Selasa, 6 Okt 2026
light_mode

Wabendum HMI SUMUT Desak Kejatisu Usut Dana Pemekaran Pantai Barat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
  • print Cetak


PANYABUNGAN:
Wabendum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumatra Utara mendesak Kejaksaan Negeri Sumatra Utara (Kejatisu) menyusut tuntas Dana Pemekaran Pantai Barat yang di duga merugikan Negara Miliaran Rupiah demikina di sampaikan Sekretaris Wabendum HMI Sumut Iswadi Batubara kepada wartawan, Sabtu (12/2) di Panyabungan.

Kejaksaan Negeri Sumatra Utara (Kejatisu) harus menuntaskan kasus-kasus yang ada di Mnadailing natal yang di duga merugikan Negara dan memperkaya diri dari uang Negara seperti dana pemekaran pantai barat terkesan di tutup-tutupi dan menjadi tanda tanyak bagi masyarakat luas.

“Nah aneh nya lagi Dana yang mengahabiskan 2 Miliar untuk Pemekaran pantai barat belum juga tuntas dan ini sudah layak nya Pekerjaan Rumah (PR) bagi kejatisu untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi yang juga merugikan Negara yang ada di Madina, jangan hanya panggil, dan perisak, kalau perlu tangkap Ketua pantia Pantai Barat.”Ungkap Iswadi dengan nada kesal.

Menurut dia” mulai dari tahun 2008 Dana Pemekaran Pantai Barat belum juga tuntas kasus ini cukup besar bukan kasus biasa jangan seolah-olah di diamkan,apabila kasus ini belum juga tuntas kami dari mahasiswa menggodok kekuatan untuk Demontrasi sampai kasus ini bener-benar tuntas”kata iswadi yang juga aktivis mahasiswa Madina.

Eronis nya setiap kasus-kasus yang ada kabupaten mandaling natal seakan-akan Kejatisu tutup mata dan tidak mau tahu dan hanya 2P(Panggil dan Periksa) dan seolah-olah pejabat pun tidak takut dengan hokum yang ada di Indonesia dan terkesan kebal hukum.

Dana Pemekaran Pantai barat yang menghabiskan Miliaran Rupaih hanya Sosialisai dan menghambur-hamburkan uang rakyat dan tidak ada titik temunya sama sekali yang jelas di Madina yang kaya semangkin kaya yang miskin menjerit.

Iswadi Sekretaris Wabendum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumut yang juga aktivis Mahasiswa Mandaling Natal mengharapkan kepada Kejatisu dan penegak hokum kira untuk mengaudit dan menuntaskan kasus angaraan 2 Miliar tahun 2008 untuk Pemekaran Pantai Barat kabupaten
Sumber : Beritasore

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sulit Didapat, Harga Meroket

    Sulit Didapat, Harga Meroket

    • calendar_month Minggu, 26 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sudah sulit diperoleh, harga minyak tanah juga meroket di sejumlah desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak sebulan terakhir. Bahkan ada yang harganya mencapai Rp 10 ribu per liter. Hal ini cukup meresahkan masyarakat sehingga tak sedikit yang beralih menggunakan kayu bakar. Pantauan wartawan di Desa Lumbandolok, Kecamatan Siabu, misalnya. Banyak ibu rumah tangga […]

  • Sampuraga Ditampilkan Versi Berbeda

    Sampuraga Ditampilkan Versi Berbeda

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Bisa jadi Sampuraga itu bukan pemuda yang durhaka. Justru sosok berbudi baik. Sosok Sampuraga versi ini ditampilkan dalam drama “Sampuraga Jatuh Cinta”. Drama itu dipentaskan Sanggar Samisara di Siabu, Mandailing Natal, Sumatera Utara, Sabtu (31/8/2024) dan menjadi puncak kegiatan Fasilitasi Kebahasaan dan Kesastraan dimotori Badan Bahasa Kemendikbudristek tahun 2024. Naskah drama […]

  • KPU Madina Rampungkan Pemindaian Data

    KPU Madina Rampungkan Pemindaian Data

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Mandailing Natal sudah merampungkan proses pemindaian Formulir C1 (sertifikasi hasil pemungutan suara di tingkat TPS) Pilkada Madina, sore tadi, Jum,at (11/12). Perampungan itu mencapai 100 persen di seluruh TPS di Mandailing Natal (Madina) yang berjumlah total 908 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh kecamatan. Operator Situng KPU Madina, Beny Aswin […]

  • Terkait Penangkapan Anggota LSM di Kotanopan

    Terkait Penangkapan Anggota LSM di Kotanopan

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LSM itu mitra pemerintah, ya. Tapi bukan pemerintah, apalagi merasa jadi aparat pemerintah. Karena itu ia disebut NGO (Non Governmental Organization). Tegas sekali istilah itu. Kalau swadaya artinya tenaga sendiri, iklas bekerja membantu orang, tidak minta imbalan. Ia mitra pemerintah untuk mendorong program pemerintah agar lebih cepat progresnya. Misalnya membina kelompok tani, pemulihan lingkungan alam, […]

  • Usul Pemberkasan CPNS Dibatasi Akhir Februari

    Usul Pemberkasan CPNS Dibatasi Akhir Februari

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 2Komentar

    JAKARTA – Masih cukup banyak pemda yang belum menetapkan dan mengumumkan kelulusan CPNS 2013, sehingga hingga saat ini belum mengajukan usulan pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP) CPNS baru. Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih memberikan kesempatan meski waktu pemberkasan tinggal sebulan lagi. “Kalau sekarang, masih ada waktu sebulan lagi. Jadi daerah punya waktu menetapkan kelulusan dan […]

  • Motif Pembunuhan: Untuk Ambil Roh Anak Nabi Muhammad?

    Motif Pembunuhan: Untuk Ambil Roh Anak Nabi Muhammad?

    • calendar_month Selasa, 17 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Belum diketahui alasan pasti pembunuhan terhadap anak-anak di Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal (Madina) yang terjadi Minggu (15/11) kemarin. Sejauh ini, tersangka bernama Syahril alias Wawa (25) yang ditengarai mengalami stress, mengaku melakukan pembunihan karena ada bisikan roh halus untuk mengambil roh anak Nabi Muhammad. “Sampai saat ini kita belum bisa memeriksa […]

expand_less