Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Alokasi DD Tahun 2016 di Kampung Padang Diduga Tumpang Tindih Dengan Tahun 2015

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 3 Okt 2016
  • print Cetak
sejumlah pekerja sedang menggali pemasangan fondasi jalan

sejumlah pekerja sedang menggali pemasangan fondasi jalan

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Kampung Padang, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal kecewa terhadap penggunaan Dana Desa tahun ini.

Pasalnya, Dana Desa yang dialokasikan tahun 2016 ini diduga dialokasikan pada titik yang sama, yakni pembangunan rabat beton jalan pemukiman tahun 2015.

“Tahun 2015 yang lalu Dana Desa Kampung Padang sebesar Rp 46.232.200 dipergunakan untuk pembangunan jalan sepanjang 187 M, namun ironisnya pada tahun 2016 ini juga dipergunakan untuk membangun jalan di tempat yang sama,” kata Bakhori, warga Kampung Padang, Senin (3/10).

Perbedaan tahun lalu dengan tahun ini hanya di kelebaran. Tahun 2015 lebar jalan 4 meter, pekerjaanya adalah pembuatan dek dan penimbunan badan jalan. Lalu pada tahun 2016 ini lebarnya menjadi 3 meter, pekerjaannya pembuatan fondasi baru dan mencor badan jalan dengan semen. Sehingga fondasi yang dibangun pada tahun 2015 menjadi mubazir.

“Jadi kita dari masyarakat menduga fondasi yang dibangun tahun 2015 sudah hilang dan kembali dibangun pada tahun 2016 ini, padahal titik yang dibangun sama. Dan kita juga sudah menanyakan kepada salah seorang tukang yang mengerjakan pada tahun 2015 yang lalu dimana dia mengatakan bahwa pembangunan tahun 2015 yang lalu sangat amburadul,” jelas Bakhori.

Hal yang sama juga disampaikan oleh warga lainnya, Gongmatua Rangkuti, dimana dia mengatakan bahwa penggnaan Dana Desa Kampung Padang tahun 2016 ini diduga tumpang tindih dengan Dana Desa 2015 yang lalu.

Ditempat yang sama, Sondang Matiur Hutagalung juga mengeluhkan penggunaan Dana Desa tahun 2015 yang lalu maupun tahun 2016 ini, pasalnya titik lokasi dan pekerjaannya sama.

“Sekarang ini pekerjaan sedang berlangsung di lapangan dan kita melihat di dalam paket pekerjaan tahun 2015 yang lalu tahun ini juga dikerjakan. Yang berbeda hanya ukurannya saja, sehingga kita menilai Dana Desa tahun 2015 dengan tahun 2016 ini tumpang tindih, dan saya juga termasuk salah seorang tim perencana dan sepengetahuan saya kita tidak pernah merencanakan yang dibangun sekarang ini,” katanya.

Benarkah demikian? Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Kampung Padang, Ilman yang dikonfirmasi melalui telefon selulernya membenarkan pihaknya membangun tahun 2016 ini di titik yang dikerjakan pada tahun 2015 yang lalu.

”Memang benar. Kita hanya melaksanakan sesuai dengan gambar yang sudah dibuat oleh tim teknis dari kecamatan, dan kita sudah berkoordinasi dengan pihak Tapem (Bagian Tata Pemerintahan) Pemkab Madina,” katanya.

Dikatakannya, pada tahun 2015 yang lalu Dana Desa digunakan membangun dek dan perkerasan jalan. Karena lokasinya type rawa menyebabkan tanah (sirtu) timbunan telah menutupi dek yang sudah dipasang pada tahun lalu.

“Sesuai dengan gambar yang diberikan oleh tim teknis kepada kita, ukurannya adalah 3 meter,  sehingga dari tahun 2015 yang lalu lebih pendek kelebaran jalannya dengan yang kita kerjakan tahun ini,” ujarnya.

Peliput : Maradotang Pulungan

Editor  : Dahlan Batubara

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Inflasi Melalui Optimasi Lahan, Holtikultura dan Irigasi

    Tekan Inflasi Melalui Optimasi Lahan, Holtikultura dan Irigasi

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ​PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) fokus pada program peningkatan produksi komoditas pangan unggulan dan upaya menggenjot swasembada pangan daerah sebagai bagian dari strategi menekan laju inflasi. Program utama mencakup pengembangan bawang merah, cabai merah, optimasi lahan rawa, dan perbaikan infrastruktur irigasi. ​Tahun ini Dinas Pertanian Madina melakukan pengembangan bawang merah […]

  • Ludfan Nasution Optimis Masuk Nominasi KPID Sumut

    Ludfan Nasution Optimis Masuk Nominasi KPID Sumut

    • calendar_month Jumat, 14 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Setelah mengantongi surat dukungan dari 13 ormas dan lima tokoh masyarakat, Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut periode 2021-2024 Muhammad Ludfan Nasution S.Sos merasakan sangat optimis bisa lolos dalam Fit and Proper Test (uji kelayakan dan kepatutan) yang akan akan digelar pekan depan (21/1/2022). Arah tahap kedua dari uji […]

  • Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga

    Bayi Dibuang di Halaman Rumah Warga

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN-Warga Jalan Jamayu Lubis, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp) Tenggara, Kota Psp, dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki yang diperkirakan berusia tiga minggu di perkarangan sebelah kiri rumah Suwaji (51), Minggu (14/11) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Diduga kuat, bayi malang ini dibuang oleh ibu kandungnya. Suwaji dan istrinya Suriati (47), petani yang menemukan […]

  • 5 Ranperda Inisiatif DPRD Dibahas

    5 Ranperda Inisiatif DPRD Dibahas

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) sedang dibahas DPRD Madina. Kelima Ranperda ini merupakan inisiatif DPRD. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Madina, Dodi mengungkapkan bahwa dari kelima Ranperda ini terdapat beberapa Ranperda yang memiliki kekhasan tersendiri yang disesuaikan dengan kekhasan dan kebutuhan daerah secara aktual. “Seperti Ranperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan […]

  • REKAM JEJAK (LINTAS SEJARAH) KEDAULATAN KERAJAAN “MARGA NASUTION” DI MANDAILING GODANG

    REKAM JEJAK (LINTAS SEJARAH) KEDAULATAN KERAJAAN “MARGA NASUTION” DI MANDAILING GODANG

    • calendar_month Jumat, 3 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    1. Pada abad ke X Arkeologi memperkirakan bangsa Hindu (Hindia Belakang masuk e wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan (Termasuk Mandailing Natal saat ini) yang berpusat di 3 daerah sebagai bukti sejarah yaitu adanya candi bahal diportibi, biara dipijor koling, serta biara dipidoli dan artepak disimangambat (Mandailing Godang) dari polulasi masyarakat Hindu inilah beranak pinak dan berkembang […]

  • Kapolres: Tidak Ada Penculikan Anak

    Kapolres: Tidak Ada Penculikan Anak

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TEBING TINGGI – Menangapi maraknya isu penculikan anak untuk diambil organ tubuhnya di Kota Tebing Tinggi membuat Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Robert Haryanto Watratan gerah juga. Ia lantas memanggil semua Kapolsek yang ada di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi guna mengetahui laporan yang sedang terjadi di wilayah Polsek Masing-masing, Rabu (8/12) kemarin. Setelah mendengarkan laporan […]

expand_less