Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Bom Sarinah, Sumut Siaga 1

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 14 Jan 2016
  • print Cetak

 

Medan – Buntut serangan teroris di Mall Sarinah, Jakarta Kamis (14/1), berbuntut panjang terhadap keamanan di daerah lainnya. Seperti di Kota Medan, seluruh personel kepolisian dari Polresta Medan dikerahkan untuk melakukan pengamanan ekstra ketat di kawasan objek vital dan tempat keramaian.

Hal itu diungkapakan Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, melalui Kabag Ops, Kompol Hamam Wahuyudi kepada Waspada Online, Kamis (14/1).

Dikatakan Hamam, sejumlah 2000-an personel dari Polresta Medan yang terdiri dari Satreskrim, Sabhara, Intel dan Satlantas diturunkan untuk menjaga objek vital dan gedung pusat keramaian. “Saat ini kita siaga untuk mengantisipasi terkait serangan seperti di Mall Sarinah sehingga tidak terjadi di Kota Medan,” tegasnya.

Menurutnya, selain menurunkan personel Polresta Medan akan berkoordinasi dengan Polda Sumut dan Brimob Poldasu untuk mengamankan lokasi objek vital.

“Saat ini kita meningkat kewaspadaan di kantor-kantor pemerintahan, pusat-pusat keramaian serta aset-aset asing seperti Starbuck, KFC dan MC Donald,” tutur Hamam yang sebelumnya aparat kepolisian sudah melakukan peningkatan keamanan di Kota Medan.

Disinggung mengenai jam malam khususnya di Kota Medan, dijelaskan Hamam, akan memperketat pengamanan interen yang dilakukan Polresta Medan dan polsek-polsek terhadap objek vital sehingga tidak ada serangan gangguan keamanan bagi warga Kota Medan.

“Memang ketika Natal dan Tahun Baru kemarin sudah ada informasi gangguan kerawanan keamanan. Namun kita tetap melakukan peningkatan keamanan,” pungkasnya.

Diketahui, beberapa kawanan teroris kembali melakukan penyerangan di pos polisi dekat Mall Sarinah, Jalan Thamrin Jakarta dengan melakukan bom bunuh diri. Akibatnya beberapa warga sipil dan aparat kepolisian menjadi korban karena terkena ledakan.

Terkait hal ini, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menginstruksikan seluruh daerah meningkatkan kewaspadaan menjadi Siaga-1 terkait adanya ledakan dan baku tembak di kawasan Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis.

“Ini menjadi warning (peringatan) bahwa seluruh daerah harus Siaga-1, amankan masyarakat untuk melancarkan proses hukum yang ada,” kata Mendagri di Jakarta, Kamis (14/1) mengutip Antara.

Dia mengatakan, peristiwa yang diduga bom bunuh diri tersebut sudah ditangani dengan baik oleh Polda, Polri dan TNI di lokasi kejadian.

“Mudah-mudahan bisa terkuak ini gelagat apa, sampai berani ada ledakan bom bunuh diri di tengah kota, di Ibu Kota Negara,” tambahnya.

Sumber : waspada.co.id

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toge Panyabungan Terkenal Karena Lezat

    Toge Panyabungan Terkenal Karena Lezat

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Toge Panyabungan terkenal dengan rasanya yang nikmat. Perpaduan kenkentalan santan dan gula aren dipadu dengan kekenyalan pulut merah membuat rasanya begitu lain dibanding dengan penganan sejenis. Bu Butet, salah satu penjual toge Panyabungan menjawab Mandailing Online, baru baru ini di warungnya pasar baru Panyabungan, menyatakan ada beberapa perbedaan dan keunggulan toge […]

  • Pemkab Madina Tetap Komit Dukung Swasembada Pangan Nasional

    Pemkab Madina Tetap Komit Dukung Swasembada Pangan Nasional

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut menyatakan komitmennya untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Pemkab Madina juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam berbagai upaya mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, mengungkapkan bahwa peningkatan hasil panen petani […]

  • Direncanakan RSU Panyabungan Lama Jadi Pusat Rehabilitasi Korban Narkoba

    Direncanakan RSU Panyabungan Lama Jadi Pusat Rehabilitasi Korban Narkoba

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menyeru generasi muda yang tergabung dalam Poros Pelajar untuk memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya ganja yang salah satu pusat produksinya di daerah ini. “Narkoba bukan barang biasa. Ini musuh luar biasa, jadi penanganannya harus luar biasa juga,” katanya di sela-sela peringatan […]

  • Silangitkoi Pengejawantahan Green Economy

    Silangitkoi Pengejawantahan Green Economy

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Silangitkoi merupakan pengejawantahan dari green economy seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo pada pertemuan Group of Twenty (G20) beberapa waktu lalu. Hal itu disampaikan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) H. Ivan Iskandar saat berkunjung ke Silangitkoi Hutasiantar, Panyabungan, Jumat (4/2). “Saya melihat apa yang dilakukan oleh owner […]

  • Ramai-ramai kecam pembebasan Corby

    Ramai-ramai kecam pembebasan Corby

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat ramai-ramai mengecam keputusan pemerintah yang mengabulkan pembebasan bersyarat yang diajukan Schapelle Leigh Corby, terpidana 20 tahun dalam kasus kepemilikan 4,2 kg mariyuana. Menurut anggota Komisi III Bidang Hukum DPR, Eva Kusuma Sundari, tadi malam, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah presiden yang memberi grasi kepada pengedar narkoba. Menurut Eva, sikap […]

  • KPK Temukan 17 Titik Rawan Korupsi Pengelolaan Hutan

    KPK Temukan 17 Titik Rawan Korupsi Pengelolaan Hutan

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menurut Wakil Ketua Bidang Pencegahan KPK M Jasin, kerentanan terjadinya tindak pidana korupsi itu akibat dari ketidakpastian hak, ruang investasi, lemahnya regulasi, dan tidak adanya pengelola kawasan hutan di lapangan. “Hasil kajian menemukan 17 kelemahan sistemik dalam aspek regulasi (sembilan temuan), aspek kelembagaan (tiga emuan), aspek tata laksana (empat temuan), aspek manajemen SDM […]

expand_less