Rabu, 29 Jul 2026
light_mode

30 Tahun Aek Macom Rusak Areal Perswahan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
  • print Cetak

foto aliran Sungai Aek Macom

LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Masyarakat di Kecamanatan Lembah Sorik Marapi (LSM), Mandailing Natal (Madina) masih terus mengeluhkan aliran sungai Aek Macom yang mengandung kadar asam sangat tinggi.

Kadar asam sungai yang berhulu dari arah puncak Gunung Sorik Marapi itu merusak kandungan tanah pertanian menyebabkan banyak areal persawahan yang sudah tidak dapat difungsikan.

Tragisnya, keadaan seperti itu sudah berlangsung 30 tahun lalu, namun pemerintah tak pernah meksimal mengatasinya.

“Dari dulu sampai detik ini, Aek Macom masih terus menghantui masyarakat di sembilan desa yang ada di LSM. Sebab, Aek Macom yang ternyata memiliki kadar asam tinggi dan bersumber dari pegunungan Sorik Marapi,” kata Ketua Madina Care, Fauzan Helmi Rangkuti S.PdI dalam siaran BBM-nya yang dilansir Radio Madina Prima FM, Panyabungan, kemarin.

Kesembilan desa, yakni Desa Pangkat, Maga Lombang, Pasar Maga, Maga Dolok, Aek Marian, Bangun Purba, Siantona, Purba Lamo dan Purba Baru.

Aliran Aek Macom, lanjut Fauzan Rangkuti, masuk ke jaringan irigasi yang ada, sehingga secara keseluruhan pengairan sawah di sekitar sembilan desa tersebut mengandung kadar asam yang terlalu tinggi.

Disebutkannya, fenomena Aek Macom muncul pada 1983. Artinya, sudah 30 tahun permasalahan ini mengemuka. Akibatnya, saluran irigasi yang sebelumnya dipergunakan masyarakat menjadi tercemar.

Tidak sedikit masyarakat yang akhirnya gagal panen, bahkan sangat luas areal sawah yang tidak dapat dimanfaatkan lagi.

Staf pengajar Pesantren Musthofawiyah itu pun sangat menyayangkan mengapa Pemerintah Kabupaten Madailing Natal belum melihat permasalahan ini. Padahal seperti yang dipaparkannya, mayoritas masyarakat LSM bergulat sebagai petani.

Ke depan, jika Pemkab Madina belum mengambil tindakan tepat, masyarakat tentu akan semakin kesulitan.

“Kami akan semakin sulit bukan hanya untuk menyekolahkan anak-anak, melainkan juga semakin kawalahan untuk menghidupi keluarga,” imbuhnya.

Dia berharap agar Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution segera mencari solusi terbaik agar fenomena Aek Macom yang sudah muncul 30 tahun lalu segera teratasi.

Peliput : Ludfan Nasution
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konsistensi Atika Menyelamatkan Anak-Anak dari Judi Online dan Narkoba

    Konsistensi Atika Menyelamatkan Anak-Anak dari Judi Online dan Narkoba

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Awal Juni 2024, bertempat di Desa Muara Mais, dalam acara Festival Permainan Leluhur dan Pemberian Makanan Tambahan kepada Anak-anak dan Balita se-Kecamatan Tambangan, Atika Azmi Utammi Nasution memulai kampanye pembatasan ponsel pada anak. Atika, saat itu belum cuti sebagai wakil bupati, menyampaikan keresahannya terhadap maraknya judi daring (judi online), pornografi, […]

  • TANAH PENGABDIANKU

    TANAH PENGABDIANKU

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karya : Annisah Pelajar MAN Simpanggambir Dikala pagi buta mengawali hari / dengan malu fajar menyingsing di ufuk mentari / terdengar suara hiruk pikuk yang menjadi saksi akan perjuangan anak bangsa yang mengabdi / tanda terimaksih atas perjuangan yang telah dilalui Di sepanjang jalan terlihat anak bangsa / dengan seragam sekolah yang mendarah di […]

  • Kemasan Plastik Daur Ulang, Halalkah?

    Kemasan Plastik Daur Ulang, Halalkah?

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini banyak pesan broadcast yang tersebar secara berantai mengenai dampak pemakaian plastik daur ulang kemasan berwarna hitam yang membahayakan tubuh. Selain bahaya terhadap kesehatan perlu diperhatikan juga kehalalan bahan pembuatnya. Dr Roy Sparringa, Deputi Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) mengatakan, plastik hitam atau yang sering disebut sebagai […]

  • Kemiri dari Pastap Julu

    Kemiri dari Pastap Julu

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Dua orang memindahkan goni berisi biji kemiri ke atas mobil di Desa Pastap Julu, beberapa waktu lalu. Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, Sumut merupakan desa penghasil kemiri dan hasil kebun lainnya. Desa ini berada di ujung selatan barat daya Kecamatan Tambangan. Berbatas langsung dengan hutan. Pohon kemiri menyebar di beberapa titik perbukitan […]

  • Anggota DPRD Ikut Pilkada Wajib Mundur

    Anggota DPRD Ikut Pilkada Wajib Mundur

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN, – Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat, sudah menegaskan, bahwa seluruh anggota dewan wajib mengundurkan diri dari karir politiknya di legislatif. Hal tersebut sesuai amar putusan terhadap judicial review Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah, Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, […]

  • HIMA Tobasa Demo Minta Bupati Ditahan

    HIMA Tobasa Demo Minta Bupati Ditahan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Himpunan Mahasiswa Toba Samosir (PB. HIMA Tobasa) menggelar demo di depan Pengadilan Negeri Medan, Selasa (25/11/2014) Mereka menuntut Bupati Toba Samosir Kasmin Simanjuntak, untuk diadili dan ditahan Seorang orator, Liston Hutajulu mengatakan, Bupati Toba Samosir telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sumatera Utara, dalam pembebasan lahan pembangunan PLTA Asahan III seluas 9 hektar […]

expand_less