Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Di Desa Terisolir, Raskin Bukan Beras Miskin

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Mei 2016
  • print Cetak
Sejumlah penyedia jasa ojek mengangkut beras miskin dari halaman kantor Camat Batang Natal menuju desa terisolir.

Sejumlah penyedia jasa ojek mengangkut beras miskin dari halaman kantor Camat Batang Natal menuju desa terisolir.

BATANG NATAL (Mandailig Online) –  Beras miskin kadang tak lah menjadi beras miskin, terutama bagi penduduk di desa terisolir.

Beras miskin untuk Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal sudah masuk pekan lalu. Tetapi penduduk miskin harus mengeluarkan ongkos ojek sebesar 1.000 rupiah per kilo gram.

Penduuduk miskin di desa-desa terisolir harus memakai jasa ojek mengangkut beras miskin (raskin) dari kantor kecamatan ke desa mereka. Infrastruktur jalan yang sulit dilalui kenderaan roda empat, menyebabkan ojek (sepeda motor) menjadi pilihan yang terpaksa.

Seperti penduduk miskin Desa Aek Holbung yang jarak tempuhnya mencapai 8 kilometer dari Muara Soma, ibukota kecamatan, harus mengeluarkan ongkos angkut raskin sebesar 1.000 Rupiah per kilogram menggunakan jasa ojek.

Otomatis, penduduk sudah mengeluarkan uang sebesar sekitar Rp 2.850 per kilo gram agar raskin itu sampai di rumah mereka.

Salah seorang pengendara ojek, R. Nasution, mengatakan di Muarasoma pekan lalu, uang jasa atau upah untuk mengangkut raskin mencapai Rp 1000 per kilogram. Upah sebesar itu sudah sangat wajar mengingat jalan yang harus ditempuh masih dipenuhi lumpur, tebing jalanan yang curam, mendaki menurun.

Menyediakan jasa ojek juga sebenarnya bukan pula pekerjaan mudah, tetapi pekerjaan yang berat. Jalanan tanahah yang berbahaya karena bukan jenis aspal, berkelok-kelok, menanjak-menurun, berlumpur licin jika hujan plus jurang yang dalam merupakan kesulitan yang sangat tinggi.

Ongkos sebesar 1.000 rupiah per kilo gram dinilai sebagai yang wajar. Masalahnya adalah infrastruktur jalan yang masih jalan tanah berbahaya. Entah sampai kapan pemerintah memiliki kemauan politik mengaspal jalan ke desa-desa terisolir di Kecamatan Batang Natal agar kenderaan roda empat bisa hilir mudik dengan mudah dan nyaman.

Peliput : MH Nasution

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sabtu Depan Bandara Abdul Haris Buka Penerbangan

    Sabtu Depan Bandara Abdul Haris Buka Penerbangan

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bandara Abdul Haris Nasution di Mandailing Natal (Madina), Sumut akan membuka penerbangan pada Sabu depan (11/1/2025). Kepastian itu disampaikan Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution di aula kantor bupati Madina, Senin (6/1/2024) didampingi Kepala Dinas Perhubungan Madina Adi Wardana Hasibuan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Madina Ahmad Duroni Nasution. Hadir juga Kepala […]

  • Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    Balada Keterpaksaan Impor Garam, Sampai Kapan?

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Alfisyah S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam Garam oh garam kenapa engkau murah? Macam mana aku tak murah karena banyak garam impor. Impor oh impor kenapa garam di impor? Macam mana aku tak diimpor….karena terpaksa impor. Itulah sepenggalan lagu bernada mirip lagu bersambung dalam tontonan serial anak-anak Upin dan Ipin. Muatan lagu ini senada […]

  • KemenPAN: Nasib Pengumuman CPNS Madina di Tangan Bupati

    KemenPAN: Nasib Pengumuman CPNS Madina di Tangan Bupati

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) membantah sebagai pihak yang bertanggung jawab atas belum diumumkannya hasil seleksi CPNS Kabupaten Madina 2013. Bantahan ini terkait adanya pernyataan Plt Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution yang menyebut KemenPAN-RB sebagai pihak yang harus mengumumkan hasil seleksi CPNS Kabupaten Madina 2013. Pernyataan […]

  • Coret Calon Titipan & Bermasalah

    Coret Calon Titipan & Bermasalah

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Jurnalis Muslim Club (JMC) dan Forum Jurnalis Peduli Anak (FJPA) meminta Komisi A DPRD Sumut mewaspadai adanya calon titipan pemerintah dan calon yang masih tersandung masalah hukum di Polda Sumut, ketika melakukan fit and propertes terhadap 15 calon komisioner Komisi Informasi (KIP) Provinsi Sumut. Permintaan itu disampaikan Pengurus JMC dan FJPA Fakhruddin Pohan kepada […]

  • Ajak Warga Awasi ADD, Pemkab Madina Sediakan SMS

    Ajak Warga Awasi ADD, Pemkab Madina Sediakan SMS

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait peningkatan Anggaran Dana Desa (ADD) pada tahun 2015 di Madina, yaitu 16 milyar dari APBD Madina dan Dana Desa 99,3 milyar dari APBN, Pemkab Madina mengajak warga melakukan pengawasan. Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Madina telah menyediakan sarana telekomunikasi (SMS) melalui nomor 081214055800 bagi warga yang hendak memberikan laporan dan […]

  • 7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina 1 Orang Diantaranya Pemilik

    7 Tersangka Tambang Emas Ilegal di Madina 1 Orang Diantaranya Pemilik

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Polres Mandailingnatal ( Madina) telah menetapkan 7 orang tersangka dalam kasus tambang emas ilegal di Kecamatan Kota Nopan. Ke 7 tersangka itu 1 diantaranya sebagai pemilik alat berat. Mereka saat ini di tahan di Mapolres Madina. Ketujuh tersangka adalah SB sebagai pemilik alat berat, JH ( 33 th) warga desa […]

expand_less