Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Batan Kenalkan Hasil Litbang Bidang Pertanian di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 21 Sep 2012
  • print Cetak

sawah 210912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) melakukan pengenalan teknologi kegiatan pemanfaatan hasil litbangyasa Iptek Nuklir bidang pertanian dan peternakan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

“Sebagai putra daerah, saya punya beban dan tanggung jawab meningkatkan kegiatan pemanfaatan hasil litbang nuklir di bidang pertanian dan peternakan. Apalagi dari segi lahan dan petaninya, Madina sudah ada tinggal bagaimana meningkatkan ilmu pertanian dan peternakan demi meningkatkan kesejahteraan warganya,” kata Mustafa Kamal Nasution, dari Batan saat melakukan sosialisasi atas tupoksi Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) melakukan penelitian dan pengayaan dalam rangka menghasilkan invosi-inovasi baru sebagai percepatan kesejahteraan bangsa di Aula Mitra Tani Sari Lintas Timur, Selasa (18/9).

Dikatakannya, selama ini orang awam mengira Batan tempat untuk mengolah senjata berbahan nuklir, akan tetapi Batan itu adalah pusat pengembangan berbagai inovasi di bidang pertanian dan peternakan, kesehatan, industri, lingkungan dan energi.

“Batan telah mengeluarkan 20 varietas bibit padi unggul, 7 varietas kacang kedelai unggul, serta kapas yang pohonnya pendek tapi kapasnya putih serta usia panennya 3 bulan juga gandum yang sedang dikembangkan di Indonesia bagian timur,” terang Kamal.

Di bidang kesehatan, kata dia, Batan juga sudah banyak menghasilkan radio isotop yang dapat digunakan untuk mendeteksi berbagai penyakit dan saat ini sedang melakukan kerja sama dengan kimia farma.

Begitu juga di bidang industri, Batan juga telah mengeluarkan alat (radio isotop red) yang bisa mendeteksi kebocoran pipi, kedangkalan air di pelabuhan serta keretakan pada bendungan.

Untuk Mandina kata Kamal, sesuai dengan geografisnya serta lahan pertanian yang tersedia diharapakan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian serta UPT Pertanian dan PPL bisa hasil produksinya dengan pengenalan teknologi yang dilakukan saat ini.

“Kita harus mampu mendongkrak peningkatan hasil pangan dari Madina, karena sumber daya alam yang kaya ini menjadi modal dasar untuk kita manfaatkan,” sebutnya.

Heri Is Mulyana, Bidang Aplikasi Iptek Nuklir dalam Bidang Pertanian, mengatakan, selain pemanfaatan lahan dalam upaya peningkatan hasil padi, juga perlu dilakukan peningkatan kacang kedelai di Madina mengingat daerah ini cocok dijadikan tempat penangkaran bibit kedelai serta penghasil kedelai di Sumut.

“Dari segi kebutuhan kacang kedelai secara nasional, saat ini kita mengimpor dari Amerika Serikat, sementara produsennya, kita juga dari Indonesia. Itu artinya, kita sudah dikendalikan Negara luar,” kata dia.

Sementara Teguh Wahyono, Bidang Aplikasi Iptek Nulir dalam Bidang Peternakan mengatakan, potensi alam yang kaya ini juga harus dimanfaatakan peternak Madina khususnya ternak ruminansia untuk lebih meningkatkan ilmu teknologi dalam rangka mencapai hasil yang maksimal.

“Kita tahu kebutuhan daging sapi di daerah ini masih kekurangan dan masih mendatangkan sapi pedaging dari luar daerah,” terangnya.

Karena itu kata dia, pihaknya memaparkan berbagai tata cara peningkatan produksi dengan memperhatikan manajemen pakan yang paling utama, juga kandang, keuangan, sanitasi dan manajemen kasih saying. Hal tersebut merupakan kerangka dasar yang harus diperhatikan untuk sebuah keberhasilan yang tentunya dibarengi dengan ilmu bagaiamana tata cara perawatan sampai kepada tingkat pemasaran.

Sementara Kepala Dinas Pertaian Madina, Taufik Zulhendra Ritonga mengatakan, kesempatan para petani padi dan ternak mengikuti sosialisasi dari Batan ini harus menjadi ilmu yang bisa dikembangkan demi peningkatan kesejahteraan. (mb)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panyabungan Ibu Kota Kabupaten (bagian 1)

    Panyabungan Ibu Kota Kabupaten (bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pernah Bernama Fort Elout Oleh : Basyral Hamidi Harahap Sejarahwan Mandailing Kupasan ini antara lain merupakan cuplikan dari sebuah buku kecil berjudul Panyabungan Ibukota Daerah Tingkat II Kabupaten Mandailing Natal, 40 halaman. Penulis menyusun buku tersebut sebagai upaya ikut membantu mengatasi kebuntuan dalam proses pembentukan Kabupaten Mandailing Natal di DPR RI. Buku tersebut khusus […]

  • Lobang Berbahaya Di Lingkar Timur Panyabungan

    Lobang Berbahaya Di Lingkar Timur Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 27 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Dinas Pekerjaan Umum Madina diminta segera memperbaiki sejumlah lobang yang membahayakan kenderaan di badan Jalan Jenderal Abd. Haris Nasution, Panyabungan atau akrab disebut Jalan Lingkar Timur Panyabungan. Apalagi saat ini stasiun angkutan antar kota antar kabupaten sudah berada di jalan ini menyebabkan volume lalulintas makin tinggi. Pantauan Mandailing Online, Kamis (26/7), dari […]

  • Ponpes Al Bi’tsatul Islamiyah dan Tradisi Kurbannya

    Ponpes Al Bi’tsatul Islamiyah dan Tradisi Kurbannya

    • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) -sudah 28 tahun lamanya berdiri Pondok Pesantren Al Bi’tsatul Islamiyah di Simpang Suga, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, tradisi berkurban dengan cara dibagi bagi kepada para santri masih tetap terjaga. Hari ini Kamis 28/6/2023, usai melaksanakan sholad Idul Ahda 1444 H, para santri dan guru guru pondok pesantren […]

  • Penghianat Diberi Hormat, Layakkah?

    Penghianat Diberi Hormat, Layakkah?

    • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Penghianat! Munafik! Laknatullah alaihi! Itulah kata-kata yang layak disematkan kepada sosok Mustafa Kemal Attaturk. Namanya baru-baru ini menjadi viral karena rencana pemerintah menjadikan nama tersebut sebagai salah satu nama jalan di DKI. Alasannya, sebagai simbol kerjasama bilateral yang baik dan rasa hormat terhadap negara Turki. Sayangnya, rencana […]

  • Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah Anggota KMM di Desa Kayulaut

    Peletakan Batu Pertama Bedah Rumah Anggota KMM di Desa Kayulaut

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online )- Koperasi Konsumen Mitra Manindo (KMM) melaksanakan seremonial peletakan batu pertama program Bedah Rumah/Bangun Rumah untuk salah satu anggota KMM yang bertempat tinggal di desa Kayulaut, Kecamatan Panyabungan Selatan, Kabupaten Madina. Jum’at 4/10/2024. Peletakan batu pertama dihadiri Camat Panyabungan Selatan Elli Mutiara Pulungan, Kepala Desa Kayulaut Ahmad Hanafiah Lubis, tokoh masyarakat […]

  • Urus Paspor di UKK Imigrasi Mompang, Bupati Sukhairi: Pelayanannya Baik

    Urus Paspor di UKK Imigrasi Mompang, Bupati Sukhairi: Pelayanannya Baik

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. M. Jafar Sukhairi Nasution menilai pelayanan Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga di Desa Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina, Sumut, baik. Bupati Sukhairi menyampaikan hal tersebut usai mengurus paspor bersama keluarganya, Senin (16/1). “Dari pantauan kami pelayanannya baik,” katanya. Atas pelayanan […]

expand_less