Jumat, 13 Mar 2026
light_mode

SD 126 Gunung Baringin Tak Berkualitas, Warga Surati Bupati

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2015
  • print Cetak

PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) : Masyarakat Kelurahan Gunung Baringin menyurati Bupati Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan manajemen di SD Negeri 126 Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, yang dinilai tak meningkatkan kualitas pendidikan.

Surat masyarakat itu tertanggal 15 September 2015 yang ditandantangani 124 orang dan 11 tokoh masyarakat dan lembaga masyarakat.

“Sesuai dengan pengamatan dan penilaian serta penemuan dalam tiga tahun terakhir, kualitas pendidikan di SDN 126 tersebut sangat rendah/gagal bersaing sebagai barometer pendidikan Kecamatan Panyabungan Timur,” bunyi salah satu poin yang tertera di surat itu. Oleh karena itu, warga berharap agar kepala sekolah itu dievaluasi bupati.

Di surat itu juga disebutkan, jika bupati Madina tidak meresfon keluhan warga, maka warga dan para orang tua murid akan melakukan aksi sosial (unjukrasa) ke sekolah itu.

 

Peliput : Holik Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • FPI juga protes istilah ‘sapi berjanggut’

    FPI juga protes istilah ‘sapi berjanggut’

    • calendar_month Senin, 4 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Front Pembela Islam (FPI) angkat bicara soal istilah Sapi Berjanggut yang digunakan untuk mengaitkan kasus dugaan suap dalam impor daging sapi. Ketua FPI DKI Jakarta Habib Salim Umar Al Attas alias Habib Selon menilai istilah tersebut tidak tepat. Janggut merupakan syariat Islam yang tidak boleh dilecehkan. “Istilah daging terlalu melecehkan umat Islam, […]

  • Tunjangan Sertifikasi Dipotong

    Tunjangan Sertifikasi Dipotong

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kabar bahwa terjadi pemotongan tunjangan sertifikasi guru tampaknya bukan isapan jempol belaka. Hal tersebut bisa dilihat dari data yang dihimpun wartawan dari beberapa guru yang tak mau disebutkan namanya. Beberapa guru dari seribuan guru di Kabupaten Mandailing Natal yang menerima tunjangan sertifikasi, menyatakan tunjangan sertifikasi mereka kembali dipotong sebesar Rp 100 ribu per orang […]

  • Lagi, Puluhan Ayam Bermatian

    Lagi, Puluhan Ayam Bermatian

    • calendar_month Jumat, 13 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDINGKAT- Sedikitnya 34 ayam milik warga di Desa Sidingkat dan Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, mati mendadak. Ayam-ayam yang bermatian diduga akibat tetelo ini merupakan kali kedua. Sebelumnya ratusan ayam di Madina juga mati mendadak. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Paluta Ir Mara Bangun Harahap didampingi Kabid Kesehatan Hewan Bukti […]

  • Puskesmas Patiluban Adakan Pengobatan Gratis

    Puskesmas Patiluban Adakan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Puskesmas Patiluban Mudik mengadakan pengobatan gratis di Desa Pasir Pasar II Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (14/10/2010). Pengobatan gratis ini untuk membantu masyarakat misikin supaya lebih sehat dan untuk memberantas penyakit di tengah-tengah masyarakat. Saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Puskesmas Sri Windumi mengatakan, pihaknya melakukan pengobatan gratis setiap bulannya, tetapi berpindah-pindah desa. […]

  • Karang Taruna Madina Antar Bantuan Untuk Rohingya Di Langsa

    Karang Taruna Madina Antar Bantuan Untuk Rohingya Di Langsa

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Karang Taruna Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (10/6) berangkat ke Langsa, Provinsi Nangroe Aceh Darusalam  mengantarkan bantuan masyarakat Madina bagi pengungsi muslim Rohingya. Bantuan yang diantarkan berupa uang tunai sebesar 17.231.000 rupiah, beras 26 sak, air mineral 104 sak, ikan kaleng 12 dus, mie instan 74 dus, pakaian bekas 21 […]

  • Swasembada Kedelai : Bentuk Egoisme Pemerintah

    Swasembada Kedelai : Bentuk Egoisme Pemerintah

    • calendar_month Senin, 2 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Josua Desmonda Simanjuntak Present Master Program in Faculty of Economics and Management, Department of Agribusiness Bogor Agricultural University, Bogor (Indonesia) Kementerian Pertanian melalui Menteri Pertanian, Amran Sulaiman megklaim bahwa Indonesia telah kembali berhasil melakukan swasembada beras pada tahun 2017, dimana hal ini terjadi terakhir kali pada tahun 1984. Selain beras, beliau juga […]

expand_less