Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Seputar Guru Olahraga Pukuli Wartawan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
  • print Cetak


Korban Menolak Diajak Berdamai
MADINA-
Todung Mulya Lubis, wartawan media cetak yang dipukuli guru olahraga SMK Negeri 1 Siabu, Karoche, menolak diajak berdamai, Jumat (22/7).
Menurut Todung, Kamis (21/7) malam keluarga Karoche mendatangi keluarganya. Mereka (keluarga Karoche) ingin berdamai agar kasus ini tak berlanjut. Namun, keluarga Todung tidak mau berdamai dan tetap ingin kasus berlanjut.
“Mereka datang ke rumah tadi (kemarin) malam. Mereka minta damai, tetapi saya tak mau. Saya ingin kasus ini tetap berlanjut,” tegasnya.
Sementara itu, Karoche sudah ditetapkan sebagai tersangka. Berdasarkan keterangan saksi, Karoche telah melakukan pemukulan terhadap Todung Mulya Lubis. Tersangka diancam pasal 351 tentang penganiayaan ringan.
Hal ini disampaikan Kapolsek Siabu AKP S Daulay saat dikonfirmasi METRO, melalui telepon selulernya, Jumat (22/7).
“Kita telah menetapkan Karoche sebagai tersangka atas pemukulan itu, tapi kita belum memeriksa dia. Saat ini kita telah memeriksa sejumlah saksi, yakni kepala sekolah, Darlin, dan seorang wali murid yang saat itu berada di dalam ruangan,” sebut Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, pihaknya akan memeriksa tersangka hari ini, Sabtu (23/7). Untuk sementrara tersangka disangkakan pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman maksimal 2 tahun penjara.
Sebelumnya diberitakan, seorang wartawan jadi sasaran amuk seorang guru olahraga di SMA Negeri 1 Siabu, Madina, Kamis (21/7). Adalah Todung Mulya Lubis, wartawan media cetak terbitan Medan yang harus menderita luka lebam di bagian wajah karena dipukuli oleh sang guru tersebut. Tidak terima diperlakukan seperti itu, Todung membawa kasus ini ke kantor polisi.
Kejadian bermula saat Todung dan rekannya, Darlin mendatangi SMAN 1 Siabu atas undangan silaturahmi via telepon dari kepala sekolah (kasek) Drs Aliruddin Pulungan. Waktu dihubungi, kasek mengaku ingin membicarakan rekaman dugaan kutipan-kutipan liar di SMA yang dipimpinnya. Setibanya di sekolah tersebut, Todung dan Darlin menunggu di depan ruang Kasek. Tiba-tiba datang guru olahraga yang bernama Karoche dan langsung melontarkan kalimat kasar.
“Di mana kau simpan rekaman itu? Berikan sama saya!” ucap Todung menirukan kalimat Karoche.
Mendengar permintaan itu, ia (Todung) diam saja. Rekaman yang diminta Karoche adalah rekaman dugaan pengutipan liar pembayaran SKHU dan uang PMDK siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Saya punya rekaman kalau siswa yang mau mengambil SKHU, dan bagi yang ingin melanjutkan ke PT harus membayar Rp500 ribu per siswa. Itu lah (rekaman) yang diminta Karoche tetapi belum saya berikan,” beber Todung.
Dijelaskannya, laporan dugaan kutipan liar ini diperolehnya dari masyarakat sekitar. Atas dasar itu lah ia melakukan investigasi mencari tahu kebenaran dugaan kutipan tersebut. “Beberapa hari yang lalu, saya jumpa dengan Karoche dan dia minta rekaman itu, tapi tidak saya berikan tapi dia terus memaksa. Dan, saat diundang kepala sekolah untuk bersilaturahmi, saya mau saja. Ternyata saya malah mendapat perlakuan kriminal. Ia (Karoche) memukuli saya. Pukulannya beruntun ada sepuluh kali. Pukulannya melayang ke muka (wajah), kepala, dada, dan bibir,” terangnya sambil menunjukkan bibirnya yang pecah.
Todung menambahkan, usai dipukul Karoche, pihak sekolah bersama Camat Siabu Mukhlis MSi mengajaknya untuk negosiasi atas pemukulan tersebut, bahkan Kepala Dinas Pendidikan Madina Imron Lubis turut meminta Todung untuk berdamai agar kasus tersebut tidak diperpanjang.
“Mereka (Kadis, Kepsek, Camat, red) minta supaya kasus ini jangan diperpanjang dan dilakukan perdamaian, tetapi dalam hal ini saya tersakiti,” tambahnya.
Sementara itu, Karoche yang dikonfirmasi METRO usai melakukan rapat di ruang Camat Siabu membantah telah memukul Todung. Menurutnya, Todung yang memukul duluan. “Saya tak memukul dia (Todung, red), dia yang mukul saya,” bela Karoche.
Sedangkan rekan Todung, Darlin yang mengaku berada saat kejadian itu, mengaku melihat Karoche memukuli Todung dan bukan hanya sekali. “Saya lihat langsung Karoche memukuli Todung. Ia (Todung) hanya bisa menutupi wajah dengan tangan sembari berusaha menghindar,” beber Darlin.
Kadisdik Madina Imron Lubis, kepada wartawan usai melakukan negosiasi di ruang Camat Siabu mengatakan Todung yang terlebih dahulu memukul Karoche sehingga terjadi perkelahian. “Pengakuan Karoche, Todung yang duluan mukul, tetapi kita inginkan kasus ini berakhir dengan damai,” sebut Imron.
Kepala SMAN 1 Siabu Aliruddin, mengatakan pihaknya tidak tahu apa sebenarnya masalah yang terjadi antara Todung dengan Karoche. Menurut kasek, ia mendapat telepon dari Todung untuk mempertanyakan beberapa hal, tetapi dikatakan Aliruddin agar Todung datang ke sekolah. “Saya bilang dia datang saja ke sekolah, tetapi kalau persoalan mereka saya tak tahu karena saya masih 2 minggu bertugas di SMAN 1 Siabu ini,” akunya.
Kapolres Madina AKBP A Fauzi Dalimunthe SIK yang dikonfirmasi METRO melalui Kapolsek Siabu AKP S Daulay membenarkan pihaknya menerima pengaduan atas nama Todung Mulya Lubis dengan nomor surat pengaduan LP/52/VII/2011/Sek Siabu. “Benar kita menerima pengaduan itu, dan sekarang sedang dilakukan pemeriksaan terhadap korban,” sebut kapolsek. (wan)
Sumber : Metro_Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina : Sipir Lapas Natal Main Cekik Leher Pelajar SD Itu Tindakan Biadab

    Bupati Madina : Sipir Lapas Natal Main Cekik Leher Pelajar SD Itu Tindakan Biadab

    • calendar_month Selasa, 29 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kasus penganiayaan oleh oknum Sipir Lapas Kelas IIB Natal, Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina )  kembali terjadi. Penganiayaan dilakukan oleh Taufik sipir lapas Natal kepada pelajar Sekolah Dasar berinisial NV pada senin 28/8/2023 kemaren. Kasus penganiayaan ini sendiri telah dilaporkan orang tua korban ke Polres Madina. ” ia salaku […]

  • Atika, Bawa Peternak ke Payakumbuh, Target Penuhi 20 Persen Telur di Madina

    Atika, Bawa Peternak ke Payakumbuh, Target Penuhi 20 Persen Telur di Madina

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PAYAKUMBUH (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menargetkan mampu memenuhi 20 persen kebutuhan telur di daerah ini mulai 2027. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution saat membawa rombongan, termasuk peternak, studi tiru peternakan ayam petelur di Payakumbuh, Sumatera Barat, Rabu (3/6/2026). Kunjungan ini bagian dari strategi meningkatkan kemandirian […]

  • Bupati Madina Serahkan BLT: “Tabusi Ambeng Sanga Itik Da, Uda, So Martungko”

    Bupati Madina Serahkan BLT: “Tabusi Ambeng Sanga Itik Da, Uda, So Martungko”

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Tabusi ambeng sanga itik da, Uda, so martungko. Anggo tu lopo dot panganon abis don copat, Uda”. Terjemahannya: “Belilah kambing atau itik ya, Paman. Agar bertunas. Kalau ke warung dan makanan saja akan cepat habis, Paman”. Itu dikatakan Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution saat menyerahkan BLT-DD kepada seorang penerima di Desa […]

  • Beras Bansos Diklaim Biangkerok Dagangan Penjual Beras Numpuk

    Beras Bansos Diklaim Biangkerok Dagangan Penjual Beras Numpuk

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat bantuan beras yang digelontorkan oleh Pemerintah, daya jual beras di Madina anjlok. Pedagang beras di Madina mengaku dagangan beras sepi Jelang Pilkada Tahun 2024, akibatnya stok menumpuk digudang. Zahira pedagang beras di Desa Gunung Tua, Panyabungan mengungkapkan, biang kerok beras tidak laku meski harga beras saat ini cendrung murah gegara […]

  • Angin Kencang Landa Madina, Pasar Sihepeng Rubuh

    Angin Kencang Landa Madina, Pasar Sihepeng Rubuh

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Angin kencang melanda sebagian wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (25/6/2013) sekira pukul 20.00 Wib. Kawasan Kecamatan Siabu yang terparah. Angin kencang merobhkan sekurangnya tiga jalur lods di pasar Sihepeng. Sementara itu, Kepala Dinas Perindang UKM Pasar, Lis Mulyadi Nasution yang dikonfirmasi, Rabu (26/6) membenarkan pasar Sihepeng rubuh akibat diterpa angin […]

  • Tambah PAN Parpol Calon Pengusung, Fahrizal Kian Berkibar

    Tambah PAN Parpol Calon Pengusung, Fahrizal Kian Berkibar

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bakal calon bupati Madina H. Fahrizal Efendi Nasution menambah satu partai politik calon pengusung di Pilkada Madina 2024. Yakni, Partai Amanat Nasional (PAN). Sebelumnya, Fahrizal mendaftar/mengambil formulir di lima partai politik, yakni Partai Keadilan Sejahtera  (PKS), Partai Kebangkitan Banggsa (PKB), Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Demokrasi Indonesia Parjuangan (PDI P) […]

expand_less