Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

DPRD Madina Jangan Diam Saja, Harus Selidiki Dimana Selama ini Dana Honor Guru Madrastah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 17 Agt 2016
  • print Cetak
Guru madrastah grafis

Guru madrastah grafis

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Panyabungan mendesak DPRD Mandailing Natal menyelidiki kemana dana honor guru 2000-an guru madrastah senilai sekitar 4,2 milyar rupiah.

Terhitung Januari-Juli, para guru madrastah belum menerima honor sebesar sekitar 300 ribu rupiah per bulan. Dana itu bersumber dari APBD Madina tahun 2016. Jika ditotal, jumlahnya mencapai 4,2 milyar rupiah.

“Bapak-bapak di DPRD Madina jangan diam saja. Sejak Januari hingga Juli kemana pemerintah menyimpan uang itu. Kalau di simpan di bank, berapa bunganya Januari-Juli? Kalau dipakai oknum pejabat, siapa pejabat yang memakaianya untuk apa digunakan,” kata Marwan Lubis, warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Rabu (17/8/2016).

“Betul itu, kalau bukan DPRD siapa lagi yang mengawasi. Aku juga tak habis pikir mengapa guru madrastah guru mulia itu masih dipermainkan honornya,” kata Ramlan Nasution di tempat yang sama.

“iya, DPRD itu fungsinya mengawasi. Mereka yang menetapkan APBD, mereka pula lah yang akan mengawasi. Bikin dulu beritanya pak Mandailing Online, aku sudah baca beritanya semalam di Mandailing Online. Desak lah DPRD kita itu supaya jangan diam saja mereka,” ujar Maknur Nasution di kesempatan yang sama.

Mereka menyatakan, dana untuk honor guru madrastah yang diparkir sejak Januari itu harus ditelusuri nasibnya. Jika ada permainan para pejabat di Pemkab Madina supaya ditangani DPRD dan juga diadukan saja kepada polisi atau jaksa.

“Aku yakin, uang sebesar itu dipakai oknum pejabat itu atau dibungakan di bank. DPRD harus panggil Kepala Bagian Kesra yang dulu, kudengar namanya Pak Faisal, dipanggil pula Sekda, Asisten sama Kadis Keuangan,” kata Ramlan Nasution.

Sebelumnya, Kepala Bagian Kesra Pemkab Madina, Taufiq Lubis yang dikonfirmasi Mandailing Online, Selasa (16/8) via seluler menyatakan bahwa honor guru madrastah itu sudah dalam proses di Bank BRI.

“SK nama-nama guru penerima juga sudah diteken pak bupati. Sehingga kini prosesnya hanya menunggu administrasi di BRI saja,” ujarnya.

Taufiq yang baru beberapa pekan menjabat sebagai kepala Bagian Kesra itu menyatakan sempat melihat berkas keterlambatan pencairan honor guru madrastah itu ketika dia mulai menjabat kepala di Bagian Kesra itu.

Dikatakannya, pencairan honor guru-guru madrastah itu dilakukan 2 kali dalam setahun, yakni Juni dan Desember. Memang ada keterlambatan karena seharusnya cair di bulan Juni.

Peliput  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 11 Ranperda Terkendala Perencanaan Prolegda

    11 Ranperda Terkendala Perencanaan Prolegda

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penundaan pembahasan 11 Ranperda oleh Badan Legislasi DPRD Mandailing Natal (Madina) tidak melulu berfaktor dana sekretariat DPRD Madina. Beberapa ranperda dari 11 Ranperda itu ada yang sangat krusial sehingga membutuhkan koordinasi mutlak dengan lembaga terkait di Jakarta. Sejatinya perencanaan pengajuan 11 harus dimatangkan sebelum pengesahan APBD 2013 agar tak terbentur anggaran […]

  • PBB: Serangan Israel Ke Gaza Langgar Hukum Internasional

    PBB: Serangan Israel Ke Gaza Langgar Hukum Internasional

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PBB menegaskan, serangan udara agresif yang dilakukan oleh Israel ke wilayah Gaza sejak awal pekan ini telah melanggar hukum internasional. Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Navi Pillay pada Jumat (11/7) menyebut bahwa serangan Israel itu telah menyebabkan banyaknya korban berjatuhan dari kalangan sipil. "Kami telah menerima laporan yang sangat menganggu bahwa banyak korban […]

  • Nasib jabatan Bupati Madina “di tangan” Mendagri

    Nasib jabatan Bupati Madina “di tangan” Mendagri

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Bupati Mandailing Natal M Hidayat Batubara, tersangka kasus suap proyek alokasi anggaran Bantuan Dana Bawahan (BDB), dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ke Kabupaten Mandailing Natal menyerahkan nasib jabatannya kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi. Penegasan itu disampaikan Hidayat usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka selama lebih dari tujuh jam. “Tergantung Mendagri itu (penonaktifan […]

  • 8 Rumah di Ujung Marisi Kotanopan Habis Terbakar

    8 Rumah di Ujung Marisi Kotanopan Habis Terbakar

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Delapan unit rumah, satu unit mobil dan satu unit sepeda motor ludes terbakar di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal (Madina), Rabu (3/6) sekira pukul 11.30 Wib. Delapan  rumah yang habis terbakar diketahui milik Sofian (35), Sahbana (38), Sholahuddin (40), Ahmaniyah (45), Ridoan (35), Nurhayati (46), Hasan Basri ( […]

  • CV Serba Wangi Kembangkan Pakaian Khas Mandailing

    CV Serba Wangi Kembangkan Pakaian Khas Mandailing

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  CV Serba Wangi Panyabungan saat ini mulai mengembangkan pakaian batik khas daerah Mandailing. Pakaian batik yang  diperuntukkan  untuk kalangan siswa SD, SLTP, SMA, guru-guru  dan umum ini hadir dengan berbagai macam motif. Terobosan ini dilakukan mengingat hingga saat ini pangsa pasar untuk batik khas daerah masih luas. Hingga saat ini diperkirakan  jumlah […]

  • Pemerintah Indonesia Tetap Pertahankan PT.SMGP

    Pemerintah Indonesia Tetap Pertahankan PT.SMGP

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia tetap mempertahankan PT. Sorik Marapi Geothermal Power (PT.SMGP) melanjutkan eksplorasi panas bumi bagi pembangkit listrik di Mandailing Natal (Madina). Itu dikatakan Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Tisnaldi menjawab wartawan usai menghadiri Forum Diskusi Bersama Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Sorikmarapi […]

expand_less