Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Warga Paluta Keluhkan Sampah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 22 Nov 2012
  • print Cetak

Paluta, (MO)- Sejumlah warga yang bermukim di Kelurahan Pasar Gunung Tua dan sekitarnya, Kecamatan Padang Bolak mengeluhkan tumpukan sampah yang berada di pinggir Jalan. Soalnya, tumpukan sampah itu sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir karena belum diangkut instansi terkait.
Warga khawatir tumpukan sampah di depan permukiman mereka itu akan menimbulkan berbagai macam penyakit. Terlebih sejak adanya tumpukan sampah di dekat permukiman mereka warga terganggu kondisinya yang menimbulkan aroma tidak sedap dan mengganggu kenyamanan.

Pantauan wartawan di sejumlah tempat di Kelurahan Pasar Gunungtua, parit dan sampah tersebut memanjang di depan pasar, rumah maupun ruko milik warga, sampah yang terdiri dari bungkus roti, bungkus nasi, dan botol bekas lainnya menggunung di permukaan parit itu, diperkirakan tingginya sekitar satu meter akibatnya warga dan pengendara harus menutup hidung saat melintas di areal tersebut karena sampah yang telah membusuk yang berada persis dipinggir jalan maupun di dalam parit mengeluarkan bau tak sedap.

Gustap Siregar (28), warga lingkungan II mengatakan sampah-sampah berserakan tak jauh dari rumahnya. Akibatnya, bau busuk yang ditimbulkan dari sampah tersebut tercium sampai ke rumahnya.

“Baunya minta ampun. Kalau kita makan dan minum, lalat berterbangan ke mana-mana. Itu semua berasal dari sampah yang ditumpuk tidak jauh dari pemukiman kami,” ujarnya kepada Analisa, Selasa (20/11), dengan nada kesal.

Ia menjelaskan, sampah tersebut sudah meresahkan karena pada musim hujan saat ini baunya sangat menyengat. “Kita minta perhatian dari pemerintah setempat agar segera menyelesaikan persoalan ini,” ungkapnya.

Senada juga diungkapkan, Andi Harahap (34). Menurutnya keterlambatan petugas kebersihan dalam mengangkut sampah di bak penampungan belakangan ini sangat meresahkan warga yang beraktivitas. Seharusnya pemda Paluta membuat solusi apabila ada hambatan diberitahukan kepada warga agar tidak warga yang mengeluh terhadap persoalan ini.

“Buktinya, sampai saat ini kondisi bak penampungan sampah semakin kurang mendapat perhatian oleh jajaran yang bertugas mengangkut sampah di kompleks tersebut, jadi sampah yang berserakan dimana-mana menimbulkan bau kurang sedap dan sangat menyengat,” ujarnya. (/analisa/ong)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calhaj Madina Masuk Kloter 11

    Calhaj Madina Masuk Kloter 11

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Mandailling Natal (Madina) yang berjumlah 491 orang, masuk ke dalam kelompok terbang (Kloter) 11 embarkasi Medan. Hal ini sesuai hasil Qur’ah atau penentuan waktu dan jadwal yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (18/9). Hal ini disampaikan Kepala Seksi Urusan Haji dan Umroh, Kantor Kemenag Kabupaten […]

  • Pasar Sipirok Makin Semraut

    Pasar Sipirok Makin Semraut

    • calendar_month Sabtu, 14 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kurang Penataan Suasana Pasar Sipirok, Tapsel semakin amburadul khususnya pada hari pekan Senin dan Kamis. Selain akibat belum difungsikannya gedung yang baru dibangun, juga kurangnya penataan dari intansi terkait.Selain itu, keberadaan pedagang, sepertinya dengan sesuka hati berjualan, perparkiran juga terlihat semraut. Keadaan ini merupakan akibat dari lemahnya penataan dari pengelola pasar yang menyebabkan keadaan pasar […]

  • PKPU MENYIMPANG: SELURUH BACALEG PEMILU 2014 AKAN GUGUR

    PKPU MENYIMPANG: SELURUH BACALEG PEMILU 2014 AKAN GUGUR

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polemik Sehubungan telah direvisinya peraturan PKPU No 7/2013 menjadi 13/2013 . Ketua Badan Legislasi DPRD kabupaten Mandailing Natal, Dodi Martua, S.Pi mengatakan revisi PKPU No. 7/2013 dengan mengeluarkan PKPU No 13/2013 menunjukkan bahwa KPU Pusat tidak independen, tidak cermat dan plin plan dalam mengeluarkan kebijakan. Bahkan yang lebih mengkhawatirkan keluarnya PKPU no 13/2013 akan mengganggu […]

  • Mengatasi Kejahatan Anak Dengan Mengembalikan Fungsi Semua Pihak

    Mengatasi Kejahatan Anak Dengan Mengembalikan Fungsi Semua Pihak

    • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Penganiayaan dan kejahatan yang dilakukan anak-anak terus meningkat. Kasus yang menjadi sorotan publik saat ini adalah kasus penganiayaan yang dilakukan anak seorang penjabat pajak. Dilansir dari CNNIndonesia.com, 25 Februari 2023, menyatakan kasus penganiayaan anak pejabat pajak Mario Dendy Satrio terhadap putra petinggi GP Ansor Jonathan Lutumahina David, memasuki babak baru. Penganiayaan secara […]

  • Mahfud MD Jadi Saksi Sidang Akil

    Mahfud MD Jadi Saksi Sidang Akil

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Terdakwa kasus dugaan suap penanganan sengketa pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konstitusi (MK) dan tindak pidana pencucian uang, Akil Mochtar kembali menjalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (5/5). Salah satu saksi yang akan dihadirkan adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. “Saksi sidang Senin 5 Mei 2014 adalah Prof. […]

  • Vaksinasi di Panyabungan Barat Sampai Malam Hari

    Vaksinasi di Panyabungan Barat Sampai Malam Hari

    • calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Dalam upaya mencapai target vaksinasi, Pemerintahan Kecamatan Panyabungan Barat menggelar vaksinasi sampai malam hari. Hal itu disampaikan Kepala Puskesmas Longat Melvariani Siregar ketika dimintai keterangan di kantor FP2L Longat, Panyabungan Barat pada Jumat (19/11). “Target vaksinasi harus dikejar. Kita tetap melakukan sosialisasi baik secara individu maupun kelompok. Bahkan kita melakukan vaksinasi […]

expand_less