Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Pilkada Madina, DPS 359.240 Pemilih, TPS 908 Unit

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2015
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada Madina 2015 sebanyak 359.240 pemilih. Sedangkan (Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 908 unit tersebar di 404 desa dan kelurahan.

Demikian hasil Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara yang ditetapkan KPU Mandailing Natal (Madina), Rabu, (2/9) dalam rapat pleno terbuka.

Rapat pleno itu dihadiri ketua dan anggota KPU Madina, Panitia Pengawas Pemilihan Madina, tim kampanaye masing-masing pasangan calon dan Panitia Pemilihan Kecamatan se-Madina. Rapat dilaksanakan dengan melakukan Rekapitulasi DPS yang tertuang dalam Formulir Model A.1.2 KWK.

Dari 359.240 jumlah daftar pemilih sementara itu, terdiri dari jumlah laki-laki 175.498 jiwa, perempuan 183.742 jiwa.

Anggota KPU Madina Koordinator Divisi Sosialisasi, Data, dan Informasi, Mas Khairani, menyampaikan, DPS ini nantinya akan diserahkan kepada Panwaslih (Panitia Pengawas Pemilihan) Madina dan masing-masing tim kampanye pasangan calon.

“DPS ini juga akan dibagikan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk ditempelkan di tempat-tempat strategis di wilayah kerja masing-masing, seperti lapangan, balai desa, papan pengumuman mesjid, dan papan pengumuman masyarakat lainnya yang mudah dijangkau,” katanya.

Masih menurut Mas Khairani, pengumuman dan publikasi DPS ini dilakukan untuk memperoleh tanggapan dan masukan dari masyarakat. Tujuannya untuk menjaring penduduk Mandailing Natal yang telah memiliki hak pilih namun namanya belum terdaftar dalam DPS.

“Saya mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam melakukan pengecekan terhadap hasil DPS. Bagi masyarakat yang mempunyai hak pilih, namun namanya belum terdaftar, diharapkan segera mendaftarkan diri ke PPS setempat,” ujarnya.

Terkait informasi tentang adanya daftar pemilih penyandang disabilitas dan pemilih yang terganggu jiwa/ingatannya dalam jumlah besar di Madina, dia menyangkal informasi tersebut. Menurutnya, sampai dengan ditetapkannya DPS, KPU Madina tidak pernah mengeluarkan yang demikian.

“Kita mengacu kepada regulasi sebagaimana terdapat pada Peraturan KPU (PKPU) Nomor 2 tahun 2015 tentang Tahapan, Program dan Jadwal. PKPU Nomor 2 mengamanahkan, DPS itu diumumkan pada tanggal 1-2 September. Dan hari ini merupakan hari terakhir pengumuman DPS itu. Kalaupun ada informasi tentang daftar pemilih di Madina sebelumnya, itu bukan data yang dikeluarkan KPU Madina,” pungkasnya.

Sumber: KPU Madina

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Harga TBS di Sumut Pekan Ini, Tertinggi Rp 3.655/Kg

    Ini Harga TBS di Sumut Pekan Ini, Tertinggi Rp 3.655/Kg

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pekan ini, pergerakan harga sawit di tingkat petani tetap dipengaruhi harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) di pasar internasional. Harganya saat ini dibanderol RM 6.514/ton dari pekan lalu berkisar RM 6.183/ton. Sejak awal tahun, harga TBS terus naik dan sudah mencetak kenaikan 21% hingga akhir Maret 2022. Sementara […]

  • Penggabungan Malaria Center & Dinkes Kebijakan Keliru

    Penggabungan Malaria Center & Dinkes Kebijakan Keliru

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Pj Bupati Mandailing Natal Ir H Aspan Sofian Batubara MM sebaiknya mengurungkan niatnya untuk menggabungkan Kantor Malaria Centre dengan Dinas Kesehatan (Dinkes). Keberadaan Kantor Malaria Center dinilai masih sangat perlu dipertahankan karena telah berhasil meminimalisir jumlah penderita malaria di Madina. “Rencana penggabungan kantor itu keliru. Semua pihak harus jujur dan jangan karena sentimen pribadi […]

  • HATA MANDAILING

    HATA MANDAILING

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Jasinaloan   Di wilayah Propinsi Sumatera Utara dapat dijumpai beberapa kelompok etnis. Salah satu diantaranya adalah Orang Mandailing. Di samping memiliki adat-istiadatnya sendiri, Orang  Mandailing juga memiliki bahasa ibunya yang disebut Hata (Bahasa) Mandailing. Bahasa Mandailing memiliki kekhasan, baik dari segi bentuk, proses pembentukan kata, makna kata maupun berdasarkan ragam pemakaiannya.  Dalam hal ini, penulis […]

  • Puluhan Pegawai PLN Curhat Soal Korupsi

    Puluhan Pegawai PLN Curhat Soal Korupsi

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) baru saja meluncurkan buku anti korupsi berjudul ‘Saatnya Hati Bicara jilid 2’. Buku setebal 342 ini merupakan kelanjutan dari buku dengan judul yang sama yang diluncurkan pada Maret 2013 lalu. Sesuai dengan judulnya, buku ini berisi kumpulan 59 tulisan pegawai dari berbagai level jabatan tentang pengalamannya dalam menghadapi […]

  • Pengoplos Beras Ditangkap

    Pengoplos Beras Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Stabat, Masyarakat Stabat, Kabupaten Langkat resah. Pasalnya, beras palsu telah beredar di sejumlah pasar di daerah tersebut. Belum diketahui berapa ton beras palsu yang telah beredar dan masih dalam penyelidikan petugas kepolisian. Resahnya warga atas beredarnya beras palsu, telah dilaporkan ke Polres Langkat. Dari hasil penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan Asiong (40) warga Jalan Sempurna, Kelurahan […]

  • PGRI Keluhkan Belum Meratanya Penyebaran Guru

    PGRI Keluhkan Belum Meratanya Penyebaran Guru

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia Dr Sulistyo M.Pd mengatakan, penyebaran guru sampai saat ini masih belum merata terutama di daerah pedalaman, sehingga berdampak pada pemerataan kualitas pendidikan. “Memang kalau di perkotaan ataupun daerah padat, hal itu tidak terjadi. Tapi di pedesaan, pedalaman, daerah pinggiran hutan, dan pegunungan kenyataan kekurangan guru itu sangat terasa,” […]

expand_less