Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

Badan Pemangku Adat Jangan Dibawa ke Ranah Politik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
  • print Cetak

 

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Pelantikan Badan Pemangku Adat Mandailing Julu seharusnya tidak dibarengi dengan pernyataan sikap dan dukungan terhadap salah satu pasangan calon Bupati.

Itu dikatakan Ketua DPP Himpunan Pemuda Mandailing (HIPMA), M. Suhairy Lubis, S. Fil, kemarin, terkait adanya rangkaian acara pengumuman dukungan Badan Pemangku Adat Mandailing Julu kepada calon bupati Dahlan Hasan Nasution, Sabtu (15/8) lalu di Kotanopan, Mandailing Natal (Madina).

“Kalau memang individunya mendukung salah satu balon bupati silakan, jangan di bawa lembaganya. Belum tentu semua pengurus yang hadir mendukung calon tertentu. Lagi pula, itu bukan tempatnya. Saat inikan bukan masanya kampanye, seharunya Panwas Kotanopan turun tangan dalam hal ini,’ ujarnya.

Dikatakannya, seharusnya Badan Pembangku Adat ini sifatnya independen dan fokus mengurusi masalah adat, pelestarian budaya, pelestarian Gordang Sambilan, pelestarian Tor-Tor dan bagaimana “markobar” bisa kembali  dikuasai dan diminati generasi muda. Bukan disibukkan dukung-mendukung terhadap salah satu pasangan calon bupati.

Suhairy juga menyoroti status Ketua Pemangku Adat Mandailing Julu, Kholil Lubis yang ikut maju ke depan dalam pernyataan sikap di pelantikan itu.

“Dia itukan statusnya PNS, sekcam lagi di wilayah Ulu Pungkut. Kenapa beliau ikut dukung mendukung. Beliau seharusnya netral tidak ikut politik praktis. Hal ini sama saja beliau ikut tim kampanye salah satu calon. Melihat kenyataan yang ada dalam kegiatan itu, pelantikan Badan Pemangku Adat wilayah Mandailing Julu tidak lebih hanya seremoni yang berkedok pelantikan, padahal bernuansa politis,” ujarnya.

Atau jangan-jangan nanti pelantikan Badan Pemangku Adat di wilayah lain, seperti di wilayah Ulu, Pantai Barat dan Mandailing Godang mengarah pada aksi pernyataan dukung mendukung.

“Kalau hal ini terjadi, berarti keberadaan Badan Pemangku Adat Wilayah Mandailing Julu dan Forum Pelestarian dan Pegembangan Adat Budaya di Madina adalah lembaga politis, bukan budaya,” ujarnya.

Peliput  : Tim Mandailing Online

Editor    : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Basarnas Hentikan Pencarian Korban

    Basarnas Hentikan Pencarian Korban

    • calendar_month Rabu, 13 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Tim Basarnas menyatakan, Rabu (13/2) menghentikan kegiatan pencarian korban di reruntuhan tambang rakyat Huta Bargot, Mandailing Natal. Pernyataan penghentian ini dinyatakan Ketua Tim Basarnas, Andi Pandawa kepada wartawan di Panyabungan. Dengan demikian, tim Basarnas tersebut akan meninggalkan Mandailing Natal dan pulang ke pangkalannya di Sibolga. Alasan penghentian ini, tim tak mampu mengeluarkan […]

  • Eksekusi Kebun Sawit DL Sitorus Tak Mudah

    Eksekusi Kebun Sawit DL Sitorus Tak Mudah

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kejatisu Bentuk Tim Terpadu. Medan – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) membentuk tim terpadu untuk mengeksekusi 47.000 ha lahan perkebunan kelapa sawit yang dikuasai PT Torganda, perusahaan DL Sitorus di kawasan hutan negara Register 40, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara. "Kita tahu untuk mengeksekusi lahan ini tidaklah mudah karena akan mendapatkan perlawanan dari […]

  • Guru Sertifikasi Harus Mengajar di Desa Tertinggal

    Guru Sertifikasi Harus Mengajar di Desa Tertinggal

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Guru yang bersertifikasi harus ditempatkan di desa terpencil. Itu sebagai salah satu upaya mengatasi kekurangan guru. “Kita minta Dinas Pendidikan Madina mengevaluasi penempatan guru-guru sertifikasi yang selama ini lebih banyak ditempatkan di perkotaan,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pemuda Mandailing (HIPMA) Suhairy Lubis, Kamis (26/11) di Panyabungan. Dikatakannya, selain mengatasi […]

  • Tim Poldasu Gerebek Gudang Minyak Oplosan di Medan Labuhan

    Tim Poldasu Gerebek Gudang Minyak Oplosan di Medan Labuhan

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah gudang diduga sebagai tempat pengoplosan miyak di kawasan Kecamatan Medan Labuhan dan Belawan kembali digerebek Tim petugas Gabungan, Selasa (24/1) siang.Dalam razia tersebut sebanyak 14 ton BBM oplosan disita. Berdasarkan pantauan Analisa di lapangan, razia lanjutan setelah Senin kemarin digelar, terdapat 4 titik lokasi yang dicurigai petugas digrebek, yakni di gudang milik Johny di […]

  • Gaji Tenaga Ahli DPRD Madina Diduga Jadi Temuan BPK.Segini Besaran Anggaran nya

    Gaji Tenaga Ahli DPRD Madina Diduga Jadi Temuan BPK.Segini Besaran Anggaran nya

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ): rasa was was menyelimuti tenaga ahli di DPRD Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ). Pasalnya gaji tenaga ahli DPRD tahun anggaran 2024 dikabarkan jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi ( BPK-P ). Para staf ahli itu kabarnya diwajibkan melakukan pengembalian ke kas daerah. Isyu temuan BPK-P itu juga jadi bahan perbincangan […]

  • Sungai Parlampungan  dan Batang Natal Terus Digarap Pelaku Tambang Emas Ilegal

    Sungai Parlampungan dan Batang Natal Terus Digarap Pelaku Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online )- Daerah aliran sungai ( DAS ) di wilayah Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) nampaknya tidak ada yang selamat dibuat para pelaku tambang emas ilegal.  Mereka terus merusak ekosistem sungai dan sekitarnya. Sungai parlampungan yang berada di desa aek baru jae saat ini menjadi lahan subur pelaku […]

expand_less