Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Jejak Harimau Sumatera Ditemukan di Kebun Warga Kawasan Kotanopan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
  • print Cetak

Jejak telapak kaki harimau sumatera yang ditemukan di kebun warga Desa Saba Dolok, Kotanopan, Mandailing Natal, Sumut.

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Jejak harimau ditemukan di kawasan kebun lokasi aktivitas berkebun penduduk Desa Sabadolok dan Desa Gunungtua Simandolam, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber pada Selasa (22/11/2022), jejak itu sudah muncul sejak dua pekan terakhir. Hingga kini, sebagian warga masih enggan berangkat ke kebun.

Wakil Ketua BPD Sabadolok Hanafi, Selasa, mengatakan munculnya jejak harimau itu berada di kebun warga di kawasan Sisongkur dan Rumput Manis serta di wilayah Pintu Angin, wilayah perbatasan dengan Raorao Lombang. Di tempat ini, puluhan jejak telapak kaki harimau muncul di kebun warga.

Sedangkan di Desa Gunungtua Simandolam, munculnya jejak harimau itu juga terdapat di kebun milik warga di kawasan Ulu Aek Asahan. Di tempat ini, warga juga melihat jejak harimau.

Jejak telapak kaki harimau sumatera yang ditemukan di kebun warga Desa Saba Dolok, Kotanopan, Mandailing Natal, Sumut.

Kepala Desa Gunungtua Simandolam Parwis membenarkan warganya melihat jejak harimau di kebun warga. Selain itu, sekitar dua hari lalu, warga juga mendengar suara seperti auman harimau di kebun warga. Kondisi ini juga membuat sebagian warga enggan berangkat ke kebun miliknya.

Kepala Seksi PTN Wilayah 1 Kotanopan Taman Nasional Batang Gadis Mahnafruzar yang dihubungi mengatakan pihaknya bersama masyarakat sudah memeriksa jejak harimau di Desa Sabadolok pada Jumat (18/11/2022) lalu. Dari hasil pengamatan di lapangan, jejak itu benar jejak harimau Sumatera usia dewasa. Terkait dengan jumlah harimaunya, pihaknya belum bisa memastikan berapa ekor.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya mengimbau warga agar tidak ke hutan pada pagi hari di bawah pukul 9 dan pulang sore hari sebelum pukul 4. “Harimau bintang malam. Jadi, kalau masih pagi, ia keluar dan begitu juga sore hari,” katanya.

Selain itu, kata Mahnafruzar, warga juga diminta memukul semacam bunyi-bunyian jika hendak ke hutan. Tujuannya, agar harimau menjauh.

Sumber: StartNews/Lokot Husda Lubis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragedi Kematian Helvan Fauzi Nasution di Mata Sang Ayah Dagangan tak Laku-laku, Tenda Sudah Menunggu

    Tragedi Kematian Helvan Fauzi Nasution di Mata Sang Ayah Dagangan tak Laku-laku, Tenda Sudah Menunggu

    • calendar_month Minggu, 15 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tragedi Kematian Helvan Fauzi Nasution di Mata Sang Ayah Kematian Helvan Fauzi Nasution rupanya meninggalkan firasat. Sang ayah Usman Nasution (60) sulit betul menjajakan dagangan saat hari kematian anak 4 itu. Biasanya laris manis, hingga Jumat (13/1) kemarin separuh saja tak habis. Lubuk Pakam, USMAN tak habis pikir. Kematian Popo, sapaan akrab Helvan Fauzi Nasution, […]

  • Dua Pejabat PU Madina Ditangkap

    Dua Pejabat PU Madina Ditangkap

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Dua pejabat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditangkap Polres Madina, Rabu petang (20/5). Kedua pejabat yang ditangkap itu masing-masing SF dan ZN. Keduanya diduga melakuan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan gedung dan aula sekretariat daerah Madina Tahun Anggaran 2012. Kapolres Madina AKBP Andry Setiawan, melalui kasat Reskrim […]

  • Ini Resep dari Putra Habibie untuk Memajukan Negeri

    Ini Resep dari Putra Habibie untuk Memajukan Negeri

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JOGJA – Kemiskinan menjadi faktor yang harus dituntaskan oleh pemerintah demi menciptakan negara maju yang se-jahtera. Pernyataan ini dilontarkan Ilham Akbar Habibie, putera Presiden RI keempat BJ Habibie, dalam Seminar Nasional Teknoin 2014 di Fakutas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia (UII),  Sabtu (22/11). Selain meminimalisasi kemiskinan, ada tiga hal penting lain yang harus jadi perhatian […]

  • Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 1 dari 3 tulisan)

    Siapa Bilang “Sekda Planga Plongo” dan “Bupati Keong”? (bagian 1 dari 3 tulisan)

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MELACAK ARAH CAP “SEKDA PLANGA-PLONGO” DAN “BUPATI KEONG” Oleh: Tim Peci Manajemen   Dalam beberapa hari terakhir dunia maya khsusnya di facebook muncul postingan yang mengkritisi pemerintah daerah. Bentuk kritiknya berupa simbol dan sifat tertentu terhadap figur bupati dan sekda. Lantas bagaimana menyikapi topik-topik ini?   Ketika Kritik Berubah Menjadi Simbol Politik Dalam politik, kritik […]

  • Bupati Imbau Masyarakat Perhatikan Kesehatan Hewan Kurban

    Bupati Imbau Masyarakat Perhatikan Kesehatan Hewan Kurban

    • calendar_month Senin, 30 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Ja’far Sukhairi Nasution mengimbau masyarakat yang hendak membeli hewan kurban sapi dan kambing agar terlebih dahulu mengecek kesehatannya, terlebih saat ini penyakit mulut dan kuku (PMK) sedang melanda. Imbauan tersebut disampaikan Bupati Sukhairi melalui Surat Edaran Bupati Madina bernomor; 521/1573/Distan/V/2022 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Penyakit […]

  • Dua Siswa Darul Mursyid Berlatih Serius

    Dua Siswa Darul Mursyid Berlatih Serius

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Hamdian Noor H dan Hilmy Mahdy Daulay, dua siswa yang akan berlaga di Olimpiade Sains Nasional di Bandung pada September nanti menyatakan terus berupaya meningkatkan kemampuan diri menghadapi OSN itu. “Kita juga sadar bahwa lawan-lawan kita untuk tingkat nasional ini adalah lawan yang sangat tangguh dan berasal dari sekolah umum. Oleh […]

expand_less