Jumat, 21 Agu 2026
light_mode

Beras Bansos Diklaim Biangkerok Dagangan Penjual Beras Numpuk

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Akibat bantuan beras yang digelontorkan oleh Pemerintah, daya jual beras di Madina anjlok. Pedagang beras di Madina mengaku dagangan beras sepi Jelang Pilkada Tahun 2024, akibatnya stok menumpuk digudang.

Zahira pedagang beras di Desa Gunung Tua, Panyabungan mengungkapkan, biang kerok beras tidak laku meski harga beras saat ini cendrung murah gegara program Bantuan beras murah bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sekaligus panen beras lokal.

” biasanya dalam 1 minggu beras jenis 64 lokal laku terjual 30 sak, sekarang sudah akhir bulan baru 12 sak. Ada hampir 20% omset penjualan saya menurun. Mungkin ini penyebabnya karena warga baru dapat bantuan beras yang dari kantor Pos itu,” Kata Zahira selasa 22/10/2024.

Biasanya kata Zahria jelang Pesta Demokrasi seperti sekarang penjualan beras juga meningkat, namun kali ini ia salah strategi. Gabah yang sudah terlanjur dibeli dari petani dan diolah jadi beras sekarang menumpuk di gudang.

” biasanya sepertu pemilu sebelum nya beras menjadi salah satu media pemilu untuk memberi bantuan langsungnpara kandidat calon Bupati atau Gubenur. Eh ternyata pemilukada kali ini berbeda,” ungkap Zahria.

Untuk harga beras sendiri. Data yang dihimpun redaksi Mandailing Online untuk jenis beras  medium / 64 harga dikisaran Rp. 14.000/ kg. Untuk harga perkarungya Rp. 380.000 dengan ukuran berat 30kg.

Lalu, Beras lokal medium harga nya Rp.350.000 perkarungnya Harga ecer Rp.12.500 hingga Rp. 13.000 / kg.
Beras premium. Rp. 17.000./ kg atau Rp.390.000 perkarung dengan isi 25kg. Dan Beras lokal premium Rp.15.000/ kg atau Rp.430.000 perkarung ukuran 30kg.

Naik turun nya harga beras itu sendiri biasa tergantung pasokan beras lokal atau musim panen. Namun momen sekarang nampaknya momen yang kesannya tidak menguntungkan bagi pedagang, lantaran bersamaan dengan datang nya bantuan beras pemerintah. Satu sisi beras bansos tersebut terbukti membantu kalangan bawah disaat ekononi sedang sulit.( Fikri )

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, Jalinsum Aek Latong Diselimuti Kabut Tebal

    Lagi, Jalinsum Aek Latong Diselimuti Kabut Tebal

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-Hati-hati melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Aek Latong, Sipirok, Tapsel. Pasalnya, setelah beberapa hari menghilang, kabut tebal kembali menyelimuti jalanan, sehingga mengganggu jarak pandang pengguna lalu lintas, Selasa (23/11). Pengendara lalu lintas yang berlalu lalang di kawasan itu, terpaksa menghidupkan lampu kendaraan, agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas. Amatan METRO di lokasi, meski […]

  • Warga Paluta Keluhkan Sampah

    Warga Paluta Keluhkan Sampah

    • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Paluta, (MO)- Sejumlah warga yang bermukim di Kelurahan Pasar Gunung Tua dan sekitarnya, Kecamatan Padang Bolak mengeluhkan tumpukan sampah yang berada di pinggir Jalan. Soalnya, tumpukan sampah itu sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir karena belum diangkut instansi terkait. Warga khawatir tumpukan sampah di depan permukiman mereka itu akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Terlebih sejak […]

  • Hasil Tes Honorer K2 Batal Diserahkan ke Daerah

    Hasil Tes Honorer K2 Batal Diserahkan ke Daerah

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penyerahan hasil tes kompetensi dasar (TKD) CPNS dari honorer kategori dua (K2) kepada seluruh kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi, batal dilakukan kemarin. Pasalnya, hasil rapat jajaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) dengan seluruh kepala BKD provinsi dan seluruh sekdaprov, menyepakati pengumuman kelulusan honorer K2 yang dijadwalkan 5 Februari 2014, […]

  • Amrun Daulay Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

    Amrun Daulay Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat Amrun Daulay menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Mantan Sekdaprov Sumut ini didakwa bersalah dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mesin jahit dan impor sapi di Kementerian Sosial rentang waktu tahun 2004-2006. Seperti dilansir detik.com, pembacaan dakwaan dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan […]

  • Direncanakan RSU Panyabungan Lama Jadi Pusat Rehabilitasi Korban Narkoba

    Direncanakan RSU Panyabungan Lama Jadi Pusat Rehabilitasi Korban Narkoba

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menyeru generasi muda yang tergabung dalam Poros Pelajar untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya ganja yang salah satu pusat produksinya di daerah ini. “Narkoba bukan barang biasa. Ini musuh luar biasa, jadi penanganannya harus luar biasa juga,” katanya di sela-sela peringatan […]

  • Ray Rangkuty : Pengaruh Politik Uang Cenderung Turun

    Ray Rangkuty : Pengaruh Politik Uang Cenderung Turun

    • calendar_month Senin, 1 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengaruh politik uang dalam Pemilu cenderung menurun. Itu diungkap Direktur Lingkar Madani, Ray Rangkuti dalam Sosialisasi Diskusi Publik Hasil Fakta Integritas Caleg Madina 2019 di Aula Mitra Tani, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Senin (1/4/2019). Meski politik uang masih tetap bermain dalam Pemilu 2019 nanti, tetapi pengaruhnya terhadap keterpilihan relatif menurun. […]

expand_less