Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Georgette Lepaulle Tak Pernah Merasa Terlambat Ucapkan Syahadat

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Jumat, 13 Des 2013
  • print Cetak

Ia memutuskan menjadi seorang Muslimah karena tertarik dengan keramahan Muslim di sekelilingnya.

Dalam usianya yang menginjak 91 tahun, Georgette Lepaulle memutuskan masuk Islam. Meski sudah tua nan renta, ia tidak pernah merasa terlambat dalam membuat langkah terbaik dalam hidupnya.

Georgette sebenarnya sudah lama tahu tentang Islam karena ia mempunyai tetangga Muslim. Rumahnya yang berada di Berchem, di sebuah kota di provinsi Antwerpen, Belgia, berdekatan dengan rumah sebuah keluarga Muslim yang sangat baik kepadanya.

Selama 40 tahun bertetangga dengan seorang Muslim bernama Muhammad, membuat Georgette kagum dengan Islam karena tak pernah sekalipun ia diperlakukan tidak baik. Keluarga Muhammad selalu senyum dan baik hati kepadanya, padahal ia bukanlah bagian dari Islam.

Hingga akhirnya dua tahun yang lalu, terjadilah peristiwa yang membuat Georgette semakin dekat dengan keluarga Muhammad. Saat itu, karena usianya telah dianggap sangat tua, keluarga Georgette ingin memasukkannya ke panti jompo.

Muhammad yang tidak tega terhadap Georgette pun menghalang-halangi niatan tersebut hingga akhirnya ia mengajak Goergette untuk tinggal bersama. Karena ibu Muhammad telah meninggal, Georgette telah dianggap layaknya ibu sendiri.

Sejak tinggal bersama keluarga Muhammad, Georgette semakin tertarik mempelajari Islam. Nenek ini selalu melihat keluarga Muhammad sering melakukan shalat berjamaah, penuh kasih sayang, dan saling berbagi. Ia melihat makna “keluarga” yang begitu indah dalam keluarga Muhammad, sangat berbeda dengan kondisi keluarganya.

Hingga 2012 lalu, Gorgette akhirnya memutuskan untuk masuk Islam. Ia memberanikan diri untuk mengucapkan kalimat syahadat. Saat itu, Georgette tercatat sebagai mualaf tertua di dunia dengan usia 91 tahun.

Ia memutuskan untuk menjadi seorang Muslimah karena tertarik dengan keramahan Muslim yang berada di sekelilingnya dan beberapa kali ia merasa Allah mengabulkan doanya.

Setahun berlalu setelah masuk Islam, ia pun melakukan semua perintah Allah dengan tegas, menjalankan ibadah, serta tidak melanggar apa yang diharamkan.

Ia masih sehat hingga sekarang dan bisa melakukan perjalanan spiritual untuk bertemu dengan umat Islam yang bermacam-macam tipenya dari seluruh dunia.

Georgette sebelumnya memeluk Katolik. Ia pernah dibaptis, menimba ilmu di sekolah biarawati, menikah di gereja hingga dua kali, dua suaminya yang telah meninggal pun dimakamkan dengan tata cara gereja setempat.

Ia bekerja sebagai seorang pembantu di sebuah keluarga Yahudi. Perilaku yang tidak sehat selalu mengiringi hidupnya.

Ia kecanduan merokok dari usia lima tahun hingga 78 tahun dan setiap hari selalu menenggak minimal setenggah botol alkohol sejak ia berusia tujuh tahun. Itulah kebiasaan yang mengisi hari-harinya sebelum Georgette masuk Islam.

Pertengahan 2012 lalu, Georgette ikut dengan keluarga Muhammad pulang kampung, mengunjungi keluarganya di Maroko. Saat itu adalah bulan Ramadhan.

Georgette mengenal apa itu puasa karena ia besar dalam lingkungan Katolik, yang sering berpuasa menjelang hari Paskah.

Namun, puasa yang dilakukan umat Islam, menurutnya berbeda. “Saya sadar, mengapa baru sekarang saya merasakan pengalaman ini, saya mulai percaya dengan sesuatu yang lebih tinggi dari semuanya, merasakan hubungan dengan Allah,” katanya.

Ia merasa keikutsertaannya saat Ramadhan tahun lalu itu membangkitkan jiwa religiusnya. “Saya percaya kepada Allah yang selalu terbuka dan selalu mencintai makhluk ciptaan-Nya,” ujarnya.

Georgette pernah berdoa dengan khusyuk, meminta kesembuhan seorang temannya dan mendoakan keselamatan seorang anak muda yang ditemuinya, yang dianggapnya salah jalan. Alhamdulillah, kedua doanya tersebut terkabul. “Ini sudah cukup menguatkan diri saya untuk masuk Islam,” ujarnya.

Di Maroko inilah ia mantap mengucapkan dua kalimat syahadat. Sebelumnya, para Muslimah di sana membersihkan tubuh Georgette dengan tata cara mandi besar, sebuah hal yang diwajibkan sebelum seseorang masuk Islam.

Setelah syahadat terucap dari mulutnya, puluhan Muslimah yang datang menyaksikan menghujani Georgette dengan ciuman.

“Saya belum pernah menerima ciuman sebanyak itu sepanjang hidup saya,” katanya. Ia merasa terharu karena mereka semua menganggapnya sebagai saudara.

Ketika pulang ke Belgia, Georgette diantar untuk mengurus sertifikat keislamannya di masjid besar setempat. Ia menyandang nama Muslim baru, Noor. Kemudian, masjid tersebut melaporkannya ke masjid di Makkah.

Ternyata, data di Makkah menyatakan tidak ada mualaf yang lebih tua dari usia Georgette saat itu, yakni 91 tahun.

Segera kabar ini ditanggapi oleh Kerajaan Saudi dengan memberikan apresiasi, diberikan undangan khusus untuk naik haji tahun berikutnya, dan sebuah jam tangan emas.

Meski masuk Islam dalam usia yang sangat tua, tak membuat Georgette berkomitmen setengah-setengah. Sejak masuk Islam, ia mantap meninggalkan kebiasaannya selama ini yang dilarang oleh Islam, seperti menenggak minuman keras, merokok, mengonsumsi daging babi, dan ber-make-up berlebihan.(rmol)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Sampai 2 % Jumlah Penduduk Madina Yang Pahami Aksara Tulak-Tulak

    Tak Sampai 2 % Jumlah Penduduk Madina Yang Pahami Aksara Tulak-Tulak

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pakar budaya Mandailing, Askolani Nasution menyatakan saat ini tak cukup 2 persen penduduk Mandailing Natal (Madina) yang menguasai aksara Tulak-Tulak. Hal itu diakibatkan aksara ini tak lagi diajarkan di sekolah-sekolah. Ini adalah sebuah kecemasan  dan memerlukan upaya dari semua pihak mengatasinya. Itu diungkap Askolani ketika menjadi narasumber di acara Konsolidasi Sosialisai […]

  • Anjloknya PAD Retribusi Pasar di Madina Ternyata Sudah Berulang

    Anjloknya PAD Retribusi Pasar di Madina Ternyata Sudah Berulang

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : ternyata anjloknya PAD retribusi pasar se Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) sudah terjadi berulang. Tahun 2022 lalu, capaian retribusi pasar juga tidak memenuhi taget. Sama hal nya pada tahun 2023 lewat. Dari daftar target realisasi retribusi pasar dan kebersihan pasar se Kabupaten Mandailing Natal tahun 2022 per 30 Desember. Tak […]

  • HUT Madina Selesai, Pemkab Berterimakasih

    HUT Madina Selesai, Pemkab Berterimakasih

    • calendar_month Senin, 13 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pelaksanaan HUT Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke-18 telah selesai. Dan Pemkab Madina mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat atas kesuksesan seluruh kegiatan. Itu diungkap Sekda Madina, Syafe’i Lubis didampingi Asisten III, Sahnan Batubara, Kadis Infokom dan Kabag Humas Muktar Afandi di sekretariat ruang kerja Asisten II, Senin (13/3/2017) dalam konfrensi pers. […]

  • Material Bangunan Berserakan Di Jalinsum Lingkar Timur

    Material Bangunan Berserakan Di Jalinsum Lingkar Timur

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Material bangunan di pinggir jalan lintas sumatera, lingkar timur Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berserakan, kondisi ini dikhawatirkan bisa membahayakan jiwa para pengguna jalan. Amatan Mandailing Online (MO) di sepanjang jalinsum lingkar timur Panyabungan, Sabtu (11/2) ada beberapa tumpukan material bangunan yang berada tepat di pinggir badan jalan, bahkan material itu berada […]

  • Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jadwal Ujian Seleksi TKD Cpns Kab. Mandailing Natal Tahun 2014. Ruang II. (Sesi I) Hari :  Rabu, Pukul : 08.00 s/d 10.00 wib Tanggal : 10 Desember 2014   NO.   RUANG UJIAN   NO. PESERTA   NAMA PESERTA 1 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 2 52133000186 AHMAD.SUHERI NASUTION 2 BKD MANDAILING NATAL Gedung SGB 2 […]

  • Peringatan HUT Satpam Ke-32 Polres Madina

    Peringatan HUT Satpam Ke-32 Polres Madina

    • calendar_month Jumat, 18 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN,(Mandailingonline)— Kepolisian Resor Mandailing Natal menggelar upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan yang ke-32 dan diikuti oleh seluruh Satpam se-Kabupaten Madina, Rabu (16/1) di halaman mapolres Madina. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kepala Polres Madina AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe, S.iK. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Madina membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Polisi Drs. […]

expand_less