedaulatan rakyat dan menjadi unsur yang sangat penting untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang demokratis.

“Menurut kami, terutama kepolsian harus memastikan apa motif dari pesan WhatsApp tersebut, jika benar di lapangan ada kelompok masyarakat yang berniat ingin mendatangi rumah jurnalis dimaksud, agar sebaiknya dicegah jika perlu digagalkan dengan paksa. Karena tidakakan main hakim sendiri (street justice) tidak ada dasar hukumnya” ujar Ali.

“Jika ada pihak-pihak tertentu yang merasa tersinggung dan dirugikan akibat lahirnya produk jurnalistik atau produk jurnalis tersebut terdapat kekeliruan, pihak tersebut dapat mengambil langkah-langkah yang lebih demokratis yakni dengan cara mengajukan koreksi agar berita yang ada dirubah sesuai dengan kenyataan yang ada. Namun apabila berita yang diterbitkan ternyata sudah sesuai dengan peristiwa di lapangan, semestinya publik justeru mengapresiasi berita tersebut secara positif, karena itulah tugas profesi jurnalis untuk mengawal negara hukum sesuai dengan kode etik profesinya” katanya.

Yang tidak kalah penting, lanjut Ali, LBH Madina Yustisia juga mendesak kepolisian untuk mengukap adanya dugaan mafia minyak di SPBU tersebut.

LBH Madina Yustisia, mengajak semua masyarakat terkait agar menahan diri dari tindakan yang bersifat melanggar hukum serta merugikan diri sendiri dan keluarga.

“Karena tidak ada seorang pun yang kebal dari jerat hukum, oleh sebab itu jangan pernah mencoba-coba untuk melanggar hukum dengan alasan apapun,” pungkas Ali. (rel)

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Lebaran Omset Tukang Pangkas Rambut di Panyabungan Meningkat

    Jelang Lebaran Omset Tukang Pangkas Rambut di Panyabungan Meningkat

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):Jelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah atau Tahun 2025 sejumlah tempat cukur rambut dan salon ramai pengunjung. Omset cukur rambut naik hingga jutaan rupiah. Menurut Muksin Lubis hal ini merupakan bagian tradisi menyambut kemenangan idul fitri setelah melakukan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan serta pembersihan diri. Disamping itu, diungkapkan […]

  • STAIN Madina Gelar Diskusi Ilmiah Revitalisasi Kebudayaan

    STAIN Madina Gelar Diskusi Ilmiah Revitalisasi Kebudayaan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Supardi
    • 0Komentar

    … PANYABUNGAN (Mandailing Online) – STAIN Madina menggelar Diskusi Ilmiah bertopik “Revitalisasi Budaya Mandailing di Tengah Disrupsi Informasi”, Kamis (1/10/2026). Budaya adalah aset yang harus terus dilestarikan karena sarat dengan nilai. Revitalisasi diperlukan sebagai upaya menghidupkan kembali, memperkuat, dan mengembangkan kebudayaan yang mulai melemah, atau kehilangan fungsi dalam kehidupan masyarakat, tanpa menghilangkan nilai dan identitas […]

  • Covid-19 Belum Teratasi, Kini Omicron Ubah Arah Pandemi

    Covid-19 Belum Teratasi, Kini Omicron Ubah Arah Pandemi

    • calendar_month Senin, 20 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Endang Pohan Aktivis dakwah/mahasiswi   Pandemi covid-19 belum usai, namun sekarang varian virus covid-19 telah muncul. Varian virus covid-19 ini dinamakan Omicron (B.1.1.259). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan Varian covid-19 Omicron ini terdeteksi pertama kali di Afrika Selatan pada 9 November lalu dan para ahli menduga virus ini bahkan lebih menular dari virus covid-19 […]

  • Tahap Konstruksi PT.SMGP Berjalan Normal

    Tahap Konstruksi PT.SMGP Berjalan Normal

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga awal September 2015, akitivitas tahapan konstruksi pembangkit listrik tenaga panas bumi yang dilaksanakan PT.Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di wilayah kerja proyek Kabupaten Mandailing Natal, sedang berjalan. Pantauan wartawan sejak akhir Agustus hingga awal September, kegiatan tahapan konstruksi berjalan normal, baik pengerjaan konstruksi di lokasi rencana titik bor maupun […]

  • ISIS Ancam Serang Piala Dunia 2022 di Qatar

    ISIS Ancam Serang Piala Dunia 2022 di Qatar

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    BAGHDAD, KOMPAS.com — Piala Dunia 2014 belum usai. Namun, kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sudah menebar ancaman untuk Piala Dunia 2022 yang akan digelar di Qatar. ISIS memperingatkan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) jika turnamen empat tahunan itu tetap digelar di Qatar, ISIS akan beraksi dengan menembakkan rudal jarak jauh Scud ke Qatar. Ancaman […]

  • BAHAYA MEMUSUHI DAN MENYAKITI ULAMA

    BAHAYA MEMUSUHI DAN MENYAKITI ULAMA

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ulama adalah sosok yang Allah SWT muliakan. Sudah sepantasnya kaum Muslim juga memuliakan ulama. Melindungi dan menjaga mereka. Tidak memperolok-olok apalagi menyakiti mereka. Sayang, yang terjadi di Tanah Air, untuk kesekian kali terjadi serangan terhadap ulama dan tokoh Islam. Bukan saja diolok-olok. Bahkan nyawa mereka sampai terancam. Sebagian dari mereka ada yang dianiaya di rumah, […]

expand_less