Senin, 21 Sep 2026
light_mode

P-APBD Madina 2022 “Zero Defisit” Disahkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
  • print Cetak

Rapat paripurna pengesahan P-APBD TA 2022 di DPRD Mandailing Natal. Foto: Mandailing Online/Dahlan Batubara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) TA 2022 Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, disahkan, Jum’at (30/9/2022).

Pada P-APBD ini Pendapatan Daerah disepakati sebesar Rp 1.622.439.803.865.

Sementara sisi Belanja Daerah disepakati sebesar Rp 1.741.937.114.097.

Gambaran angka tersebut mencerminkan pagu pendapatan lebih kecil dibanding belanja. Selisihnya Rp 119.497.310.232.

Namun, selisih itu dapat ditutupi dari Penerimaan Pembiayaan yaitu penerimaan yang berasal dari komponen penerimaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran tahun sebelumnya (SILPA) sebesar Rp. 133.997.310.232, sehingga struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022 ini menganut anggaran berimbang atau zero defisit.

Pengesahan P-APBD TA 2022 ini berlangsung pada rapat paripurna DPRD Mandailing Natal dipimpin Ketua DPRD Mandailing Natal Erwin Efendi Lubis. Dihadiri Bupati Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution; para anggota legislatif, Fokopimda, para pimpinan OPD.

Secara garis besar, Pendapatan Daerah itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 110.771.193.487; Dana Transfer sebesar Rp 1.495.139.831.632; Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp 16.528.778.746.

Di struktur pendapatan ini, tercatat terjadi peningkatan sebesar Rp33.817.520.984 dari dua komponen pendapatan, yakni dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengalami peningkatan sebesar Rp8.580.130.707 dan pendapatan Transfer yang mengalami peningkatan sebesar Rp25.237.390.277.

Di sisi belanja, anggaran belanja terbagi pada kelompok belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.

Untuk belanja operasi disepakati sebesar Rp 1.137.778.767.707.

Belanja modal Rp 215.546.307.227.

Belanja tidak terduga disepakati sebesar Rp 23.815.808.000.

Belanja transfer disepakati sebesar Rp 364.796.231.163.

Angka belanja pada P-APBD yang berpagu Rp 1.741.937.114.097 ini menunjukkan kenaikan dari belanja di APBD murni yang sebesar Rp1.602.456.926.434. Kenaikannya sebesar Rp139.480.187.663.

Uraiannya sebagai berikut:

BELANJA OPERASI
Belanja pegawai sebesar Rp 748.456.670.189 di APBD murni, setelah perubahan naik sebesar Rp 2.566.206.927, menjadi Rp 751.022.877.116 di P-PAPBD.

Belanja Barang dan Jasa sebelum perubahan sebesar Rp 288.165.941.810, setelah perubahan  menjadi sebesar Rp 368.229.890.591, atau bertambah sebesar Rp 80.063.948.781.

Belanja Hibah sebelum perubahan sebesar Rp 12.194.,600.000, bertambah sebesar Rp 375.000.000,  sehingga menjadi sebesar Rp 12.569.600.000.

Belanja Bantuan Sosial sebelum perubahan sebesar Rp 3.915.000.000, bertambah sebesar Rp 2.041.400.000, menjadi sebesar Rp. 5.956.400.000.

Belanja Modal terdiri dari belanja modal tanah, belanja modal peralatan dan mesin, belanja modal gedung dan bangunan, belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi dan belanja modal aset tetap lainnya sebesar Rp 167.569.576.635, diasumsikan mengalami kenaikan sebesar sebesar Rp 47.976.730.592, menjadi sebesar sebesar Rp 215.546.307.227, dengan rincian sebagai berikut :

A. Belanja Modal Tanah mengalami kenaikan, semula sebesar Rp 1.250.000.000, menjadi Rp 7.200.000.000, atau bertambah sebesar Rp. 5.950.000.000.

B. Belanja Modal Peralatan Dan Mesin sebelum perubahan dialokasikan sebesar Rp 30.828.557.545, setelah perubahan menjadi Rp 42.402.016.072, atau bertambah sebesar Rp 11.573.458.527.

C. Belanja Modal Gedung dan Bangunan sebelumnya dialokasikan sebesar Rp 31.410.410.162, setelah perubahan menjadi Rp 35.104.266.051, atau bertambah sebesar Rp 3.693.855.889.

D. Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi sebelum perubahan sebesar Rp 81.525.071.388, mengalami kenaikan sebesar Rp.26.476.532.371, sehingga menjadi sebesar Rp 108.001.603.759.

E. Belanja Modal Aset Tetap Lainnya sebelumnya sebesar Rp 22.555.573.540, menjadi sebesar Rp 282.883.805, atau bertambah sebesar Rp 22.838.421.345.

3. Belanja Tidak Terduga sebelumnya sebesar Rp 16.815.808.000, menjadi Rp.23.815.808.000, atau bertambah sebesar Rp 7.000.000.000.

4. Belanja Transfer sebelumnya dialokasikan sebesar Rp 365.339.329.800, turun sebesar Rp 543.098.637, sehingga menjadi Rp 364.796.231.163.

Peliput: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan di Pondok Indah, Ustad Uje Meninggal Dunia

    Kecelakaan di Pondok Indah, Ustad Uje Meninggal Dunia

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kabar duka kembali datang dari kalangan selebritis Indonesia. Ustad Jeffry Al-Buchory atau yang lebih kita kenal dengan Ustad Uje meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor di bundaran Pondok Indah, Jakarta Selatan. “Kecelakaan pemotor Kawasaki B 3590 SGQ di Jl Gedong Hijau 7 Pondok Indah, korban meninggal dunia atas nama Jefri Al Buchori,” tulis akun resmi […]

  • Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Kebun Warga Kawasan Kotanopan

    Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Kebun Warga Kawasan Kotanopan

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Jejak harimau ditemukan di kawasan kebun lokasi aktivitas berkebun penduduk Desa Sabadolok dan Desa Gunungtua Simandolam, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber pada Selasa (22/11/2022), jejak itu sudah muncul sejak dua pekan terakhir. Hingga kini, sebagian warga masih enggan berangkat ke kebun. Wakil […]

  • Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    Rachmawati Siapkan Buku “Dosa Politik Mega”

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Rachmawati Soekarnoputri sedang mempersiapkan sebuah buku kecil untuk diberikan kepada Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Dalam konteks Pilpres 2014, Rachma memiliki sikap yang berbeda dengan Surya Paloh. Tidak seperti Surya Paloh yang mendukung PDIP dan mendukung pencapresan Joko Widodo, Rachma memilih sebaliknya, tidak mendukung PDIP dan tidak mendukung pencalonan […]

  • Naskah Deklarasi "Batang Pungkut Green Conservation"

    Naskah Deklarasi "Batang Pungkut Green Conservation"

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bismillahirrahmanirrahim Sesungguhnya kami menyadari bahwa lingkungan hidup adalah warisan yang paling berharga untuk generasi yang akan datang, oleh karena itu kami berkomitmen untuk menjaganya. Kami menyadari bahwa dampak negatif pertambangan lebih besar dari pada dampak positifnya terhadap masyarakat dan lingkungan hidup, oleh karena itu kami menolak pertambangan khususnya di wilayah Kabupaten Mandailing Natal. Kami menghormati […]

  • Azwar: Itu Honorer Betulan atau Siluman

    Azwar: Itu Honorer Betulan atau Siluman

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ratusan ribu tenaga honorer kategori dua (K2) yang sudah menjalani tes CPNS tahun lalu, siap-siap gigit jari. Pasalnya dari jumlah honorer K2 yang hampir mencapai 605.179 orang, pemerintah hanya akan meluluskan sekitar 30 persennya saja. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menjadwalkan, pengumuman kelulusan honorer K2 menjadi CPNS digelar besok […]

  • Menghidupkan Jiwa Mandailing di Ruang Publik; Urgensi Transformasi Nama Alun-Alun Menjadi Adian Pardomuan Panyabungan

    Menghidupkan Jiwa Mandailing di Ruang Publik; Urgensi Transformasi Nama Alun-Alun Menjadi Adian Pardomuan Panyabungan

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Moechtar Nasution
    • 0Komentar

      Oleh: Moechtar Nasution* Sekretaris Dewan Pendiri GEREP INSTITUTE (Pusat Kajian Madina)   Pendahuluan Setiap kota membutuhkan episentrum, sebuah ruang bersama tempat warganya bernapas, bertemu, merajut asa, dan merayakan dinamika kehidupan. Di jantung Kabupaten Mandailing Natal, peran krusial ini selama bertahun-tahun dipikul oleh hamparan ruang terbuka hijau yang biasa kita sebut secara refleks dan mekanis […]

expand_less