Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Amrun Daulay Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
  • print Cetak

Medan,

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat Amrun Daulay menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Mantan Sekdaprov Sumut ini didakwa bersalah dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mesin jahit dan impor sapi di Kementerian Sosial rentang waktu tahun 2004-2006.

Seperti dilansir detik.com, pembacaan dakwaan dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2011). Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Mien Trisnawati.

“Terdakwa baik secara sendiri atau bersama-sama dengan Bachtiar Chamsyah (mantan Mensos), Yuzrizal, Musfar Aziz dan Iken BR Nasution (almarhum) melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi,” kata JPU Supardi saat membacakan berkas dakwaan.

Dalam kasus pengadaan mesin jahit, lanjut Supardi, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp15,13 miliar. Dalam proyek itu, sejumlah pihak mendapatkan uang antara lain Yayasan Insan Cendikia milik Bachtiar Rp800 juta, Musfar Rp12,77 miliar, Iken Rp324 juta, Joner sebesar Rp641 juta, dan Tony Djajalaksana Rp1,55 miliar.

Amrun yang kala itu menjadi Direktur Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial didakwa melakukan penggelembungan harga terhadap 6.000 unit mesin jahit merk JITU model LSD 9990 dengan total harga 19,5 miliar. Lalu pengadaan 4.615 unit mesin bermerk sama dengan harga Rp3,250 juta per unit sehingga total berjumlah Rp14,998 miliar. Padahal harga per unit cuma Rp 1.687.471 dengan total Rp10,124 miliar.

Sementara dalam pengadaan sapi potong Tahun 2004, Amrun dinilai atas persetujuan Bachtiar melakukan penunjukan langsung terhadap PT Atmadhira Karya milik Iken. Jumlah sapi yang didatangkan sebanyak 2800 ekor yang didistribusikan ke beberapa kabupaten.

Harga satu ekor sapi digelembungkan dari Rp6.153.141 menjadi Rp6.961.755. Sehingga, dari anggaran pembelian sapi Rp17,288 miliar menggelembung menjadi Rp19.488.000.000. “Negara dirugikan sekitar Rp2,2 miliar,” ucap Supardi.

Jaksa menjerat Amrun dengan dua dakwaan alternatif. Dakwaan pertama, Amrun dijerat Pasal 3 jo Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. Sementara dalam dakwaan kedua, ia dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU jo Pasal 18 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1). Hukuman maksimal 20 tahun penjara mengancam Amrun.

“Saya nggak mengambil kebijakan dan saya tidak menikmati uang negara. Mengambil kebijakan itu Bachtiar Chamsyah sebagai Mensos,” kata Amrun usai persidangan. (BS-021)

Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jenggot Jadi Mangkok Mie

    Jenggot Jadi Mangkok Mie

    • calendar_month Sabtu, 28 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Dibanding sebagai beban, memiliki jenggot panjang tampaknya jadi hal paling menyenangkan bagi Isaiah Webb. Ia membuat kreasi dengan membentuk jenggotnya jadi berbagai bentuk “ajaib”. Salah satu yang terpopuler, mangkok mie. Isaiah selalu mengunggah foto dengan bentuk jenggot baru saban Senin di akun Tumblr dan Instagram-nya. Ada jenggot yang dibentuk seperti tangga, melingkar, jadi pegangan untuk […]

  • Muara Soma Pernah Banjir Setinggi 4 Meter Tahun 1862

    Muara Soma Pernah Banjir Setinggi 4 Meter Tahun 1862

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Batang Natal pernah meluap luar biasa tahun 1862. Surat kabar Java Bode yang terbit di Batavia masa kolonial, tanggal 15 Januari 1862, memberitakan bencana banjir di Mandailing. Ketinggian air rata-rata 6-7 depa di beberapa titik. Antara Muara Soma dan Sikumbu genangan air sampai 4 meter di atas permukaan jalan. Lima […]

  • Wilayah Jakarta dan Sekitarnya Masih Dikepung Banjir

    Wilayah Jakarta dan Sekitarnya Masih Dikepung Banjir

    • calendar_month Minggu, 20 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    15 Orang Meninggal Jakarta, (MO) – Sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya, Sabtu, masih digenangi air di antaranya di kawasan Pluit yang mencapai ketinggian dua meter. Banjir yang parah terjadi di belakang Pluit Village, Jakarta Utara, semakin parah dengan kedalaman hampir dua meter. Kawasan Pluit lainnya yang kebanjiran tersebut seperti Bandengan dan Teluk Gong. Bahkan, […]

  • 3.167 KK di Madina tanpa listrik

    3.167 KK di Madina tanpa listrik

    • calendar_month Senin, 27 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Sungguh memprihatinkan nasib 3.167 kepala keluarga (KK) di 20 desa di Kabupaten Mandailing Natal hingga kini belum menikamti listrik baik jaringan PT PLN maupun pembangkit tenaga diesel (PLTD). Sehingga warga terpaksa menggunakan lampu teplok dan bagi yang warga yang mampu membeli mesin genset untuk menerangi rumahnya. Desa-desa yang belum teraliri listrik ini rata-rata […]

  • Alumni Musthofawiyah Dukung Musthafa Bakri Calon Bupati Madina

    Alumni Musthofawiyah Dukung Musthafa Bakri Calon Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Alumni Pesantren Mustofhawiyah Purba Baru mendukung penuh Mudir Almukarrom, H Musthafa Bakri Nasution sebagai Calon Bupati Mandailing Natal. Itu dikatakan, Ketua Himpunan Alumni Musthofawiyah (HAM) Madina, Muhammad Ali Nasution kepada wartawan di Panyabungan, Kamis (1/8/2019) Dikatakannya menjalang perhelatan Pilkada Madina 2020 yang akan masuk tahapan September 2019, bahwa dalam memilih pemimpin […]

  • Lahir dari Orang Tua Mualaf, Abdullah Johnson tak Ingin ke ‘Lain Hati’

    Lahir dari Orang Tua Mualaf, Abdullah Johnson tak Ingin ke ‘Lain Hati’

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pria kelahiran London, Inggris 38 tahun lalu itu memiliki ayah dan ibu mualaf yang memeluk Islam ketika keduanya masih mahasiswa, jauh sebelum ia dilahirkan. Johnson menuturkan ayahnya mengenal Islam dari sebuah komunitas yang mempertemukan ia dengan ilmu-ilmu tentang islam. Sementara ibunya, yang lebih dahulu meenjadi Muslim memutuskan bersyahadat karena belajar Agama Islam dengan seorang teman. […]

expand_less