Senin, 20 Apr 2026
light_mode

30 Tahun Aek Macom Rusak Areal Perswahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
  • print Cetak

foto aliran Sungai Aek Macom

LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Masyarakat di Kecamanatan Lembah Sorik Marapi (LSM), Mandailing Natal (Madina) masih terus mengeluhkan aliran sungai Aek Macom yang mengandung kadar asam sangat tinggi.

Kadar asam sungai yang berhulu dari arah puncak Gunung Sorik Marapi itu merusak kandungan tanah pertanian menyebabkan banyak areal persawahan yang sudah tidak dapat difungsikan.

Tragisnya, keadaan seperti itu sudah berlangsung 30 tahun lalu, namun pemerintah tak pernah meksimal mengatasinya.

“Dari dulu sampai detik ini, Aek Macom masih terus menghantui masyarakat di sembilan desa yang ada di LSM. Sebab, Aek Macom yang ternyata memiliki kadar asam tinggi dan bersumber dari pegunungan Sorik Marapi,” kata Ketua Madina Care, Fauzan Helmi Rangkuti S.PdI dalam siaran BBM-nya yang dilansir Radio Madina Prima FM, Panyabungan, kemarin.

Kesembilan desa, yakni Desa Pangkat, Maga Lombang, Pasar Maga, Maga Dolok, Aek Marian, Bangun Purba, Siantona, Purba Lamo dan Purba Baru.

Aliran Aek Macom, lanjut Fauzan Rangkuti, masuk ke jaringan irigasi yang ada, sehingga secara keseluruhan pengairan sawah di sekitar sembilan desa tersebut mengandung kadar asam yang terlalu tinggi.

Disebutkannya, fenomena Aek Macom muncul pada 1983. Artinya, sudah 30 tahun permasalahan ini mengemuka. Akibatnya, saluran irigasi yang sebelumnya dipergunakan masyarakat menjadi tercemar.

Tidak sedikit masyarakat yang akhirnya gagal panen, bahkan sangat luas areal sawah yang tidak dapat dimanfaatkan lagi.

Staf pengajar Pesantren Musthofawiyah itu pun sangat menyayangkan mengapa Pemerintah Kabupaten Madailing Natal belum melihat permasalahan ini. Padahal seperti yang dipaparkannya, mayoritas masyarakat LSM bergulat sebagai petani.

Ke depan, jika Pemkab Madina belum mengambil tindakan tepat, masyarakat tentu akan semakin kesulitan.

“Kami akan semakin sulit bukan hanya untuk menyekolahkan anak-anak, melainkan juga semakin kawalahan untuk menghidupi keluarga,” imbuhnya.

Dia berharap agar Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution segera mencari solusi terbaik agar fenomena Aek Macom yang sudah muncul 30 tahun lalu segera teratasi.

Peliput : Ludfan Nasution
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Merah di Tanjungbalai dan Panyabungan Naik

    Harga Cabai Merah di Tanjungbalai dan Panyabungan Naik

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Harga cabai merah dalam beberapa hari terakhir ini yang diperdagangkan di Kota Tanjungbalai dan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami kenaikan. Di Tanjungbalai misalnya, harga cabai merah lokal kini seharga Rp12.000 per kg dari sebelumnya Rp10.000 per kg, sementara cabai merah keriting diperdagangkan seharga Rp18.000 per kg dari sebelumnya Rp14.000 per kg. Sedangkan di Kota […]

  • Calhaj Madina Masuk Kloter 11

    Calhaj Madina Masuk Kloter 11

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Mandailling Natal (Madina) yang berjumlah 491 orang, masuk ke dalam kelompok terbang (Kloter) 11 embarkasi Medan. Hal ini sesuai hasil Qur’ah atau penentuan waktu dan jadwal yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (18/9). Hal ini disampaikan Kepala Seksi Urusan Haji dan Umroh, Kantor Kemenag Kabupaten […]

  • Kasus 2 Milyar : Seluruh Anggota DPRD Madina Terlibat

    Kasus 2 Milyar : Seluruh Anggota DPRD Madina Terlibat

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dugaan korupsi di DPRD Mandailing Natal (Madina) sebesar 2 milyar rupiah lebih mulai terasa kebenarannya. Seorang anggota DPRD Madina menyatakan kebenarannya. Menurut anggota dewan yang minta namanya tak ditulis menyatakan bahwa dana 2 milyar lebih itu pun sudah menjadi temuan BPK (Badan Pemerinsa Keuangan) RI. Dana tersebut adalah dana tahun anggaran […]

  • Kapolda Copot Kapolres Siantar

    Kapolda Copot Kapolres Siantar

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dilaporkan Siksa Wartawan Trans TV, AKBP Fatori Membantah Diusut Propam, Diancam Sanksi Kode Etika dan Pidana MEDAN- Sikap tak terpuji Kapolres Siantar AKBP Drs Fatori SIK membuat Kapoldasu Irjend Pol Oegroseno berang. Dampaknya tak tanggung-tangung, Fatori dicopot dari jabatannya lantaran diduga menganiaya Andi Siahaan (37), wartawan kontributor Trans TV di Pematang Siantar. ”Indikasi ada. Sekarang […]

  • Sengketa Pilkada Madina Kasus Pertama Yang Diputus PTTUN Medan

    Sengketa Pilkada Madina Kasus Pertama Yang Diputus PTTUN Medan

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Dari 6 perkara Pilkada yang disidang Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan, Sengketa Pilkada Mandailing Natal (Madina) yang merupakan putusan perdana yang diselesaikan oleh majelis hakim. Demikian diungkap Humas PTTUN Medan, Nurman Sutrisno, SH, M.Hum, Jum’at (18/9) yang dilansir situs resmi PTTUN Medan, http://pttun-medan.go.id. Disebutkannya, sidang sengketa Pilkada Nomor Perkara […]

  • Aturan Makan dan Minum

    Aturan Makan dan Minum

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Dalam tradisi Islam, makan dan minum tak sekadar memenuhi kebutuhan jasmani akan asupan nutrisi dan gizi. Aktivitas itu di satu sisi juga memiliki dimensi ibadah transendental. Karena itu, ada berbagai macam aturan dan prinsip penting yang harus diperhatikan dan dijaga oleh Muslim saat makan atau minum. Aturan itu seperti dikemukakan pada abad ketujuh dalam Alquran […]

expand_less