Jumat, 12 Jun 2026
light_mode

Pola tanam serentak perlu diperhatikan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 28 Sep 2010
  • print Cetak

PANYABUNGAN – Pemkab Madina sudah sepantasnya melakukan terobosan baru dalam program pola tanam serentak di kalangan petani khususnya petani di kawasan Panyabungan, karena langkah ini salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman pangan di samping penggunaan benih unggul.

Demikian Koordinator II Ikatan Petani Pengendali Hama Terpadu Indonesia (IPPHTI) Kabupaten Madina Dahlan Batubara, pagi ini.

Menurutnya, langkah paling tepat mengurangi jumlah serangan hama utamanya hama tikus yang memangsa tanaman padi penduduk adalah diberlakukannya pola dan tertib tanam serentak setiap tahunnya.

“Apapun langkah yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat dalam memberantas hama pengerat tersebut tidak akan berhasil, kalau keseragaman bercocok tanam di daerah ini belum tertib ,” ucapnya.

Dahlan menjelaskan, pemberlakuan pola dan tertib tanam serentak sangat menguntungkan kalangan petani karena tanaman jauh dari serangan berbagai hama dan kalaupun ada hama yang menyerang tanaman padi penduduk akan berbagi karena umur padi yang ditanam di areal persawahan seragam.

Kata dia, tidak jalannya pola dan tertib tanam serentak di Madina khususnya di areal persawahan terdapat di sekitar Panyabungan, disebabkan masih kurangnya koordinasi pihak pemerintah dengan aparat desa, sosialiasi pola tanam kepada petani juga dinilai kurang disamping persoalan irigasi.

Dahlan Batubara mengharapkan, pola tertib tanam di kalangan petani diperlukan dalam meningkatkan produksi. Pola ini, lanjutnya berperan dalam menurunkan hama dan penyakit tanaman.

Koordinator II Ikatan Petani Pengendali Hama Terpadu Indonesia (IPPHTI) Madina itu mengatakan, keseragaman pola dan tertib tanam juga harus dibarengi dengan penyuluhan bercocok tanam. Kerja sama antara penyuluh, pemerintah, aparat desa, kelompok tani serta masyarakat tani diperlukan dalam membina petani, sehingga wawasan petani dalam mengelola lahan pertaniannya, semakin peka terhadap inovasi-inovasi terbaru teknologi pertanian.

Editor: SASTROY BANGUN
sumber: waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • LBH Madina Desak Kapolres Tindak Tambang Galian C Ilegal

    LBH Madina Desak Kapolres Tindak Tambang Galian C Ilegal

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lembaga Bantuan Hukum Mandailing Natal Yustisia (LBH Madina Yustisia) mendesak Kapolres Madina, Sumut, AKBP Arie Sofandi Paloh, segera menertibkan dan menindak tegas pelaku tambang Galian C yang diduga ilegal di daerah ini. “Praktik tambang tersebut telah menimbulkan kerusakan lingkungan serta dapat membahayakan kehidupan bagi masyarakat di wilayah sekitarnya”, kata Ketua LBH […]

  • Dana ADD Madina Tahun Ini 24 Milayar Untuk 377 Desa

    Dana ADD Madina Tahun Ini 24 Milayar Untuk 377 Desa

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Total dana untuk Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2014 sebesar 16 milyar rupiah untuk 377 desa di Mandailing Natal (Madina). “Dari total anggaran tersebut dialokasikan untuk membayar honor kepala desa, sekretaris desa non PNS, 4 orang perangkat desa, untuk rutin atau ATK di desa. Sisanya untuk pembangunan atau pembinaan masyarakat,” ungkap […]

  • Provinsi sutra & tanggungjawab bupati

    Provinsi sutra & tanggungjawab bupati

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ratusan tokoh dan elemen masyarakat asal Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) berkumpul dan melakukan diskusi soal upaya percepatan pembangunan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Jumat malam hingga Sabtu malam (20-21 Januari) di Hotel JW Marriot, Medan. Dari pusat ada Adnan Buyung Nasution, Todung Mulia Lubis, Bomer Pasaribu, dan Chairuman Harahap. Dari Medan ada Rahudman Harahap, Chaidir Ritonga, […]

  • Tenaga Kerja China di OTP Geothermal 19 Orang

    Tenaga Kerja China di OTP Geothermal 19 Orang

    • calendar_month Jumat, 13 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setidaknya terdapat sekitar 21 tenaga kerja asing bekerja di lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Mandailing Natal (Madina). Pembangunan pembangkit listrik itu dikelola oleh PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT. SMGP) Data diperoleh Mandailing Online di Dinas Tenaga Kerja Madina, Jum’at (13/7/2018), jumlah tenaga kerja asing yang berasal […]

  • Diduga Terlibat Percaloan CPNS

    Diduga Terlibat Percaloan CPNS

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Mantan Kepala BKD Terancam Dipenjara TANJUNGBALAI (Mandailing Online) – Setelah dicopot dari jabatannya, dan gagal menjadi staf ahli Walikota karena tidak hadir saat pelantikan, BAS,SSos, mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat dikabarkan terancam terjerat hukum. Beredar kabar, BAS terlibat percaloan CPNS formasi 2012 lalu. Sumber terpercaya di Mapolres Tanjungbalai, Selasa (15/10) mengatakan, belum […]

  • Empat Puluh Hari Lagi untuk Jero Wacik Tinggal di Balik Jeruji Besi

    Empat Puluh Hari Lagi untuk Jero Wacik Tinggal di Balik Jeruji Besi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    KPK Perpanjang Masa Penahanan   JAKARTA – Mantan Menteri ESDM Jero Wacik harus mendekam lebih lama lagi di balik jeruji besi Rutan Cipinang, Jakarta. Hari ini (21/5), KPK resmi memperpanjang masa penahanan Jero untuk 40 hari ke depan. Perpanjangan masa penahanan itu telah disetujui oleh Jero sendiri. Dia terlihat meninggalkan gedung KPK sekitar pukul 11.00 […]

expand_less