Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Pemkab Madina Alokasikan 14% DD Tangani Covid-19

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
  • print Cetak

Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina akan mengalokasikan 14 persen Dana Desa (DD) tahun 2020 untuk penanganan dan penanggulangan dampak virus Corona atau Covid-19.

Hal ini telah dirapatkan dan segera di terbitkan surat edara Bupati Mandailing Natal (Madina) terkait penggunaan DD.

Itu diungkap Wakil Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution kepada Wartawan usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di ruangan Sekda, Senin (13/4/2020).

Dijelaskannya pengalokasian 14 persen DD sudah sesuai arah kebijakan pemerintah pusat yang berlaku secara nasional.

Untuk Madina, kebijakan penganggaran penanganan Covid-19 sumber dari DD ini disepakati dengan rincian 10 persen digunakan dalam bentuk bantuan langsung tunai kepada masyarakat, dan 4 persen digunakan untuk biaya penanggulan di lapangan.

Karena itu Sukhairi berharap semua komponen masyarakat saling bersinergi sehingga masyarakat tidak merasa takut dan terabaikan.

Meski ada kebijakan 14 persen, Sukhairi menilai hal itu masih terlalu sedikit mengingat jangka waktu tanggap darurat Covid-19 ini tidak diketahui sampai kapan hingga vaksin untuk virus ini ditemukan.

Satu sisi kebijakan stay at home atau diam di rumah yang dilakukan pemerintah adalah untuk melindungi rakyat, tapi di sisi lain masyarakat yang ekonomi lemah menghadapi dilema karena kesulitan ekonomi, terutama dalam menutupi kebutuhan sehari-hari ditambah kebutuhan bulan suci Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri yang sudah di depan mata.

“Dengan alasan yang cukup situasional inilah, semestinya biaya penanggulangan Covid-19 sumber dari DD untuk termint berikutnya ini bisa dimaksimalkan dari 14 persen menjadi 30 hingga 40 persen tidak ada masalah sebenarnya karena nasib masyarakat wajib dan harus diselamatkan,” katanya.

Oleh karenanya, re-alokasi APBDes mutlak diperlukan dengan membatalkan kegiatan-kegiatan yang masih bisa dikesampingkan seperti pengadaan damkar mini, pengadaan alat musik rebana, pelatihan-pelatihan, pengadaan non fisik maupun fisik yang kebutuhannya tidak mendesak.

“Saat ini yang dibutuhkan masyarakat adalah pemenuhan sembako dan juga suplemen tambahan untuk meningkatkan imunitas daya tahan tubuh. Sumber dana yang paling cepat dan aman untuk ini adalah dari Dana Desa, karena itulah saya telah melakukan pertemuan langsung dengan Kapolres dan juga Kajari terkait antisipasi dan penanggulangan Covid-19 ini hari Senin siang (13/4). Intinya Kapolres dan Kajari mendukung kebijakan yang diambil pemerintah sehingga tidak ada potensi hukum yang muncul akibat penanganan Covid-19 ini,” imbuh Sukhairi.

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dahlan Sukhairi : Salam Dua Jari

    Dahlan Sukhairi : Salam Dua Jari

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nomor dua telah menjadi angka yang prestisius dalam perhelatan politik dibangsa ini. Ini tentunya menarik untuk dianalisa karena nomor dua telah menjadi icon keberhasilan dan kemenangan jika mengacu pada fakta sejarah pesta demokrasi yang terjadi di Indonesia beberapa tahun terakhir belakangan ini. Pasalnya nomor urut dua ini selalu saja berhasil memenangkan pemilu. Mulai dari pasangan […]

  • Setelah Viral Penderita Sirosis Hepatitis Akhirnya Dirawat di RSU Panyabungan

    Setelah Viral Penderita Sirosis Hepatitis Akhirnya Dirawat di RSU Panyabungan

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) : Rumah Sakit Umum Daerah Mandailing Natal ( Madina ) kedatangan pasien Sirosis Hepatitis. Ia adalah Sawiyah (43) warga Desa Gading Bain, Kecamatan Kota Nopan. Sawiyah di tangani medis setelah viral dimedia sosial tentang kondisi perut yang membesar. Lewat Camat Kota Nopan, Bupati Mandailing Natal H.M.Jakfar Sukheri Nasution memerintahkan untuk di rawat […]

  • Polisi Dalami Peristiwa Pengeroyokan Giawa di Muara Batang Gadis

    Polisi Dalami Peristiwa Pengeroyokan Giawa di Muara Batang Gadis

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Unit Reskrim Polisi Sektor (Polsek) Maura Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) saat ini masih mendalami laporan pengeroyokan korban bernama Mencari Hati Giawa yang terjadi pada Sabtu (5/10/2024). Laporan dari korban masuk tanggal 5 Oktober 2024 dengan nomor LP/B/38/X/2024/SPKT/POLSEK MUARA BATANG GADIS/POLRES MANDAILING NATAL/POLDA SUMATRA UTARA. Tiga orang diduga pelaku […]

  • 59% Anak Didik Buka Situs Porno

    59% Anak Didik Buka Situs Porno

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Padangsidimpuan –  Hasil penelitian, monitor dan tinjauan ke lapangan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padangsidimpuan menemukan sekitar 59% anak didik di kota tersebut membuka situs porno. “Fakta ini membuat kita terperangah dan bertanya sudah separah itukah kerusakan moral kalangan pelajar kita. Masihkah ada solusi mengatasinya,” kata Ketua MUI Kota Padangsidimpuan Zulfan Efendi Hasibuan dalam […]

  • Ke Eropa, Fatin Dibekali CD Materi Pelajaran

    Ke Eropa, Fatin Dibekali CD Materi Pelajaran

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    MINGGU depan, Fatin Shidqia Lubis akan terbang ke Eropa untuk syuting film garapan sutradara Hanung Bramantyo. Selama 10 hari, gadis berusia 17 tahun ini akan berada di Eropa. Itu berarti selama seminggu lebih, Fatin akan meninggalkan bangku sekolah. Sebagai orangtua, Bahari Lubis mengaku punya tips jitu agar anak pertamanya ini tak ketinggalan pelajaran di sekolah. […]

  • Asap, 28 penerbangan di Kuala Namu ‘delay’

    Asap, 28 penerbangan di Kuala Namu ‘delay’

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Kabut asap yang melanda Sumatera Utara, Minggu, membuat 28 penerbangan dari Bandara Kualanamu tertunda (delay) dan pesawat lain dari Aceh terpaksa mendarat di Kuala Lumpur, Malaysia. “Yah kalau ditotal sejak Minggu pagi hingga pukul 21.00 WIB, ada 28 penerbangan yang terpaksa menunda keberangkatan karena kabut asap sempat membuat jarak pandang di bawah 700 […]

expand_less