Minggu, 18 Okt 2026
light_mode

Batan Kenalkan Hasil Litbang Bidang Pertanian di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 21 Sep 2012
  • print Cetak

sawah 210912PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) melakukan pengenalan teknologi kegiatan pemanfaatan hasil litbangyasa Iptek Nuklir bidang pertanian dan peternakan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

“Sebagai putra daerah, saya punya beban dan tanggung jawab meningkatkan kegiatan pemanfaatan hasil litbang nuklir di bidang pertanian dan peternakan. Apalagi dari segi lahan dan petaninya, Madina sudah ada tinggal bagaimana meningkatkan ilmu pertanian dan peternakan demi meningkatkan kesejahteraan warganya,” kata Mustafa Kamal Nasution, dari Batan saat melakukan sosialisasi atas tupoksi Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) melakukan penelitian dan pengayaan dalam rangka menghasilkan invosi-inovasi baru sebagai percepatan kesejahteraan bangsa di Aula Mitra Tani Sari Lintas Timur, Selasa (18/9).

Dikatakannya, selama ini orang awam mengira Batan tempat untuk mengolah senjata berbahan nuklir, akan tetapi Batan itu adalah pusat pengembangan berbagai inovasi di bidang pertanian dan peternakan, kesehatan, industri, lingkungan dan energi.

“Batan telah mengeluarkan 20 varietas bibit padi unggul, 7 varietas kacang kedelai unggul, serta kapas yang pohonnya pendek tapi kapasnya putih serta usia panennya 3 bulan juga gandum yang sedang dikembangkan di Indonesia bagian timur,” terang Kamal.

Di bidang kesehatan, kata dia, Batan juga sudah banyak menghasilkan radio isotop yang dapat digunakan untuk mendeteksi berbagai penyakit dan saat ini sedang melakukan kerja sama dengan kimia farma.

Begitu juga di bidang industri, Batan juga telah mengeluarkan alat (radio isotop red) yang bisa mendeteksi kebocoran pipi, kedangkalan air di pelabuhan serta keretakan pada bendungan.

Untuk Mandina kata Kamal, sesuai dengan geografisnya serta lahan pertanian yang tersedia diharapakan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian serta UPT Pertanian dan PPL bisa hasil produksinya dengan pengenalan teknologi yang dilakukan saat ini.

“Kita harus mampu mendongkrak peningkatan hasil pangan dari Madina, karena sumber daya alam yang kaya ini menjadi modal dasar untuk kita manfaatkan,” sebutnya.

Heri Is Mulyana, Bidang Aplikasi Iptek Nuklir dalam Bidang Pertanian, mengatakan, selain pemanfaatan lahan dalam upaya peningkatan hasil padi, juga perlu dilakukan peningkatan kacang kedelai di Madina mengingat daerah ini cocok dijadikan tempat penangkaran bibit kedelai serta penghasil kedelai di Sumut.

“Dari segi kebutuhan kacang kedelai secara nasional, saat ini kita mengimpor dari Amerika Serikat, sementara produsennya, kita juga dari Indonesia. Itu artinya, kita sudah dikendalikan Negara luar,” kata dia.

Sementara Teguh Wahyono, Bidang Aplikasi Iptek Nulir dalam Bidang Peternakan mengatakan, potensi alam yang kaya ini juga harus dimanfaatakan peternak Madina khususnya ternak ruminansia untuk lebih meningkatkan ilmu teknologi dalam rangka mencapai hasil yang maksimal.

“Kita tahu kebutuhan daging sapi di daerah ini masih kekurangan dan masih mendatangkan sapi pedaging dari luar daerah,” terangnya.

Karena itu kata dia, pihaknya memaparkan berbagai tata cara peningkatan produksi dengan memperhatikan manajemen pakan yang paling utama, juga kandang, keuangan, sanitasi dan manajemen kasih saying. Hal tersebut merupakan kerangka dasar yang harus diperhatikan untuk sebuah keberhasilan yang tentunya dibarengi dengan ilmu bagaiamana tata cara perawatan sampai kepada tingkat pemasaran.

Sementara Kepala Dinas Pertaian Madina, Taufik Zulhendra Ritonga mengatakan, kesempatan para petani padi dan ternak mengikuti sosialisasi dari Batan ini harus menjadi ilmu yang bisa dikembangkan demi peningkatan kesejahteraan. (mb)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Bhayangkara ke 78, Polres Madina Musnahkan 140 kg Barbut Ganja

    Hari Bhayangkara ke 78, Polres Madina Musnahkan 140 kg Barbut Ganja

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    140 kg barang bukti ganja dimusnahkan dengan cara di bakar di Hari Bhayangkara ke 78 ( nap) MADINA- Mandailing Online : Hari Bhayangkara ke 78 di Mapolres Mandailing Natal ( Madina) senin 1/7 diwarnai dengan pemusnahan barang bukti ganja hasil tangkapan Sat Narkoba. Ada 140 kg ganja siap edar yang dimusnahkan dengan cara di bakar. […]

  • Warga Sipolu-polu Dukung Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay

    Warga Sipolu-polu Dukung Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay

    • calendar_month Kamis, 12 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dengan tujuan membangun kembali rasa kekeluargaan yang erat dan menambah rasa cinta terhadap kampung halaman, Rabu malam (11/11), pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay mengadakan silaturahim dengan warga Kelurahan Sipolu-Polu di kediaman Saparuddin Haji, Jl. Williem Iskandar No. 209. Para tokoh masyarakat dan hatobangon hadir di silaturrahim […]

  • DPRD Tantang Bupati Madina Soal Pembangunan Pro Rakyat

    DPRD Tantang Bupati Madina Soal Pembangunan Pro Rakyat

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) menantang Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution menyetop pembangunan beberapa rumah dinas camat, rehab kantor BKD, rehab kantor dinas kehutanan dan rehab mesjid agung Nur Ala Nur serta pengadaan mobil dinas. Tantangan ini terkait janji Dahlan Hasan beberapa waktu lalu yang akan tegas mencoret anggaran-anggaran pembanguan yang […]

  • KOPI UNTUK KITA, KITA UNTUK INDONESIA

    KOPI UNTUK KITA, KITA UNTUK INDONESIA

    • calendar_month Jumat, 1 Jun 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Peningkatan Permintaan Kopi Domestik dan Kemajuan Agribisnis Kopi Indonesia Oleh : Sonitia V. Sinaga Mahasiswa Pascasarjana Agribisnis IPB   Kopi merupakan 10 besar komoditi andalan ekspor pertanian Indonesia. Produksi kopi Indonesia pada tahun 2017 sebesar 666.000 ton.Berdasarkan data BPS, pada tahun 2017 kopi menghasilkan nilai ekspor sebesar US$ 1.037,2 juta atau 33,67 % dari total […]

  • UU 23 Tahun 2014 Mulai Menimbulkan Masalah di Sektor Investasi

    UU 23 Tahun 2014 Mulai Menimbulkan Masalah di Sektor Investasi

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kelambanan penerbitan Peratutan Pemerintah untuk pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mulai menimbulkan masalah, terutama terkendalanya penerbitan dan perpanjangan izin-izin terkait investasi di bidang kelautan, kehutanan serta energi dan sumber daya mineral. Itu diungkapkan tokoh masyarakat Pantai Barat Mandailing Natal, Ir.Ali Mutiara Rangkuti kepada wartawan, Selasa (07/07). […]

  • KPK Tangkap Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDIP, Ini Orangnya?

    KPK Tangkap Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDIP, Ini Orangnya?

    • calendar_month Kamis, 14 Jan 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Rabu 13/1) malam terhadap terduga penerima penerima suap pembangunan jalan di kawasan Indonesia Timur. Salah satu yang ditangkap adalah anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan. Penelusuran JPNN.com dari situs dpr.go.id, Komisi V DPR RI ini diketuai oleh oleh anggota DPR […]

expand_less