Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

P-APBD Madina 2022 “Zero Defisit” Disahkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
  • print Cetak

Rapat paripurna pengesahan P-APBD TA 2022 di DPRD Mandailing Natal. Foto: Mandailing Online/Dahlan Batubara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) TA 2022 Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, disahkan, Jum’at (30/9/2022).

Pada P-APBD ini Pendapatan Daerah disepakati sebesar Rp 1.622.439.803.865.

Sementara sisi Belanja Daerah disepakati sebesar Rp 1.741.937.114.097.

Gambaran angka tersebut mencerminkan pagu pendapatan lebih kecil dibanding belanja. Selisihnya Rp 119.497.310.232.

Namun, selisih itu dapat ditutupi dari Penerimaan Pembiayaan yaitu penerimaan yang berasal dari komponen penerimaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran tahun sebelumnya (SILPA) sebesar Rp. 133.997.310.232, sehingga struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 ini menganut anggaran berimbang atau zero defisit.

Pengesahan P-APBD TA 2022 ini berlangsung pada rapat paripurna DPRD Mandailing Natal dipimpin Ketua DPRD Mandailing Natal Erwin Efendi Lubis. Dihadiri Bupati Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution; para anggota legislatif, Fokopimda, para pimpinan OPD.

Secara garis besar, Pendapatan Daerah itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 110.771.193.487; Dana Transfer sebesar Rp 1.495.139.831.632; Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp 16.528.778.746.

Di struktur pendapatan ini, tercatat terjadi peningkatan sebesar Rp33.817.520.984 dari dua komponen pendapatan, yakni dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengalami peningkatan sebesar Rp8.580.130.707 dan pendapatan Transfer yang mengalami peningkatan sebesar Rp25.237.390.277.

Di sisi belanja, anggaran belanja terbagi pada kelompok belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.

Untuk belanja operasi disepakati sebesar Rp 1.137.778.767.707.

Belanja modal Rp 215.546.307.227.

Belanja tidak terduga disepakati sebesar Rp 23.815.808.000.

Belanja transfer disepakati sebesar Rp 364.796.231.163.

Angka belanja pada P-APBD yang berpagu Rp 1.741.937.114.097 ini menunjukkan kenaikan dari belanja di APBD murni yang sebesar Rp1.602.456.926.434. Kenaikannya sebesar Rp139.480.187.663.

Uraiannya sebagai berikut:

BELANJA OPERASI
Belanja pegawai sebesar Rp 748.456.670.189 di APBD murni, setelah perubahan naik sebesar Rp 2.566.206.927, menjadi Rp 751.022.877.116 di P-PAPBD.

Belanja Barang dan Jasa sebelum perubahan sebesar Rp 288.165.941.810, setelah perubahan  menjadi sebesar Rp 368.229.890.591, atau bertambah sebesar Rp 80.063.948.781.

Belanja Hibah sebelum perubahan sebesar Rp 12.194.,600.000, bertambah sebesar Rp 375.000.000,  sehingga menjadi sebesar Rp 12.569.600.000.

Belanja Bantuan Sosial sebelum perubahan sebesar Rp 3.915.000.000, bertambah sebesar Rp 2.041.400.000, menjadi sebesar Rp. 5.956.400.000.

Belanja Modal terdiri dari belanja modal tanah, belanja modal peralatan dan mesin, belanja modal gedung dan bangunan, belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi dan belanja modal aset tetap lainnya sebesar Rp 167.569.576.635, diasumsikan mengalami kenaikan sebesar sebesar Rp 47.976.730.592, menjadi sebesar sebesar Rp 215.546.307.227, dengan rincian sebagai berikut :

A. Belanja Modal Tanah mengalami kenaikan, semula sebesar Rp 1.250.000.000, menjadi Rp 7.200.000.000, atau bertambah sebesar Rp. 5.950.000.000.

B. Belanja Modal Peralatan Dan Mesin sebelum perubahan dialokasikan sebesar Rp 30.828.557.545, setelah perubahan menjadi Rp 42.402.016.072, atau bertambah sebesar Rp 11.573.458.527.

C. Belanja Modal Gedung dan Bangunan sebelumnya dialokasikan sebesar Rp 31.410.410.162, setelah perubahan menjadi Rp 35.104.266.051, atau bertambah sebesar Rp 3.693.855.889.

D. Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi sebelum perubahan sebesar Rp 81.525.071.388, mengalami kenaikan sebesar Rp.26.476.532.371, sehingga menjadi sebesar Rp 108.001.603.759.

E. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya sebelumnya sebesar Rp 22.555.573.540, menjadi sebesar Rp 282.883.805, atau bertambah sebesar Rp 22.838.421.345.

3. Belanja Tidak Terduga sebelumnya sebesar Rp 16.815.808.000, menjadi Rp.23.815.808.000, atau bertambah sebesar Rp 7.000.000.000.

4. Belanja Transfer sebelumnya dialokasikan sebesar Rp 365.339.329.800, turun sebesar Rp 543.098.637, sehingga menjadi Rp 364.796.231.163.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calon Haji Madina Ikuti Manasik Akbar

    Calon Haji Madina Ikuti Manasik Akbar

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar manasik akbar di Masjid Agung Nur Alan Nur Panyabungan dan Kantor Bupati Lama, Rabu (25/5). Manasik akbar ini diselenggarakan setelah Kemenag mendapat konfirmasi jumlah pasti calon haji yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini. Dar data yang diperoleh, Madina akan memberangkatkan 263 calon […]

  • Sejumlah Negara ASEAN Legalkan LGBT, Indonesia Jangan Ikut-ikutan!

    Sejumlah Negara ASEAN Legalkan LGBT, Indonesia Jangan Ikut-ikutan!

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Radayu Irawan, S.Pt Penulis, tinggal di Padangsidimpuan Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) merupakan penyakit yang lebih parah daripada hewan. Pasalnya, hewan saja tak ingin mendekati sesama jenis, untuk melampiaskan nafsunya, namun mengapa manusia mau? Sungguh, maksiat yang lebih parah daripada hewan yang tak berakal. Manusia diberikan akal oleh Allah agar dapat membedakan yang batil […]

  • Kasus Penganiayaan di Hutabaringin, Penyidik Polres Madina Periksa Sejumlah Saksi

    Kasus Penganiayaan di Hutabaringin, Penyidik Polres Madina Periksa Sejumlah Saksi

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus penganiayaan yang menimpa Sahirbani Rangkuti (34) warga desa Hutabaringin Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Madina yang terjadi pekan lewat oleh oknum perangkat desa berinisial OR ( 37 ) terus bergulir. Jum’at 16/8 penyidik dari Polres Madina memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya termasuk Darman Rangkuti selaku Kepela Desa. Ipda Bagus […]

  • Oknum Dewan Terjaring Razia Mesum

    Oknum Dewan Terjaring Razia Mesum

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI, (MO)- Tim gabungan Polres Binjai dan Pemko Binjai, kembali melakukan razia hotel-hotel kelas melati dan hiburan karaoke di Kota Rambutan, Sabtu (4/8) tengah malam. Dari operasi ini, petugas mengamankan sejumlah pasangan tanpa identitas resmi dari kamar hotel, termasuk diantaranya oknum wakil rakyat Langkat. Keterangan diperoleh, razia pertama kali dilakukan di Jalan T Amir Hamzah, […]

  • Marpenong-Penong Jolma Nalenong

    Marpenong-Penong Jolma Nalenong

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Zaman sannarion bahatmada jolma nalupa tu ajaran ni ompunta naparjolo sunduti dohot ajaranni ugamonta nasalalu ituturkon guru, harani bahat namarpenong-penong songon namabahattu mangan pining nacapot, hasidunganna eal, margorak-gorak idaia supping ni halak pala mardalan marjereng-jereng angke madung antong lenong tile. Salaludo antong dituturkon ompunta nadung parjolo mulak tu rahmat ni Tuhani ulang ning ibana ipasahat […]

  • Pers di Daerah Tidak Mati, Tapi Banyak yang Bunuh Diri Pelan-Pelan

    Pers di Daerah Tidak Mati, Tapi Banyak yang Bunuh Diri Pelan-Pelan

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Ludfan Nasution*   Selamat Hari Kebebasan Pers. Saya sempat lupa, kemarin (3 Mei 2026) adalah hari kebebasan pers dunia. Banyak orang bicara tentang itu. Salah satunya, budayawan yang punya latar belakang jurnalistik, Askolani Nasution menurunkan artikel pendek: “Pers Kontekstual”. Dia menggali fakta: “Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, […]

expand_less