Senin, 19 Okt 2026
light_mode

Eksekusi Kebun Sawit DL Sitorus Tak Mudah

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
  • print Cetak

Kejatisu Bentuk Tim Terpadu.

Medan – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) membentuk tim terpadu untuk mengeksekusi 47.000 ha lahan perkebunan kelapa sawit yang dikuasai PT Torganda, perusahaan DL Sitorus di kawasan hutan negara Register 40, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara. "Kita tahu untuk mengeksekusi lahan ini tidaklah mudah karena akan mendapatkan perlawanan dari pekerja. Untuk itu, kita bentuk tim terpadu untuk melakukan eksekusi," kata juru bicara Kejatisu, Chandra Purnama, di Medan, Selasa (12/5).

Chandra mengatakan, tim terpadu terdiri unsur kejaksaan, Kementerian Keuangan, Kementerian Kehutanan/Dinas Kehutanan Pemprov Sumut, dan pihak kepolisian.

Dijelaskan Chandra, sebelum melakukan eksekusi ini, pihaknya sudah terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada pekerja dan masyarakat sekitar PT Torganda. Pekerja PT Torganda maupun masyarakat diharapkan bisa memahami dan tidak terjadi kericuhan ketika tim terpadu melakukan eksekusi nanti.

Menurut Chandra, pihaknya juga sudah menyampaikan putusan Mahkamah Agung (MA) terkait sengketa lahan tersebut kepada manajemen PT Torganda dan seluruh pekerjanya yang mencapai 15.000 orang.

"Jadi dengan adanya sosialisasi ini, kita harapkan tidak terjadi perlawanan nanti saat eksekusi," katanya.

Chandra mengatakan, sesuai putusan MA, lahan Register 40 tersebut harus dirampas untuk negara. Putusan tersebut, katanya, harus dijalankan karena sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Teknisnya, lanjut Chandra, setelah dieksekusi nanti, maka manajemen PT Torganda itu akan diambil alih oleh negara.

"Putusannya kan dirampas untuk negara. Jadi manajemennya nanti semua ditukar dan dikendalikan negara, bukan mengada-ada, memang itulah putusan MA yang akan dijalankan," kata Chandra.

Untuk eksekusi nanti, lanjut Chandra, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian bahkan TNI untuk pengamanan di lokasi. Dia berharap tidak ada keributan dalam eksekusi nanti.

Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum Medan, Khaidir Harahap menilai, eksekusi lahan Register 40 tersebut sebenarnya sudah terlalu lama dilakukan.
"Seharusnya putusan MA itu sudah dilakukan sejak lama, jangan sampai berlarut.

Kejaksaan harus tegas dalam hal ini, karena ini menyangkut aset negara. Jadi tarik ulur seolah-olah hanya gertak sambal saja untuk melakukan eksekusi tapi tidak ada aksinya. Jika memang kejaksaan serius mau melakukan eksekusi sekarang ini, tentu masyarakat mendukung. Mafia tanah memang harus diberantas dari negeri ini," katanya.

Sumber : medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014

    Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pengumuman Peserta Ujian dan Jadwal Ujian TKB CPNS Formasi Umum Tahun 2014. (Sumber : http://www.madina.go.id/pengumuman-peserta-ujian-dan-jadwa…/) untuk nama peseta clik : http://www.madina.go.id/…/Jadwal-Ujian-TKB-Test-Kompetensi-…

  • Pencarian Warga Tano Bato yang Hilang Dilakukan Selama 7 Hari

    Pencarian Warga Tano Bato yang Hilang Dilakukan Selama 7 Hari

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN SELATAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi mengatakan pencarian warga Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Panyabungan Selatan, yang hilang sejak Minggu (08/1) akan dilakukan selama tujuh hari. “Apabila dalam jangka waktu tersebut pencarian belum membuahkan hasil akan dilakukan rapat koordinasi untuk mengambil langkah berikutnya,” kata Sukhairi saat berkunjung ke kediaman […]

  • Generasi Muda Mandailing Mengalami Krisis “Partuturon”

    Generasi Muda Mandailing Mengalami Krisis “Partuturon”

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Generasi muda Mandailing saat ini mulai mengalami gejala krisis “partuturon” (tutur sapa). Bahkan sudah banyak yang tak mengetahui dan memahami tentang “partuturon”. Padahal, masyarakat Mandailing selama ini dikenal sebagai masyarakat yang sangat menjunjung tinggi etika. Dan salah satu unsur penting etika adalah “partuturon”. “Untuk itu, penguasaan tentang “partuturon” harus diajarkan agar […]

  • Pakai Rakit Lempengan Papan

    Pakai Rakit Lempengan Papan

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tiga perempuan memanfaatkan rakitan lempeng papan agar tidak terbenam di arus banjir yang menerjang pemukiman Desa Balimbing, Kecamatan Natal, Mandailing Natal, Sabtu (18/12/2021). Sekitar 200 rumah terbenam di desa ini menyusul luapan Sungai Batang Natal akibat curah hujan yang kontiniu dalam beberapa hari terakhir. Foto: Muhammad Yusuf

  • Penembak Misterius Beraksi di Papua, 1 Tewas

    Penembak Misterius Beraksi di Papua, 1 Tewas

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Gerombolan itu menghadang orang di jalan ramai. Satu tewas dan beberapa orang luka tembak. Ditembak dari jarak 10 meter. Gimana tak mati. Peluru itu merobek dada Riswandy Junus. Lelaki itu tewas seketika. Dian, istri Riswandy yang membonceng di belakang, terluka tangan kanannya. Helm yang dipakai berlubang. Aksi brutal para penembak itu terjadi di Kampung Nafri, […]

  • Kehadiran FKUB Diharap Tingkatkan Kerukunan Beragama

    Kehadiran FKUB Diharap Tingkatkan Kerukunan Beragama

    • calendar_month Sabtu, 3 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diharapkan bisa meningkatkan kerukunan umat beragama di daerah itu. Pengurus FKUB Madina periode tahun 2012-2017 dikukuhkan, Selasa (30/10) di aula Hotel Rindang, Panyabungan. Hadir dalam pengukuhan itu, Ketua FKUB Provinsi Sumatera Utara DR H Maratua Simanjuntak, Bupati Madina HM […]

expand_less